Bukan Kekhawatiranku

Info

Senin, 12 Oktober 2015

Bukan Kekhawatiranku

Baca: Yesaya 40:25-31

40:25 Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.

40:26 Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.

40:27 Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”

40:28 Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! —Mazmur 55:23

Bukan Kekhawatiranku

Ada seorang pria yang selalu khawatir tentang segala sesuatu. Suatu hari teman-temannya mendengar pria itu bersiul riang dan terlihat sangat santai. “Apa yang terjadi?” tanya mereka sambil keheranan.

Pria itu berkata, “Aku sudah membayar seseorang untuk merasakan kekhawatiranku.”

“Kamu bayar berapa orang itu?” tanya mereka.

“2.000 dolar AS seminggu.” jawab pria itu.

“Wow! Memangnya kamu sanggup membayar sebesar itu?”

“Aku memang tak sanggup,” jawabnya, “tetapi biar orang itu saja yang mengkhawatirkannya!”

Meskipun cara menangkal stres yang lucu di atas tidak mungkin terjadi di dunia nyata, sebagai anak-anak Allah kita boleh menyerahkan kekhawatiran kita kepada satu Pribadi yang mengendalikan segala sesuatu dengan sempurna, sekalipun—dan terutama—ketika kita merasa segalanya telah berjalan di luar kendali.

Nabi Yesaya mengingatkan kita bahwa Allah memanggil keluar bintang-bintang dan memanggil nama mereka (Yes. 40:25-26). Karena “Ia mahakuasa dan mahakuat”, tidak ada satu pun bintang yang terhilang (ay.26). Dan sebagaimana Allah mengenal nama-nama bintang, Dia mengenal kita masing-masing secara pribadi. Setiap dari kita berada di bawah perhatian-Nya yang penuh kasih (ay.27).

Ketika kita mulai merasa khawatir, kita dapat menyerahkan kekhawatiran itu kepada Tuhan. Dia tidak pernah merasa jemu atau lelah untuk memperhatikan kita. Segala hikmat dan kuasa ada di dalam Dia, dan dengan sukarela Dia mencurahkan hikmat dan kuasa itu demi kepentingan kita. Allah Mahakudus yang memerintah bintang-bintang itu memeluk kita dengan tangan kasih-Nya. —Poh Fang Chia

Ya Tuhan, Engkau tahu adakalanya aku merasa sangat takut. Dan aku lupa bahwa Engkau telah berjanji tidak akan meninggalkanku sendirian untuk menghadapi kesulitan atau kehilanganku. Tolong aku untuk mempercayai-Mu.

Kekhawatiran lenyap ketika kita mulai beriman.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 39-40; Kolose 4

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

26 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!