Papan Dan Pangan

Rabu, 4 Juni 2014

Papan Dan Pangan

Baca: Yohanes 14:1-11

14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."

14:5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"

14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."

14:8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."

14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. —Yohanes 14:2

Papan Dan Pangan

Dalam perjalanan ke Inggris baru-baru ini, saya dan istri mengunjungi Pondok Anne Hathaway di Stratford-upon-Avon. Bangunan pondok itu berusia lebih dari 400 tahun dan merupakan rumah keluarga dan tempat istri William Shakespeare itu bertumbuh besar.

Pemandu wisata mengarahkan perhatian kami kepada sebuah meja yang terbuat dari papan yang lebar. Satu sisi meja itu digunakan untuk makan, dan sisi lainnya digunakan untuk memotong makanan. Dalam budaya Inggris, muncul beragam ungkapan dari cara penggunaan meja itu. Kata board (papan) dikaitkan dengan hal makanan, tempat tinggal, kejujuran, dan kewenangan. Sebuah penginapan biasanya menawarkan room and board—artinya menyediakan tempat untuk tidur dan makan. Di kedai-kedai minum, para pelanggan yang bermain kartu diharuskan selalu menaruh tangan mereka di atas meja (above board) untuk memastikan bahwa mereka tidak bermain curang. Dan di dalam rumah, sang ayah diberi kursi khusus yang terletak di ujung meja sehingga ia disebut sebagai chairman of the board (kepala rumah tangga).

Ketika merenungkan hal itu, saya memikirkan Yesus sebagai room and board bagi kita. Dialah sumber santapan rohani kita (Yoh. 6:35,54); Dia memberi kita kemampuan untuk menjalani kehidupan yang berintegritas (14:21); Dia adalah Tuhan yang penuh kasih (Flp. 2:11); dan saat ini Dia sedang menyiapkan kediaman kita yang kekal. Dia berjanji: “Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” (Yoh. 14:2; lihat juga 14:1-4,23). Oleh kasih karunia-Nya, Dia telah menyediakan santapan dan kediaman yang abadi bagi kita. —HDF

Ampunan dosaku, damai abadi,
Kehadiran-Mu dan bimbingan-Mu,
Kini kekuatan dan besok harapan:
Hujan berkat Kau beri padaku. —Chisholm
(Pelengkap Kidung Jemaat, No. 138)

Kristus memenuhi kebutuhan kita di masa kini dan untuk selama-lamanya.

Bagikan Konten Ini
5 replies
  1. otto
    otto says:

    selamat pagi smua..sungguh besar kasih tuhan dalam hidup kita ini saudara ku smuax…gbu

  2. Fedelia Fenicia
    Fedelia Fenicia says:

    Terimakasih Yesus, karena Engkau selalu memperhatikan kebutuhan kami, amin

  3. galih
    galih says:

    kebutuhan dan keperluan yang kita butuhkan setiap waktu akan selalu disediakan oleh Tuhan walaupun kita masih belum membutuhkannya, saya berterimakasih yang tidak terhingga dan mengucap syukur selalu atas kasih anugerah-Nya yang tak terhingga. Gbu us all. Amen

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *