Kekuatan Bersama

Jumat, 4 September 2015

Kekuatan Bersama

Baca: Efesus 4:7-16

4:7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

4:8 Itulah sebabnya kata nas: “Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

4:9 Bukankah “Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?

4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, –yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota–menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Seluruh tubuh . . . sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota—menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. —Efesus 4:16

Kekuatan Bersama

Seorang pria yang hendak menaiki kereta api di Perth, Australia, tiba-tiba tergelincir dan tungkai kakinya terjebak dalam celah di antara gerbong kereta dan peron. Belasan penumpang segera berusaha menyelamatkan pria itu. Hanya dengan menggunakan kekuatan otot, mereka berusaha mencondongkan gerbong kereta menjauh dari peron, dan pria yang terjebak itu pun bebas! Di suatu wawancara, David Hynes, juru bicara perusahaan kereta api, berkata, “Semua orang segera turun tangan. Kekuatan bersamalah yang menyelamatkan seseorang dari luka parah yang mungkin dideritanya”.

Dalam Efesus 4, kita membaca bahwa kekuatan bersama merupakan rencana Allah dalam membangun keluarga-Nya. Allah telah memberikan kepada setiap dari kita anugerah menurut kasih karunia-Nya (ay.7) untuk maksud khusus agar “seluruh tubuh,—yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota—menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih” (ay.16).

Setiap orang mempunyai tugas yang harus dilakukannya dalam keluarga Allah; tidak ada yang hanya menjadi penonton. Dalam keluarga Allah, kita menangis dan tertawa bersama. Kita menanggung beban satu sama lain. Kita saling mendoakan dan menyemangati. Kita saling menantang dan menolong untuk berpaling dari dosa. Tunjukkanlah, ya Bapa, bagaimana kami dapat menolong sesama anggota keluarga-Mu hari ini. —Poh Fang Chia

Apakah kamu ikut turun tangan atau hanya menonton? Apa saja karunia yang kamu miliki? Bagaimana Allah dapat memakaimu untuk menolong orang lain agar bertumbuh semakin dekat kepada-Nya?

Kita membutuhkan satu sama lain untuk mencapai tujuan yang Allah kehendaki bagi kita bersama.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 143-145; 1 Korintus 14:21-40

Bagikan Konten Ini
20 replies
  1. Rahayu Widyastuti
    Rahayu Widyastuti says:

    ajar kami untuk saling peduli kepada sesama, jauhkan ego dari diri kami, bantu kami menyadari bahwa kami saling membutuhkan. amin

  2. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Yah Tuhan Allah bapa kami Yesus Kristus yang berada didalam kerajaan surga,tolonglah kami Tuhan yang saat ini membutuhkan uluran tanganmu untuk kami dapat menyelesaikan persoalan pekerjaan kami yang menjadi beban pemikiran kami sekeluarga,terima kasih Tuhan Yesus, terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  3. Nancy Shirley Berhitu
    Nancy Shirley Berhitu says:

    Sing:
    Reff: Marilah kita saling bergandeng tangan
    Sehati sejiwa membangun gerejaNya
    Meski tantangan harus kita hadapi
    Kita maju untuk menang

  4. karniati
    karniati says:

    semua orang di beri karunia yg berbeda agar dapat saling melengkapi,semoga Tuhan menguatkan kita,amin

  5. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata kuat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera , buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  6. Vega Kiasanmanika Lyla
    Vega Kiasanmanika Lyla says:

    amin.. Ajar kami Tuhan, menjadi 1 tubuh. yang bergerak dan berfungsi seperti apa yang Engkau kehendaki bagi kami. kami tak dapat lakukan sendiri Tuhan, Engkau sertai dan bimbing kami melakukannya. Amin.

  7. deybi
    deybi says:

    Amin…
    Tuhan ajari kami untuk saling peduli satu sama lain dan menjadi berkat bagi banyak orang…
    selamat pagi
    GBU

  8. Terry Glade Trescia
    Terry Glade Trescia says:

    Aku sangat mencitaiMu Yesus,maka talenta pengajar kuberikan bagi anak- anak sekolah minggu yg sangat kucintai.hanya itu Tuhan yg dapat kuberikan sebagai ucapan syukur ki.

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *