Hikmat Dari Atas

Info

Rabu, 25 Juni 2014

Hikmat Dari Atas

Baca: 1 Samuel 24:1-10

24:1 Daud pergi dari sana, lalu tinggal di kubu-kubu gunung di En-Gedi.

24:2 Ketika Saul pulang sesudah memburu orang Filistin itu, diberitahukanlah kepadanya, demikian: "Ketahuilah, Daud ada di padang gurun En-Gedi."

24:3 Kemudian Saul mengambil tiga ribu orang yang terpilih dari seluruh orang Israel, lalu pergi mencari Daud dan orang-orangnya di gunung batu Kambing Hutan.

24:4 Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.

24:5 Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.

24:6 Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;

24:7 lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."

24:8 Dan Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu; ia tidak mengizinkan mereka bangkit menyerang Saul. Sementara itu Saul telah bangun meninggalkan gua itu hendak melanjutkan perjalanannya.

24:9 Kemudian bangunlah Daud, ia keluar dari dalam gua itu dan berseru kepada Saul dari belakang, katanya: "Tuanku raja!" Saul menoleh ke belakang, lalu Daud berlutut dengan mukanya ke tanah dan sujud menyembah.

24:10 Lalu berkatalah Daud kepada Saul: "Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Daud mengikhtiarkan celakamu?

Hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai. —Yakobus 3:17

Hikmat Dari Atas

Andai saja Kiera Wilmot melakukan proyek percobaannya di dalam ruang kelas sains di SMA-nya, mungkin ia akan mendapatkan nilai A. Namun ia justru dituntut karena telah menyebabkan sebuah ledakan. Meskipun ia telah berharap agar gurunya menyetujui percobaan itu, teman-teman sekelasnya berhasil membujuknya untuk melakukan percobaan tersebut di luar ruang kelas. Saat ia mencampur zat-zat kimia ke dalam sebuah botol plastik, botol itu meledak dan secara tidak sengaja ia telah membuat panik siswa-siswi yang lain.

Tekanan dari sesama juga diceritakan dalam Perjanjian Lama. Ketika itu, Daud dan anak buahnya sedang bersembunyi dari Saul di dalam sebuah gua yang kemudian dimasuki oleh Saul (1Sam. 24). Para pengikut Daud menganggap bahwa Allah telah menyerahkan Saul ke dalam tangan mereka, dan mereka mendesak Daud untuk membunuhnya (ay.5, 11). Mereka berharap, jika Daud membunuh Saul, mereka tidak perlu lagi bersembunyi dan Daud dapat menjadi raja. Namun Daud menolak menyakiti Saul karena Saul adalah “orang yang diurapi Tuhan” (ay.7).

Ada kalanya orang-orang di sekitar kita mungkin mendorong kita untuk berbuat sesuatu yang kelihatannya memberi kepuasan atau kemudahan kepada kita saat itu juga. Namun ada perbedaan antara hikmat duniawi dengan hikmat surgawi (1Kor. 2:6-7). Hikmat yang dari atas “adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan” (Yak. 3:17). Ketika orang lain mendesak kita untuk mengambil tindakan tertentu, kita dapat mengundang Allah untuk menuntun kita dalam memberi tanggapan yang tepat. —JBS

Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!
S’luruh hidupku kuasailah.
Berilah Roh-Mu kepadaku,
Agar t’rang Kristus pun nyatalah. —Pollard
(Nyanyikanlah Kidung Baru, No. 14)

Orang yang sungguh-sungguh berhikmat menerima hikmatnya dari Allah.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

2 Komentar Kamu

  • terkadang kita tahu bahwa itu hikmat dari pada Tuhan,,,,
    tetapi terkadang atau sering kali malah kita mengabaikan nya dan bertindak bodoh,,,,,
    oleh karna itu , marilah kita memohon Roh Kudus agar selalu menyertai kita dan mendapatkan kekuatan untuk menjagatetap di jalan Tuhan

  • Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!
    S’luruh hidupku kuasailah.
    Berilah Roh-Mu kepadaku,
    Agar t’rang Kristus pun nyatalah.

Bagikan Komentar Kamu!