Jangan Menjadi Lemah

Jumat, 12 Juni 2015

Jangan Menjadi Lemah

Baca: Galatia 6:1-10

6:1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.

6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

6:3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.

6:4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.

6:5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

6:6 Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu.

6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. —Galatia 6:9

Jangan Menjadi Lemah

Memasak bisa menjadi pekerjaan yang membosankan ketika saya mengerjakannya tiga kali sehari dari Minggu ke Minggu. Saya lelah harus mengupas, memotong, mengiris, mencampur, dan kemudian menunggu makanan itu selesai dipanggang, dibakar, atau direbus. Namun, saya tidak pernah bosan menyantap makanan! Menyantap makanan adalah sesuatu yang benar-benar kita nikmati sekalipun kita harus melakukannya dari hari ke hari.

Paulus menggunakan ilustrasi tabur tuai karena ia tahu bahwa melakukan perbuatan baik bisa membuat lelah (Gal. 6:7-10). Ia menulis, ”Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah” (ay.9). Memang sulit untuk mengasihi musuh kita, mendidik anak-anak kita, atau berdoa terus-menerus. Namun demikian, menuai kebaikan yang kita tabur tidak pernah membosankan! Alangkah sukacitanya kita ketika melihat kasih yang berhasil meredakan permusuhan, ketika anak-anak mau mengikuti jalan Tuhan, atau ketika kita menerima jawaban atas doa-doa kita.

Memang kegiatan memasak dapat menghabiskan waktu berjam-jam, dan keluarga kami biasanya menyantap makanan hanya dalam waktu 20 menit atau kurang. Namun penuaian yang Paulus maksudkan bersifat abadi. Selagi masih ada kesempatan, marilah kita giat berbuat baik dan menunggu berkat Tuhan menurut waktu-Nya. Ketika kamu mengikuti jalan Tuhan hari ini, janganlah merasa kecil hati. Ingatlah bahwa sukacita tersedia bagi kita sampai selamanya. —Keila Ochoa

Tuhan, tolonglah aku untuk tidak menjadi lemah ketika aku berbuat baik hari ini. Aku bersyukur suatu hari nanti aku akan bersama-Mu dalam sukacita abadi!

Teruslah berlomba dengan mata yang tertuju pada kekekalan.

Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 3–5; Yohanes 20

Bagikan Konten Ini
18 replies
  1. Suryani Ariesta
    Suryani Ariesta says:

    saat ini saya sedang merasa kelelahan. saya terlalu lelah utk memikirkan masalah sy, pergumulan sy, tanpa memandang lagi kpd Bapa Sorgawi yg empunya hidup ini. mungkin ap yg saya rasakan saat ini merupakan sesuatu hasil dr apa yg saya tabur. tp saya mau mnta ampun dri Tuhan n mnta campur tanganNya agar saya bsa menyelesaikan pergumulan sy. n sy kembali bersukacita. tolong doakan saya yaa saudara/i terkasih dlm Tuhan Yesus Kristus.

  2. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Ya Tuhan Allah bapa kami yang berada didalam kerajaan surga,melalui kesempatan ini hambamu dapat mencurahkan isi hati kami sekeluarga didalam menanggung beban hidup ini yang sedang kami alami, tolonglah kami Tuhan agar kami dapat terbebas dari beban pergumulan kami saat ini, kami mohon pengampunanan dari padamu atas segala tingkah laku kami yang tidak berkenan dihadapanmu Tuhan,terima kasih Tuhan Yesus atas segala kebaikan dan kasih sayangmu yg engkau telah berikan kepada hidup kami sekeluarga, terpujilah namamu baspa disurga, Amin

  3. Kosianna Ambarita
    Kosianna Ambarita says:

    Trimakasi tuhan atas rahmat yg kau brikan kepada kami semua terpujilah namamu amin. “

  4. Rita Dwiyani
    Rita Dwiyani says:

    Kuatkan dan teguhkan hatiku ya Tuhan, mampukan dapat selalu berbuat baik dan menerima kehendak Mu, untuk Kemuliaan nama Mu Tuhan. Amin

  5. ritha
    ritha says:

    Tuntun hati,pikiran, serta tindakan ku hari ini y Tuhan sehingga seturut dengan khendak-Mu..beri damai sejahtra yg dri pdaMu..bahwa tak kan pernah engkau mbiarkan aku berjalan sendiri mnghadapi hari2ku.
    terpuji lah namaMu Tuhan Yesus Kristus.

