Pertukaran

Rabu, 22 Juli 2015

Pertukaran

Baca: Mazmur 32:1-11

32:1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

32:2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

32:3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;

32:4 sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela

32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

32:6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

32:7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

32:9 Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

32:10 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.

32:11 Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!

Aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. —Mazmur 32:5

Pertukaran

Jen duduk di teras rumahnya sambil merenungkan sebuah pertanyaan yang menakutkan: Apakah ia perlu menulis sebuah buku? Selama ini ia suka menulis di blog dan berbicara di depan umum, tetapi ia merasa bahwa Allah mungkin menghendakinya berbuat lebih banyak lagi. “Aku bertanya kepada Allah apakah Dia mau aku melakukan ini,” katanya. Ia berbicara kepada Allah dan memohon bimbingan-Nya.

Jen mulai bertanya-tanya apakah Allah ingin supaya ia menulis tentang kecanduan suaminya terhadap pornografi dan karya Allah di dalam hidupnya dan pernikahan mereka. Namun kemudian ia berpikir bahwa hal itu mungkin akan mempermalukan suaminya di muka umum. Jadi ia berdoa, “Bagaimana jika kami menulis buku itu bersama-sama?” Ia menanyakan hal itu kepada suaminya, Craig, yang kemudian menyetujuinya.

Meskipun tidak menyebutkan dosa yang telah diperbuatnya, Raja Daud mengungkapkan pergumulannya kepada orang banyak. Ia bahkan menuliskannya dalam sebuah lagu. “Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu,” tulisnya (Mzm. 32:3). Jadi, ia berkata, “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku” (ay.5). Memang tidak setiap orang harus mengemukakan pergumulan pribadi mereka di depan umum, tetapi ketika Daud mengakui dosanya, ia menemukan kedamaian dan penyembuhan yang mengilhaminya untuk menyembah Allah.

Craig dan Jen mengatakan bahwa proses penulisan kisah mereka yang sangat pribadi itu telah membawa keduanya lebih dekat satu sama lain. Alangkah serupanya itu dengan Allah, yang bersedia menukar kesalahan, rasa malu, dan keterasingan kita dengan pengampunan, keteguhan hati, dan persekutuan dengan-Nya! —Tim Gustafson

Apakah kamu merasa perlu menukarkan kesalahanmu dengan pengampunan Allah? Dia sedang menantikanmu.

Allah mengampuni mereka yang mengakui kesalahan mereka.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 31–32; Kisah Para Rasul 23:16-35

Bagikan Konten Ini
17 replies
  1. Elsaday
    Elsaday says:

    Amin, sungguh besar kasih kemurahan Tuhan Yesus.
    Terimakasih atas sharing berkat-Nya. God bless..

  2. Jose Kiko Richard
    Jose Kiko Richard says:

    thankyou banget firmannya. pas banget dengan apa yg saya alami saat ini. sukses terus dan selalu menjadi terang buat temen temen atau pun saudara saudara kita yg lain. amin. Tuhan Yesus luar biasa. Tuhan Yesus sungguh luar biasa

  3. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Yah Tuhan Allah bapa kami Yesus Kristus Tuhan kita yang bertahta didalam kerajaan surga, ampunilah dosa kami Tuhan atas pelanggaran yang kami perbuat terhadapmu didalam kehidupan kami,tuntun dsn bimbing kami agar dapat setia melaksanakan kehendakmu didalam kehidupan yang kami jalani sekeluarga saat ini,terima kasih Tuhan Yesus, terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  4. Sabrina Pane
    Sabrina Pane says:

    Terima kasih Bapa atas berkat dan penyertaanmu selama ini. Aku tau aku adalah manusia yang tak luput dari dosa. Aku mengaku pelanggaranku selama ini. Kiranya Kau tetap menuntunku ke jalanMu, ke jalan menuju sorgaMu.Tetap arahkan aku kepadamu Bapa. Tetap jadikanku hambaMu yang takut akanMu yang selalu meminta pertolongan kepadaMu. Dan tetap mengandalkanMu dalam setiap hal. Terimakasih Bapa, Terimakasih Yesus, ku serahkan semuanya ke dalam tanganMu Bapa. Terpujilah namaMu kekal abadi slamanya, Amin.

  5. Anna De Philip
    Anna De Philip says:

    Amin..
    Dia adalah Tuhan yg penuh kasih..
    Terima ksh sharingnya..
    Tuhan Yesus memberkati.

  6. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , aanugerah kasih setia-Mu sungguh besar sampai selama – lamanya pada kami semua , selalu memberi pengampunan pada kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah besar ini pada sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  7. Nicholas
    Nicholas says:

    Aku percaya Dia Bapa yang baik. Aku baru menonton kesaksian Jacqlien Celosse tentang kesembuhannya dan keluarganya dari penyakit keras. Aku juga percaya Tuhan akan mengampuni aku dan menyembuhkan aku. Amin!

  8. RocknRoll Erick
    RocknRoll Erick says:

    Terima Kasih Tuhan Yesus untuk semua yang telah Engkau berikan dalam hidupku. God Bless Us

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *