Memperlambat Diri

Minggu, 25 Mei 2014

Komik-Strip-WarungSateKamu-20140525-Memperlambat-Diri

Baca: Markus 6:30-36

6:30 Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.

6:31 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.

6:32 Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.

6:33 Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.

6:34 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh bela
s kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

6:35 Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam.

6:36 Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini.”

Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika! —Markus 6:31

Memperlambat Diri

Baru-baru ini saya mengalami masalah pada tubuh saya. Bahu dan lengan kiri saya terasa sakit. Saya menderita ruam yang menyakitkan pada lengan bawah dan jempol, serta saya merasa begitu lelah sepanjang hari. Ketika memeriksakan diri ke dokter, saya diberi tahu bahwa saya menderita penyakit cacar ular. Dokter pun memberikan obat-obatan antivirus dan mengatakan bahwa dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk sembuh total dari penyakit itu.

Karena penyakit itu, saya harus memaksakan diri untuk melakukan rutinitas baru. Saya harus tidur sebentar di pagi dan sore hari, karena kegiatan itu sangat penting untuk memberi kekuatan agar saya bisa bekerja. Sampai saya sembuh nanti, saya harus belajar untuk memperlambat diri.

Pada suatu waktu, ketika Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk mengajar dalam nama-Nya, mereka begitu bersemangat dengan apa yang sedang mereka lakukan, sampai-sampai mereka melalaikan waktu untuk makan dan beristirahat dengan cukup. Saat mereka kembali, Kristus berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” (Mrk. 6:31).

Setiap orang perlu beristirahat, dan apabila kita terus bekerja hingga melalaikan waktu istirahat, kita akan menderita secara fisik dan emosional. Kita juga tidak akan mampu menunaikan segala tanggung jawab kita sebagaimana seharusnya. Apakah Tuhan sedang menasihatkanmu untuk pergi “ke tempat yang sunyi . . . dan beristirahatlah seketika”? Ada saatnya kamu perlu mengambil waktu untuk beristirahat sejenak bersama-Nya. —HDF

Aku menyepi dari dunia yang penuh perselisihan
Dengan segala beban, cobaan, dan pergumulannya
Menuju ke tempat yang indah, hening, dan teduh
Tempatku bersekutu langsung dengan Yesus. —Brandt

Agar kamu tidak tumbang, beristirahatlah sejenak dan berdoa.

Bagikan Konten Ini
6 replies
  1. kartika pn
    kartika pn says:

    setuju bgt sama renungan ini..disela sibuk dan capenya nyusun skripsi klo disempetin buat istirahat dan bedoa tu rasanya kya abis dicharge full deh..

  2. galih
    galih says:

    beristirahat dan berdoa dapat memulihkan kondisi serta menyegarkan tubuh dan pikiran kita. Gbu us all. Amen

  3. Estherlia
    Estherlia says:

    Aku bersyukur bisa buka blog Warung Sate Kamu hari ini.. Renungan ini sepertinya dipakai Tuhan untuk menyapa dan menegur saya, agar saya bisa belajar mengatur waktu untuk beristirahat.. dan terutama menyisihkan waktu dan bukan menyisakan waktu untuk Tuhan.

    Saat baca renungan ini saya merasakan kelegaan.. Karena Tuhan pun memperhatikan saya yang kecil ini.. Menyuruh kita buat istirahat sejenak dari hingar bingar dunia..

    Thanks God!!

    Thanks WarungSateKamu!! God Bless All..!

  4. Rangga
    Rangga says:

    yah benar sekali,,hanya dengan datang kehadiratNya kita akan mendapat kekuatan baru.
    trima kasih atas renungannya. saya diberkati,
    GBU

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *