Titik Terendah

Info

Minggu, 29 November 2015

Titik Terendah

Baca: Mazmur 40

40:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.40:2 Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

40:3 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku,

40:4 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.

40:5 Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!

40:6 Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.

40:7 Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.

40:8 Lalu aku berkata: “Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;

40:9 aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

40:10 Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.

40:11 Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.

40:12 Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

40:13 Sebab malapetaka mengepung aku sampai tidak terbilang banyaknya. Aku telah terkejar oleh kesalahanku, sehingga aku tidak sanggup melihat; lebih besar jumlahnya dari rambut di kepalaku, sehingga hatiku menyerah.

40:14 Berkenanlah kiranya Engkau, ya TUHAN, untuk melepaskan aku; TUHAN, segeralah menolong aku!

40:15 Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka semua yang ingin mencabut nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang mengingini kecelakaanku!

40:16 Biarlah terdiam karena malu mereka yang mengatai aku: “Syukur, syukur!”

40:17 Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: “TUHAN itu besar!”

40:18 Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!

Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku. —Mazmur 40:18

Titik Terendah

C. S. Lewis dan kakaknya, Warren (Warnie), bertahan selama beberapa semester di Wynyard, sebuah sekolah asrama untuk anak laki-laki di Inggris. Kepala sekolah yang kejam membuat anak-anak tidak tahan tinggal di sana. Puluhan tahun kemudian, dengan hikmatnya, Warnie menulis, “Saya sekarang berumur 64 tahun lebih sedikit, belum pernah saya berada dalam keadaan di mana saya tidak terhibur dengan merenungkan bahwa apa pun yang saya alami kini jauh lebih baik daripada pengalaman saya di Wynyard.” Sebagian besar dari kita dapat mengingat masa-masa yang gelap dan sulit dalam hidup kita dan bersyukur bahwa saat ini keadaan kita jauh lebih baik daripada masa itu.

Mazmur 40:2-6 mencatat titik terendah dalam hidup Daud saat ia berseru kepada Tuhan yang telah menyelamatkannya. Allah mengangkatnya dari “lobang kebinasaan” dan “lumpur rawa”, lalu menempatkan kakinya di atas bukit batu (ay.3). “Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku,” kata Daud, “untuk memuji Allah kita” (ay.4).

Namun sering kali kelepasan dari depresi dan keputusasaan tidak cukup kita alami satu kali. Mazmur 40 berlanjut dengan permohonan Daud yang terus-menerus agar rahmat, kasih, dan kebenaran Allah menjaganya dari dosa dan dari ancaman musuh-musuhnya (ay.12-15).

Bersama Daud, manakala kita berada di titik terendah, kita dapat berkata, “Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!” (ay.18). —David McCasland

Bagaimana ingatanmu akan titik terendah dalam hidupmu mendorongmu mempercayai bahwa Allah akan menolongmu hari ini?

Pribadi pemelihara alam semesta ini takkan pernah mengecewakanmu.

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 35-36; 2 Petrus 1

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

18 Komentar Kamu

  • Syalom,selamat pagi
    Firman Tuhan yang luar biasa
    Merasa terberkati..:)

  • Yah Allah bapa kami Yesus Kristus Tuhan kita yang berada di dalam kerajaan surga, perkenangkanlah hambamu di Pagi hari Minggu ini menaikan puji dan sembah kepadamu atas pemberian kesempatan kepada kami untuk menikmati hari baru darimu, Yah Tuhan berilah Hikmat bagi kami di Pagi hari ini untuk dapat menjalankan kehidupan kami sekeluarga agar sesuai dengan perkenaanmu, Segenap kehidupan kami disepanjang hidup ini dipersembahkan kepadamu, dalam nama Tuhan Yesus kami bersyukur dan berterima kasih kepadamu, terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  • ya Allahku Kau penolongku dikala ku lemah, Kau selalu ada bagiku, terpujilah Engkau, yang tak pernah meninggalkan orang yang selalu datang berseru kepadaMu disaat susah, dan tidak meninggalkanMu dikala kebahagiaan mendekat.Amin

  • I belive God

  • Puji syukur kepadaMu, ya Tuhan karna Tuhan senantiasa memberikan kami kekuatan dan jalan keluar dalam menyelesaikan setiap persoalan yg berat selalipun. Kami beroleh harapan yang baru utk memasuki perjalan hidup ke depan lebih baik lagi. Terima kasih ya Tuhan. Amin.

  • Terhulin Purba Tambak

    amin… terimakasih Tuhan Yesus

  • Allah sanggup memelihara dan mengatur alam semesta ini dengan segala isianya…jika Allah dapat memelihara semuanya..aku juga Yakin Tuhan akan memelihara anakNya yang selalu memohon ampun…terpujilah Tuhan

  • karena kasihNya kepada kita umatNya, sekali-kali IA meninggalkan kita dan membiarkan kita sendiri. Hanya perlu keterbukaan bagi diri kita untuk melibatkan Allah pada persoalan kita, tanpa itu sekalipun Allah sudah memberikan pertolongan mustahil kita dapat menyadari tangan Tuhan bekerja.

  • Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh teguh tentram baik bahagia segar nyaman sejuk kuat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh selalu indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  • Ya Tuhan Yesus, Penyelamatku, Allahku yang telah memilih sejak semula. Saya bersyukur boleh melewati setiap susah, senang bersamaMu. Ya Allah yang hidup. Tangan kananMu memberikan kami kemenangan.
    Walau ku berjalan dalam lembah kekelaman, Ku tak takut. Sebab Engkau besertaku!
    Terima kasih Tuhan Yesus. Saya bersyukur boleh mengenal Engkau, memilikiMu dalam hidupku, menjalani setiap langkah hidupku. Hingga nanti di keabadian.

  • Amin…
    God Bless You

  • William Andreas F. S.

    Sedang berada di titik-titik terendah saya saat ini dan bersyukur lewat renungan hari ini diteguhkan kembali bahwa Allah akan selalu setia menyambut saya kembali dan terus memberikan pemeliharaan-Nya setiap saat. Kasih-Nya terus bersama kita dulu, sekarang, dan sampai selamanya 🙂 Tuhan Yesus memberkati, selamat hari Minggu 🙂

  • amin ya Allah # Bagaimana ingatanmu akan titik terendah dalam hidupmu mendorongmu mempercayai bahwa Allah akan menolongmu hari ini

  • HALELUYA…

  • Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!

    Mazmur 40:18
    amin..

  • thank you Jesus, untuk semua yang telah Engkau perbuat dalam hidupku….you are Awesome God….love you…Jesus.

Bagikan Komentar Kamu!