  6. Charles Setiono
    Charles Setiono says:

    Ya Tuhan, kami bersyukur kepadaMu atas kasih yg Engkau anugerahkan pada kami. Jagalah hati kami, agar kami tetap konsisten melakukan kebaikan sebagai anak2 Mu. Amin.

  7. Be Strong
    Be Strong says:

    Untuk Suryani Ariesta,
    Sadari sepenuhnya, ketika Anda menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka di dalam diri Anda ada METERAI DARAH YESUS yang terus mengalir, menyegarkan, memperbaharui, menyembuhkan, menghapus dosa masa lalu, menjadikan Anda kuat, dan Anda LEBIH DARI PEMENANG!
    Dimanapun dan Kapanpun Anda berada sadari sepenuhnya:
    ADA METERAI DARAH TUHAN YESUS DALAM HIDUP ANDA,
    yang menyatakan satu hal bahwa:
    ANDA adalah MILIK Tuhan YESUS,
    Tuhan Yesus-lah yang berperang bagi Anda, dan Pasti menang..!
    Peganglah selalu bahasa iman:
    “OLEH DARAH TUHAN YESUS, Aku lebih dari Pemenang”

  8. Lika
    Lika says:

    Ini ayat peneguhan waktu aku angkat SIDI..
    dan sampai sekarang masih berusaha mengerti kenapa ayat ini selalu menegurku saat aku mulai jenuh dengan segala sesuatu yang ku hadapi..
    Tuhanku memang sungguh Luar biasa..

  9. Trully Makahinda
    Trully Makahinda says:

    Puji Tuhan! FirmanMu menguatkanku hari ini, ketika brhadapan dg badai dan aku letih… Terima Kasih!!!

  10. Pence Tong
    Pence Tong says:

    Saya kadang-kadang merasa di dalam hati iri melihat teman-teman di kantor atau teman-teman di gereja kalau hari minggu bisa rekreasi / jalan-jalan ke tempat yang jauh. Sedangkan setiap hari minggu saya dan keluarga selalu rutin pergi beribadah ke gereja.

    Terima kasih atas Firman Tuhan hari ini yang menguatkan iman saya,bahwa apa yang saya kerjakan itu bernilai kekal. Saya mau belajar sungguh-sungguh taat kepada Firman Tuhan meskipun kadang2 capek dan jenuh harus pelayanan di gereja.

    Tuhan tolonglah kami, supaya mengarahkan mata kami kepada Engkau! Lalukan mata kami dari segala hiruk-pikuk dunia yang akan memancing iman kami untuk ikut arus dunia yang berdosa.

    Berkatilah saudara-saudara seiman, yang hari ini sedang berjuang melawan keinginan daging dan memilih menuruti keinginan roh.

    Amin.

  11. Julius Eduvin
    Julius Eduvin says:

    Mari, saudari Suryani Ariesta, baca renungan untuk tanggal 11 Juni.
    Dalam versi bahasa Inggris Keluaran 14:14 bisa dimaknai lebih luas: “The Lord Himself will fight for you. Just stay calm.” Tuhan Yesus berkati.

  12. Rosiana
    Rosiana says:

    amin… pimpin sy Tuhan dlm RohMu, dan mampukan sy utk melakukan bagian sy sesuai firmanMu. amin

  13. samuel
    samuel says:

    Terima kasih Tuhan, tolong Bantu dalam DOA ya saudara/i, saya sering terjerumus dalam amarah yg berkepanjangan, sikap pendendam, Dan sangat susah untuk mengampuni, saya rindu di ubah, rindu bersukacita dalam Tuhan…Ampuni saya Tuhan.

  14. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu selalu membuat kami semua mempunyai sukacita , kuatkanlah , pertahankan kami untuk melakukan hal – hal yang baik pada setiap orang , sertai , lindungilah , berkatilah kami sesama kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh besar pada sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *