Delapan Puluh Persen Lainnya

Info

Senin, 5 Agustus 2013

Delapan Puluh Persen Lainnya

Baca: Mazmur 69:30-37

Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya. —Mazmur 69:35

Baru-baru ini saya membaca sebuah papan reklame yang menyatakan bahwa 80 persen dari seluruh makhluk hidup di bumi ini terdapat di dalam laut. Persentase sebesar itu rasanya sulit untuk dibayangkan, terutama karena sebagian besar dari makhluk hidup tersebut tidak terlihat oleh kita.

Saat memikirkannya, saya diingatkan betapa ciptaan Allah itu jauh lebih besar dari yang pada umumnya kita hargai. Memang kita mudah terkesima oleh megahnya deretan pegunungan atau indahnya pemandangan matahari terbenam. Namun terkadang kita tak menyadari karya tangan-Nya yang luar biasa dalam setiap detail karya-Nya yang membutuhkan pengamatan dan penyelidikan lebih dalam. Bukan saja karena sebagian besar dari ciptaan Allah itu tersembunyi dalam lautan, tetapi ada pula sebagian makhluk lainnya yang begitu kecil dan tak kasat mata. Dari makhluk mungil yang hanya bisa terlihat oleh mikroskop hingga tempat-tempat di alam semesta ini yang belum terjangkau manusia, semua itu adalah Mahakarya Sang Pencipta. Keagungan Allah dalam penciptaan terungkap melalui karya-Nya yang luar biasa, baik yang terlihat oleh kita maupun yang tidak (Rm. 1:20).

Seiring bertambahnya pemahaman kita akan luar biasanya alam ciptaan, hati kita haruslah selalu diarahkan kepada Sang Pencipta itu sendiri—dan kita tergugah untuk menyembah Dia. Demikianlah yang dikatakan sang pemazmur, “Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya” (Mzm. 69:35). Jika ciptaan saja memuji Sang Pencipta, kita pun dapat dan patut ikut serta dalam puji-pujian itu. Sungguh perkasa Allah yang kita layani! —WEC

Bila kulihat bintang gemerlapan,
Dan bunyi guruh riuh kudengar,
Ya Tuhanku, tak putus aku heran,
Melihat ciptaan-Mu yang besar. —Boberg
(Kidung Jemaat, No. 64)

Keajaiban ciptaan membuat kita berkata, “Sungguh Allah itu ajaib!”

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

Ayo berikan komentar yang pertama!

Bagikan Komentar Kamu!