Puisi: Mari Maknai

Info

Oleh: Febe Amalia

mari-maknai

Tiap tahun, Natal selalu kita tunggu
Ada acara seru, ada baju baru
Ada sepatu baru, ada mainan baru
Tapi, adakah juga hidup baru?

Dua ribu tahun lalu, Yesus dilahirkan
Di kandang domba, sebagai bayi dibaringkan

Tahun ini, untuk kesekian kali
kita peringati kelahiran-Nya kembali
Tapi, sudahkah Yesus lahir di hati?

Mari
Maknai Natal dari lubuk jiwa
bukan dari meriahnya pesta
Sambut Juruselamat dalam hidup kita
yang damaikan pendosa dengan Pencipta

Mari
Hidup saling berbagi
Saksikan kasih-Nya ‘tuk seisi bumi
agar sukacita Natal ini
‘kan terus terasa setiap hari

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori 12 - Desember 2014: Diterima & Menerima, Pena Kamu, Puisi

2 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!