Tak Pernah Berhenti Belajar

Minggu, 14 Juni 2015

Tak Pernah Berhenti Belajar

Baca: 2 Timotius 3:10-17

3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.

3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan . . . juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci. —2 Timotius 3:14-15

Tak Pernah Berhenti Belajar

Sheryl bisa disebut sebagai seorang kutu buku. Ketika yang lain menonton televisi atau bermain video game, ia terus asyik membaca bukunya.

Semangat yang besar itu bisa ditelusuri akarnya hingga ke masa kanak-kanak Sheryl. Ia sering dibawa orangtuanya mengunjungi paman dan bibi mereka yang memiliki sebuah toko buku. Di sanalah Sheryl biasanya duduk di pangkuan Paman Ed sembari mendengarkan beliau membacakan buku untuknya dan membawanya mengalami keajaiban dan kenikmatan dari membaca buku.

Berabad-abad yang lalu, seorang pemuda bernama Timotius juga menerima bimbingan yang telah membentuk jalan hidupnya. Dalam suratnya yang terakhir, Paulus menyatakan bahwa Timotius pertama kalinya mengenal Alkitab dari nenek dan ibunya (2Tim. 1:5). Kemudian Paulus mendorong Timotius untuk terus berpegang pada kebenaran Tuhan karena “dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci” (2Tim. 3:14-15).

Bagi orang percaya, belajar untuk hidup dalam iman sepatutnya tidak pernah membuat kita bosan dan justru mendorong kita semakin bertumbuh. Membaca dan mendalami Kitab Suci bisa berperan besar dalam pertumbuhan rohani kita, tetapi selain itu, kita juga membutuhkan orang lain untuk menguatkan dan mengajar kita.

Siapa sajakah yang sudah menolongmu bertumbuh di dalam iman? Siapa yang bisa kamu tolong sekarang? Itulah cara yang sangat baik untuk menunjukkan perhormatan kita yang mendalam kepada Allah dan meneguhkan hubungan kita dengan Dia. —Dennis Fisher

Tuhan, beri kami keinginan untuk belajar seumur hidup kami, sehingga kami bertumbuh semakin dekat kepada-Mu setiap hari. Terima kasih untuk mereka yang telah menginspirasi kami untuk belajar mengenal-Mu.

Membaca Alkitab tidak dimaksudkan untuk menyerap informasi melainkan untuk mentransformasi hidup.

Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 9–10; Kisah Para Rasul 1

Bagikan Konten ini
11 replies
  1. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Ya Tuhan Allah bapa kami Yesus Kristus yang berada didalam kerajaan surga,sejak kecil engkau telah menuntunku dan mengajarkanku melalui orang tua hamba untuk membaca Alkitab setiap hari yg kami sekeluarga lakukan pada kebaktian pada malam harinya,engkau telah melakukankanya yang terbaik didalam kehidupan kami sekeluarga, walaupun kegiatan ini tidak berlangsung untuk dilakukan selamanya hingga kami menjelang dewasa,namun kami telah merasakan akan hikmatmu yang engkau berikan didalam kehidupan kami, pemberian akan hikmatmu untuk kebiasaan membaca Alkitab secara rutin ini, selanjutnya telah kami berikan tauladan kepada anak-anak kami saat ini, walaupun belum sesempurna yang engkau kehendaki didalan kehidupan kami , kami mengucap syukur kepadamu atas segala tuntunan dan bimbinganmu serta kasih sayangmu melalui berkat yang telah engkau berikan didalam keluarga kami saat ini,terima kasih Tuhan Yesus , terpujilah namamu bapa disurga dari kekal hingga kekal sampai selamamanya Amin,

  2. Siska Zega
    Siska Zega says:

    Alkitab buku siraman rohani yg meneguhkan..mengajar..membimbing dan mengarahkan pada jalan2nya Allah..:)

  3. John Warkudara
    John Warkudara says:

    Alkitab memberikan segala sesuatu yang di butuhkan dalam setiap langkah hidup kita. Seorang pemimping berdasarkan Alkitab akan menjadi pemimpin yang luar biasa.

  4. Jusua Ang
    Jusua Ang says:

    3T : Tulus – Taat – Tekun…..didalamMu
    Inilah yg kukehendaki di sisa hidupku…….amin.

  5. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , sungguh indah kehidupan kasih-Mu yang Engkau sampaikan melalui kitab suci , sertai berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan anugerah kasih setia-Mu pada sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  6. Kosianna Ambarita
    Kosianna Ambarita says:

    Ajari kami tuhan agarkami tau me dekatkan diri kami kepadamu trimakasi tuhan amin.

  7. Elsaday
    Elsaday says:

    Amin, terpujilah Tuhan!
    Firman-Nya telah mengubah hidupku, dan hidupku utuh milik-Nya.
    Terimakasih atas berkat-Nya. God bless..

  8. juan
    juan says:

    hanya padamulah kuserahkan hidupku
    kesuksesan masa depanku
    #tetapberserah
    #tetappercaya

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *