Ketakutan Yang Terbalik

Jumat, 11 Juli 2014

Ketakutan Yang Terbalik

Baca: 1 Yohanes 4:1-6,17-19

4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,

4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

4:5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.

4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

4:17 Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.

4:18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman. —1 Yohanes 4:18

Ketakutan Yang Terbalik

Saya ingat sedang menonton siaran berita di televisi pada tahun 1991 ketika revolusi tanpa kekerasan terjadi di jalanan Moscow. Warga Rusia yang selama ini tumbuh dalam kepemimpinan yang totaliter tiba-tiba menyatakan, “Kami akan bersikap seolah-olah kami merdeka,” dan mereka turun ke jalan sembari menghadang sejumlah kendaraan tank berlapis baja. Perbedaan yang amat mencolok antara wajah para pemimpin di dalam gedung dengan massa di luar gedung telah menunjukkan siapa yang sesungguhnya takut, dan siapa yang sesungguhnya merdeka.

Sembari menyimak siaran berita dari Lapangan Merah melalui televisi Finlandia, saya mendapatkan definisi baru tentang iman: ketakutan yang terbalik. Seseorang yang betul-betul paranoid melakukan segalanya di bawah bayang-bayang ketakutan. Segala yang terjadi akan memperkuat rasa takut tersebut.

Iman justru bekerja sebaliknya. Orang beriman melakukan segala sesuatu berdasarkan sikap percaya, bukan atas dasar rasa takut. Sekalipun ada banyak kekacauan yang dialami saat ini, Allah tetap berkuasa. Terlepas dari apa yang saya rasakan, diri saya sangat berarti di mata Allah yang Mahakasih.

Alangkah luar biasanya apabila kita, yang hidup di dalam kerajaan Allah, benar-benar bersikap mengamini perkataan Rasul Yohanes ini: “Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia” (1Yoh. 4:4). Alangkah dahsyatnya apabila kita benar-benar menjalani hidup dalam keyakinan bahwa doa yang paling banyak diucapkan oleh umat Allah—yakni agar kehendak Allah terjadi di bumi seperti di dalam surga—sesungguhnya telah dijawab-Nya. —PDY

Tetap senantiasa percayalah teguh;
Tak mungkin kau binasa di pergumulanmu.
Tuhanmu mengalihkan yang paling susah pun
Menjadi kebajikan di jalan hidupmu. —Gerhardt
(Kidung Jemaat, No. 417)

Iman yang bertumbuh akan melemahkan ketakutanmu.

Bagikan Konten ini
3 replies
  1. galih
    galih says:

    saat ketakutkan melanda hati kita, ingatlah kasih ALLAH yang sempurna pada kita semua karena kasih-Nya yang sempurna dapat melenyapkan ketakutan apa pun yang ada di dalam dunia ini dan membuat hati kita merasakan damai sejahtera-Nya selalu. Gbu us all. Amien

  2. odham sianipar
    odham sianipar says:

    TUHAN terus bekerja dalam diri kita. .
    Dan mujizatnya selalu nyata dalam hidup dan kehidupan kita.
    Tidak perlu takut 😉

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *