Sisi Kiri Jalan

Kamis, 10 April 2014

Sisi Kiri Jalan

Baca: Galatia 5:1-14

5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.

5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.

5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.

5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?

5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.

5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.

5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapapun juga dia.

5:11 Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.

5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”

Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!” —Galatia 5:14

Sisi Kiri Jalan

Karena dibesarkan di Amerika Serikat, alangkah menariknya bagi saya saat mengetahui bahwa di sejumlah negara, para pengendara mengemudikan kendaraan mereka di sisi kiri jalan dan bukan di sisi kanan. Kemudian, ketika sedang berada di Inggris, saya mendengar seorang pemandu wisata di London menjelaskan tentang salah satu kemungkinan dari alasan diberlakukannya peraturan tersebut: “Pada tahun 1800-an, para pejalan kaki menggunakan jalan yang sama dengan kereta-kereta berkuda. Ketika kereta berkuda sedang melaju di sisi kanan jalan, adakalanya cambuk yang digunakan kusir kereta itu mengenai para pejalan kaki. Untuk menghindari bahaya itu, dibuatlah suatu peraturan yang mengharuskan kereta berkuda untuk melaju di sisi kiri jalan agar para pejalan kaki dapat melintas dengan aman.”

Sama seperti beragam peraturan di jalan dimaksudkan untuk memberikan perlindungan dan kebaikan bagi kita, demikian juga dengan perintah-perintah Allah. Karena Allah mengasihi kita, Dia telah memberikan perintah-perintah-Nya demi kebaikan kita. Paulus menulis: “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!” (Gal. 5:13-14).

Ketika kita menghayati firman Tuhan dalam hati kita, ingatlah selalu bahwa Allah Sumber Anugerah telah memberi kita tuntunan-Nya yang menolong kita untuk bertumbuh semakin mengasihi Dia dan mempedulikan sesama. —HDF

Firman-Mu kebenaran yang abadi;
Sungguh suci tiap lembarnya!
Kitab Suci itu menuntun orang muda
Dan menopang sepanjang hidup. —Watts

Di dalam Alkitab terdapat harta hikmat yang siap digali.

Facebooktwitterreddit

2 replies
  1. galih
    galih says:

    Di setiap peraturan yang menyulitkan kita, itulah setiap kebaikan dan perlindungan yang kita dapatkan dari-Nya selalu. Gbu us all. Amen

  2. wastu
    wastu says:

    perintah dan ketetapan-Nya tak pernah membawa kita celaka. adalah baik jika kita tinggal dalam perintah dan ketetapan-Nya. Jesus bless us.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *