Apa Moto Hidupmu?

Minggu, 11 Januari 2015

Apa Moto Hidupmu?

Baca: Lukas 12:4-7,22-32

12:4 Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.

12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!

12:6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah,

12:7 bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

12:23 Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian.

12:24 Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!

12:25 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?

12:26 Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain?

12:27 Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

12:28 Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!

12:29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.

12:30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.

12:31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

12:32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. —Lukas 12:7

Apa Moto Hidupmu?

Grug Crood, tokoh ayah dari satu keluarga penghuni gua dalam sebuah film animasi, percaya bahwa tidak ada tempat yang aman di luar gua tempat mereka tinggal. Maka setiap malam keluarga Grug akan berkumpul dan berhimpitan di dalam gua agar ia dapat melindungi mereka. Grug juga berpendapat bahwa jiwa petualang putri remajanya harus dihilangkan, karena itu hanya akan membawanya pada bahaya. Moto Grug untuk keluarganya adalah “Jangan pernah tidak takut” atau dengan kata lain, “Harus selalu takut”.

Sebaliknya, Yesus sering berkata kepada para pengikut-Nya: “Jangan takut.” Yesus mengatakannya kepada Simon ketika Dia memanggil Simon untuk mengikuti-Nya (Luk. 5:10). Ketika Yairus, seorang kepala rumah ibadat, datang kepada Yesus karena putrinya sekarat, Dia menghiburnya dengan kata-kata kepedulian yang sama (8:50).

Lukas 12 mencatat bahwa Yesus meminta murid-murid-Nya untuk tidak takut ketika Dia mengajarkan bagaimana Allah memandang mereka jauh lebih berharga daripada burung pipit (ay.7). Setelah bangkit, Yesus berkata kepada para wanita yang datang ke kubur, “Salam bagimu! . . . Jangan takut” (Mat. 28:9-10).

Takut adalah perasaan yang umum. Kita mengkhawatirkan orang yang kita cintai, kebutuhan kita, dan masa depan yang belum kita ketahui. Bagaimana kita dapat belajar untuk beriman? Tuhan telah memberi kita suatu dasar untuk membangun keyakinan kita kepada-Nya. Ibrani 13:5-6 berkata, “Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.’ Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: ‘Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut.’” —AMC

Bapa, kehidupan di dunia ini terkadang bisa jadi menakutkan.
Terima kasih atas janji-Mu bahwa Engkau tidak akan lalai
dalam mengasihi dan menjaga kami. Saat ketakutan seakan
melingkupi, tolong kami untuk mengingat janji-janji-Mu.

Kasih Allah membebaskan kita dari cengkeraman rasa takut.

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 27-28, Matius 8:18-34

Bagikan Konten ini
7 replies
  1. Gee
    Gee says:

    Benar, Tuhan. Dihadapan-Mu sy akui bahwa masih ada begitu banyak hal yg sering sy takuti. Sy banyak mengalami kekuatiran. Semua jelas bahwa sy belum sepenuhnya menyerahkan seluruh kehidupan sy ke dlam tangan-Mu, Bapa. Ampuni sy, Bapa. Mulai sekarang, sy akan mencoba tdk meragukan kasih Tuhan yg besar, sehingga sy mampu mengalahkan segala rasa takut dan kekuatiran itu.

    Terima kasih atas renungannya yg indah, Tuhan memberkati lewat Sabda Kebenaran-Nya.
    Selamat pagi, Selamat Hari Minggu 🙂 🙂

  2. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Ya Tuhan Yesus dengan membaca firmanmu di pagi dan malam hari setiap hari, menambah iman percayaku didalam hidup ini dan tidak lagi merasa takut didalam menghadapi segala persoalan hidup yang menimpah kehidupan keluarga kami saat ini, haleluya, terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  3. Anthony
    Anthony says:

    Aku seringkali merasa kuatir dan takut akan byk hal yg ada di hidup ini. Tapi Allah selalu mencurahkan anugerahNya untuk aku. Di situlah aku yakin bahwa Tuhan akan menolongku dalam kondisi apapun itu

  4. Joseph
    Joseph says:

    Tolong kami untuk terus mengasihi Tuhan dan bertumbuh dalam iman dan pengharapan. Allah yang begitu mengasihi kami tidak pernah melupakan kami dan DIA tahu apa yang kami butuhkan.

  5. STEVE
    STEVE says:

    Sing :
    Ku tidak takut s’bab Kau besertaku
    ku tidak bimbang s’bab engkau Allahku
    Yesus memegangku dengan tangan kananNya
    Yesus memberiku kemenangan

  6. diana chan
    diana chan says:

    Tak usah ku takut, Allah menjagaku…
    Tak usah ku bimbang, Yesus p’liharaku…
    Tak usah ku susah, Roh Kudus hiburku…
    Tak usah ku cemas, DIA memberkatiku… #El-Shaddai
    Haleluya, amin 🙂

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *