Sharing: Bagaimana Kamu Melibatkan Tuhan Dalam Rencana Studimu?

Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana. (Amsal 19:21)

Ayo sharing-kan kesaksianmu dalam kolom komentar di bawah ini!

Bagikan Konten Ini
56 replies
Newer Comments »
  1. Mercy
    Mercy says:

    Seluruh rencanaku tentang studi aku serahkan pada Tuhan sepenuhnya.
    Terlebih dalam masa pengerjaan tugas akhir saat ini.
    Terkadang jika dipikir, ada banyak hal yang tak sanggup untuk aku kerjakan ;sehingga sering jenuh, ada rasa ingin menyerah,dll.
    Namun, dengan berbegi & mengandalkan Tuhan bebanku semakin ringan.
    Bersyukur lewat Saat Teduh setiap hari semakin meneguhkanku akan penyertaan-Nya untuk studi & rencana lainnya.

  2. Francisca
    Francisca says:

    “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana”
    Ayat yang pendek namun memiliki arti yang sangat mendalam untuk saya.
    Setiap orang, pasti mengharapkan studi yang lancar dan lulus tepat waktu, temasuk saya,
    Namun nampaknya, Tuhan memiliki keputusan lain, 2 tahun yang lalu saya mengalami kegagalan dalam studi saya, dan harus mengulang kembali selama 1 tahun.
    Saat itu saya benar-benar merasa putus asa, marah, merasa dicurangi, dan terus bertanya kepada Tuhan..mengapa harus terjadi?
    Saya sempat iri pada teman2 yang mencontek namun studinya lancar. Namun saya sadar, yang terjadi bukan alasan untuk ikut melakukannya.

    Seiring berjalannya waktu, dari kegagalan ini saya menerima berkat dan mujizat yang sangat sangat sangat berlimpah.
    Bahkan saat ini saya merasa sangat bersyukur untuk semua yang telah tejadi pada saya. Tuhan begitu baik pada saya 🙂
    Dari kegagalan, Tuhan menunjukkan mana yang palsu dan mana yang sejati,
    Dari kegagalan, Tuhan mengajari saya untuk bersyukur bisa belajar disini dan menjalani sebaik-baiknya.
    Dan yang paling penting, bahwa dari kegagalan saya..saya tahu Tuhan selalu ada menyertai,membimbing dan menguatkan saya 🙂
    Semua yang saya butuhkan Ia penuhi TEPAT pada waktunya. Nampak seperti kebetulan, namun yakinlah bahwa tidak ada “kebetulan” di dunia ini, karena dibalik “kebetulan” itu selalu ada campur tangan Tuhan yang sudah merencanakan semuanya melebihi akal manusia dan akan membuat semuanya indah pada waktunya. Tanpa Tuhan Yesus,apalah artinya saya 🙂

    Yakini,imani,jalani ^^

    Semoga sharing saya boleh menjadi berkat untuk saudara seiman sekalian.
    GBU.

  3. Florensia
    Florensia says:

    Percayalah, Tuhan tahu apa yang terjadi dengan studi kita, Ia tahu saat2 kita merasa putus asa dan hampir menyerah. Tapi coba renungkan kembali, kalo sampai kita bisa ada sekarang melewati begitu banyak tantangan (ujian2, dan sebagainya^^)bukankah itu pertolongan Tuhan..

    Tuhan yg memberi kita kekuatan, bahkan disaat kita di lembah terdalampun.. karna itu jadilah kuat.. Tunjukan kalo kita punya Tuhan yang hebat dan perkasa.. Jangan gentar, bersandarlah pada Tuhan, Rencananya slalu indah pada waktunya..

    Tuhan memberkati^^

  4. Yedija
    Yedija says:

    semua hal yang saya alami adalah karena Kasih Karunia Tuhan. Terlebih dalam studi, walaupun agak berat tetapi tetap yakin dan percaya bahwa Tuhan akan menolong dan memampukan kita. Tetaplah bekerja / belajar dan berdoa, menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Ora Et Labora.

    God Bless 🙂

  5. ema
    ema says:

    dalam rencana studi selalu menyertakan Tuhan di dalamnya.
    seperti waktu pertama mendaftar ke salah satu kampus swasta yang katanya harus menjalani perkuliahan selama 3 tahun kalau lanjutan dari D1, sungguh jauh di luar taget karna yang saya inginkan penyelesaikan stara 1 itu cuma 2 tahun.
    dan puji Tuhan target saya akhirnya terkabulkan dan sekarang dalam proses menyusun skripsi, dan aku tahu semua karna campur tangan Tuhan semoga Tuhan selalu menyertai dan memberikan segala kemudahan hingga di sidang nanti. demikian juga dalam hal biaya dan apa yang saya butuhkan Tuhan sediakan pada waktunya, sangat luar biasa berjalan bersama Tuhan.
    bersama Tuhan tiada yang mustahil.

    Love JESUS FOREVER…..

  6. Angel Mikha
    Angel Mikha says:

    Berjalan bersama Tuhan merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Ketika merasa tidak mampu, aku tahu bahwa Tuhan siap menanggung segala beban yang kurasakan. Studi yang kujalani hari ini merupakan sebuah proses yang sedang berlangsung. Segala perencanaan dan segala sesuatu yang sudah terjadi aku mengucap syukur untuk itu semua. Meskipun, ada saat-saat terasa berat dimana sulit untuk mengucap syukur karena ada hal yang tidak sesuai dengan harapan terjadi. Namun, dari hal itu aku belajar untuk bisa mengucap syukur dalam segala hal. Saat ini aku sedang berusaha menyelsaikan studi di perguruan tinggi yang sedang Tuhan percayakan padaku. Untuk itu semua aku menyerahkan segalahnya di dalam tangan Tuhan.

    Studi yang sedang masing-masing kita jalani adalah sebuah anugerah yang DIA berikan untuk kita bisa mengembangkan diri kita untuk menjadi anak-anak-Nya yang membawa dampak positif yang besar bagi diri kita, orang lain, bangsa ini dan yang paling utama menjadi anak-Nya yang memuliakan DIA..^^

    Jesus bless us

  7. Vallen
    Vallen says:

    Dalam pekerjaan, aku tau begitu banyak tantangan yang menghadang. meskipun aku masih belajar dalam pekerjaan dan baru terjun ke dunia kerja Namun ku mau berharap pada tuhan yesus.. Semua yang ku Lewati sampai Saat ini Semua dan Semua karena Tuhan..

  8. rudi panjaitan
    rudi panjaitan says:

    slamat pagi smua…..
    Didalam sgala hal kita harus melibatkan Tuhan bukan hanya didalam study, tapi say pribadi saya selalu mengandalkan Tuhan tiap saat saya mau bertindak terutama didalam study saya. Karna banyak hal yg manusia tidak sadari jika mereka memiliki kelebihan di bidang Akademis mereka menganggap bahwa merekalah “King of the King”.
    saya hanya ingin berpesan sedikit disini, jaganlah mengandalkan kekuatan atau kemampuan kita sendiri karna smua itu terbatas. libatkanlah Tuhan dalam sgala tindakanmu.
    Tuhan memberkati

  9. Maria
    Maria says:

    Untuk semua yang telah aku lewati dalam studiku, semua karena Tuhan,
    Baik suka maupun duka,
    Tuhan selalu menyertaiku,menguatkanku.
    Aku percaya,Tuhan punya rencana yang indah untuk studiku,
    Dan aku percaya kalau perguruan tinggi tempat studiku saat ini, Tuhan yang pilihkan untukku,
    Aku takkan pernah lupa saat mujizat tejadi ketika tes masuk, aku yang lemah dlm pelajaran biologi dan matematika, dapat dengan mudah menjawab soal2 tsb, aku merasa ada yang menuntunku untuk menjawab semua soal2 tes itu..dan saat pengumuman namaku terpampang d sana. .. Puji Tuhan 🙂

    “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Petrus 5:7)

  10. Nadilla Audy
    Nadilla Audy says:

    Aku hanya berserah saja sama Tuhan
    jika Tuhan berkata “Ya” pasti akan kulakukan sebaik mungkin
    tetapi jika Tuhan berkata “Tidak” pasti Ia masih punya jalan terbaik untukku.

    Selama ini Tuhan telah menolongku dalam bidang studi ku..
    aku tidak mungkin dapat peringkat 3 besar di kelas tanpa hasil rencana Tuhan, tetapi kali ini Tuhan telah memberikanku dan keluarga ku kebahagiaan dalam segala bidang studiku sekarang.

  11. Anastasya
    Anastasya says:

    Waktu itu disekolah ada ulangan matematika,bagi aku ulangan mtk adalah ulangan yang sangat payah.walaupun aku sudah belajar toh terkadang aku pun mendapatkan nilai merah. one day,ada ulangan mtk yg ke 2 aku pun berusaha belajar dan aku pun masih takut, aku teringat bahwa dalam persoalan yg kta hdapi pasti ada jalannya. aku pun berdoa kpd tuhan “Tuhan,hari ini ada ulangan mtk. aku sudah berusaha belajar,mudah2an aku bisa mengerjakan dan tidak merah dan kalaupun nanti aku merah aku akan tetap bersyukur dan pasrah serta tuhan kuatkan hatiku agar tidak menangis.amin. dan tak ku sangka keajaiban tuhan sangat amat amazing,aku pun bisa mengerjakan semua soal dengan lancar dan aku pun berhasil. Thanks jesus.

  12. Funny Chandra
    Funny Chandra says:

    Bagaimana saya melibatkan Tuhan dalam rencana studi saya..
    Sejak kecil saya punya cita-cita, mau jadi macem-macem, pernah mau jadi pemain tenis, Sailor, dll. Tapi akhirnya saya menekuni dunia kedokteran. Sekarang saya sedang menempuh studi profesi kedokteran atau istilahnya lagi ‘koas’ dan dalam penyertaan Tuhan, akhir tahun ini selesai.(aminnn..)

    Saya flashback bagaimana Tuhan menuntun saya sampai saat ini. Saya ingat waktu SMA ikut tes IQ dari sekolah,dan tertulis rekomedasi plg pertama adalah kedokteran. Dalam hati, wew.. apa iya ini otak sanggup. Seiring berjalannya waktu, saya jalanin SMA jurusan IPA, saya makin sadar bahwa memang bidang ini memang yang paling saya suka dibanding yang lain dan bersyukur banget orang tua saya sangat mendukung untuk saya masuk kedokteran. Akhirnya saya mantap bilang Tuhan saya mau jadi dokter dan pelayanan lewat profesi ini. SMA 3 awal mulai mendaftar2 di beberapa universitas, dan ternyata ga ada yang murah ya masuk kedokteran, uang dari mana. Saya coba lewat jalur raport (tanpa tes) dan bersyukur syaratnya memenuhi dan akhirnya langsung keterima dengan biaya yang paling murah. Orang tua saya bilang ga usa khawatir soal biaya, Tuhan selalu kasih cukup.

    dan akhirnya saya masuk jalani tahun demi tahun pendidikan kedokteran. Pembina saya ajarin untuk selalu tulis rencana, target kapan kamu mau lulus, kamu mau dapat nilai berapa. Saya tulis dalam life journal saya, saya mau lulus tepat waktu sarjana kedokteran dalam 3,5 tahun dengan IP diatas 3,3. Lulus profesi dokter akhir tahun 2013.

    Jalannya ga mudah,sekitar tahun ke 2 saya kuliah papa dipensiunkan dini karena gesekan2 dari bawahan di kantor, dan ga berpenghasilan lagi, sedangkan masih 3 tahun saya studi. Stres Tp Tuhan selalu memelihara dan menyediakan apa yang kita perlu, keluarga temen2 yang support dan doain, dan Tuhan mampukan saya untuk melewati setiap ujian-ujian yang ada. tahun 2012 awal saya lulus tepat waktu dengan IP yang sedikit melebihi target.
    Ga sangka, semua hanya karena penyertaan Tuhan saya bisa melewati ini. Perjuangan masih berlanjut dan yang pasti dan yang selalu saya pegang adalah bahwa Tuhan Yesus setia dan Ia selalu memberikan yang terbaik buat kita semua, anak2Nya.

    God hath not promised skies always blue,
    Flower-strewn pathways all our lives through;
    God hath not promised sun without rain,
    Joy without sorrow, peace without pain.
    But God hath promised strength for the day,
    Rest for the labor, light for the way,
    Grace for the trials, help from above,
    Unfailing sympathy, undying love.

    God bless us. 🙂

  13. Sally
    Sally says:

    Saya selalu melibatkan Tuhan dalam segala hal, terutama dalam studi saya. Tuhan juga bekerja luar biasa. PertolonganNya sangat sangat luar biasa dalam hidup saya. Segala biaya, maupun hasil yang saya dapat, Tuhan selalu campur tangan di dalamnya.
    “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6: 33
    GOD Bless us~

  14. Priskila Dewi Setyawan
    Priskila Dewi Setyawan says:

    Hai teman2…aku berterimakasih buat sharing2 kalian nih…menguatkan,jd terharu…
    ada bbrp hal yg terjadi padaku di mana Tuhan yg memilihku dan menyelamatkanku melalui berbagai hal yg baru kusadari akhir2 ini…
    1. waktu sekolah di SMP swasta aku mulai mendengar firman Tuhan dan tertarik mempelajarinya karena guru agamaku yg begitu beriman dan menggebu-gebu menceritakan ttg Injil..padahal SMP ku itu bukan SMP yg kuinginkan tp SMP yg diinginkan keluargaku..

    2. SMA aku ingin masuk d swasta dan sudah janjian dgn sahabatku, tp malah keluargaku ingin aku di negeri…sedih tp aku membawanya dlm doa…
    aku pun diterima di SMA negeri…
    nah di SMA ku itu ada kakak kelas yang menjelaskan mengenai kebaikan, baptis, pelayanan, ibadah dan usaha2 manusia tdk bs bawa manusia pd keselamatan (Efesus 2:8-10 dan Yesaya 64:6).
    Cara untuk bisa kembali bersekutu dgn Bapa adl:
    -mengakui dosa secara detail dan bertobat (1 Yoh 1:9),
    -mengakui Tuhan Yesus telah menyelamatkanku dari maut, dosa dan iblis shg aku pun bs menang melawan apapun bersama Nya (1 Petrus 3: 18),
    -percaya dengan sungguh2 dan mengundang Tuhan Yesus Kristus masuk dalam hati sebagai Tuhan dan Juru Selamat Pribadi (Yohanes 1: 12)…
    setelah aku melakukan itu semua, aku percaya aku tdk bs dipisahkan dr Bapa(Yoh 5:24).
    Lalu aku dan temanku ikut Pemahaman Alkitab.Kakak PA ku itu tdk bs menjadi kakak PA lg krn sibuk.

    3.ketika Universitas aku ingin masuk swasta dan sudah diterima. keluargaku ingin aku di negeri lagi…saat itu sgt sedih tp aku membawanya dlm doa…tiap hari aku doa terus mohon kekuatan dr Tuhan spy bs memahami kehendak Nya padaku.
    akhirnya pada suatu saat, aku bertemu dgn kakak rohani yg mengajakku Pemahaman Alkitab lagi..
    aku memang rindu PA, jd aku mau..Lalu aku PA dgn kakak dan sahabat baru pula..
    nah sejak saat itu aku rindu saat teduh, doa, dan Bible reading…dulunya bolong2…
    setelah itu aku bersama banyak teman2 dan sahabat2 yg sama2 mengejar pertumbuhan bersekutu dan saling menguatkan, saling mendoakan juga.
    aku bersyukur sekali memiliki Bapa yg sangat mengasihiku dan mengirimkan sahabat2 yg peduli yg selalu menyemangatiku..

    4. saat aku putus asa dan ingin menyerah dgn jurnal dan skripsi krn ada banyak masalah yg terjadi (skripsiku dicuri dll), aku terus berdoa pada Bapa.
    Tiap kali jatuh dan sedih dgn ejekan2 orang,Tuhan menyemangatiku melalui komunitasku,doa dan firman Nya, terutama Roma 8:28 dan Filipi 4:13.
    aku percaya Tuhan menyertai masuk dan keluar ku dari universitas spt Ia menyertai bgs Israel sampai Tanah Perjanjian, ini juga dikatakan oleh sahabatku..saat ini aku sedang menunggu wisuda Juni ini…

    5. Selain itu,aku juga memiliki kerinduan untuk bersaksi utk menyenangkan Tuhan.Aku menemukan seorang sahabat di mana dia itu sekolah di SMA dan universitas yg kuinginkan,tp ternyata dia mengira ke Gereja saja cukup dan tidak ada yg menceritakannya ttg cara mendapat keselamatan yg kutulis di nmr 3 di atas.
    Aku mulai bersyukur sejak saat itu. Ternyata Tuhan pakai aku untuk sekolah di SMP, SMA, dan universitas yg tdk kuinginkan tsb tu bukan kebetulan tp krn Ia pny rencana terindah utk ku spy aku jd anak Nya dan bersaksi pd byk orang termasuk sahabatku itu.
    Aku rindu bersaksi mulai detik itu…
    Lalu aku jg menyemangati teman2ku yg galau dgn skripsi dll krn aku sudah mengalaminya, jd tdk hanya kata2 aja.

    6.BERSYUKUR SEKALI setelah sekian lama mengalami kesulitan aku baru memahami kehendak Tuhan, ada mutiara indah di balik duka2 ku…
    aku jadi bisa menguatkan banyak teman dan bersaksi pada byk orang…
    mungkin kalo aku ga masuk di sekolah2 itu dan ga mengalami kesulitan, aku rapuh dan ga bs jd beriman kuat spt sekarang ini. Aku sgt terkesan dgn karya2 Tuhan yg sudah memilihku mjd anak Nya dan pekerja Nya terutama 1 Korintus 15: 10 a “Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia.”

    *Pesanku untuk sobat2 warungsatekamu: apapun yang terjadi, meski kita tdk tahu knp smua hrs terjadi, tetap berdoa dan berjuang ya…Never give up….
    Impossible is nothing when we pray, trust, and try to give the best for the Lord. All praises are just for Him. God bless us.
    ^_________^

  15. andrewan lyonus
    andrewan lyonus says:

    waktu itu sih berdoa setiap hari minta tolong Tuhan yang pimpin, jadi studi apapun saya minta tolong Tuhan yang sertai biar apa yang dijalanin bisa seperti yang Tuhan kehendaki

  16. simeon
    simeon says:

    tetap memprioritaskan Tuhan dalam segala hal termasuk dalam sutdi kita.
    hal tersebut merupakan kunci dalam meraih kesuksesan di masa depan.

    😀

  17. Rima
    Rima says:

    saya mau sharing soal studia saya..
    saya mencari judul, mengolah data, skripsi sampai ujian akhir saya, hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan,, mungkin ada tmn2 yg membaca itu hal biasa tapi di fakultas saya itu hal yang luar biasa,, dan itu bisa terjadi hanya karena Tuhan. Tuhan mengajarkan saya u/ beriman, dan ayat pegangan saya selama saya menyusun tugas akhir saya ini yaitu Matius 9:29b”jadilah menurut imanmu” bahkan selalu menjadi wllp di desktop sya. waktu saya mendapat blanko pnyusunan skripsi, di setiap lembar Tuhan menuntun saya itu menuliskan bulan apa saya ingin lulus dan saya lakukan itu padahal tidak ada seorang mahasiswa yg berhak meksakan khndak mereka kpd dosen pembimbing or dll, krn sesuai prosedur harus 3 bulan,, tapi itulah hebatNya Tuhan,, dan yang ingin saya bagikan juga,, saat kita berusaha untuk meraih impian kita, dan melibatkan Tuhan didlmnya,, INGAT!! Tuhan pasti tolong!! PERCAYA dech,, dan INGAT juga,, saat kita berusaha sampai yg paling maksimal, saat itu juga kita akan sangat cepat melihat rencana indah Tuhan,, mungkin itu yang bisa saya bagikan,, dan inilah pengalaman indah saya,,, Tuhan Yesus baik buat saya, Tuhan Yesus juga baik buat kamu,, 🙂 SEMANGAT buat semua sdara2 yg lagi nyusun tugas akhir,, apapun yang terjadi #GodIsGood 🙂 God bless you fulll… 🙂

  18. Kartika E.S
    Kartika E.S says:

    Pada saya kelas 3 smp, saya bener” pengen buat masuk ke sebuah sekolah swasta kejuruan ‘pariwisata’ di bilangan Tangerang tapi alhasil karena orang tua gak gitu mendukung, sehingga saya akhirnya melanjutkan sma saya di sekolah yang sama. Pas kelas 1 SMA sem 1 adalah waktu berat bagi saya. Sampe ada suatu titik aku bener” menyerah dan akhirnya aku bilang ke orang tua kalau aku pengen pindah ke sekolah kejuruan yang sebelumnya saya inginkan. Singkat cerita saya tes masuk di sekolah itu dan keterima dengan sangat mudah. 3 bulan sudah saya di SMA dan saya pengen ke SMK. Saya kira itu jalan Tuhan karena saya keterima di SMK tersebut dengan cara yang sangat gampang. Tapi kehendakNya berbeda dengan keinginan saya sehingga akhirnya saya kembali meneruskan sekolah saya di SMA tersebut.

    Waktu gak jadi pindah, aku bilang ke orang tuaku kalau nanti setelah kelas 2 SMA aku pengen pindah langsung keluar negri aja karena satu dan lain hal. Pada saat saya memilih tempat tujuan belajar saya, saya udah bener” kukuh dengan negara kangguru tapi kenyataannya bilang NO padahal udah keterima di 2 universitas disana. Sedikit kecewa soalnya ditarik ulur terus sehingga saya mencari destinasi lain yaitu negara Kiwi. Sadly, negara itu gak ada universitas bagus buat hospitality. Hingga akhirnya saya mikir untuk melanjutkan di negara Singa. Karena satu dua hal orang tua saya gak mengijinkan. Sedih dan udah gak ada harapan karena apa yang aku pengen orang tua tarik ulur dan kurang mendukung.

    Liburan natal 2010 saya mendapat kesempatan buat ikut tour ke negri siam dan negri jiran. Hingga akhirnya papa saya memaksa saya secara halus buat sekolah di negri jiran yang saya gak pernah pikirin. Sulit menerima kenyataan tapi saya taat sama papa saya karena aku tahu, Tuhan memiliki rencana untukku disini.

    Juli 2011 saya akhirnya tiba di negri ini. Negri yang mayoritas penduduknya adalah ‘tetangga kita’. Susah menerima kenyataan. Ada rasa bimbang, takut, dkknya. Tapi Tuhan teguhin aku lewat Yosua 1:9. Dari situ pun aku dikuatkan hingga aku bisa bertahan sampe sekarang ini.

    Sekarang, saat saya flash back kebelakang, saya belajar banyak tentang memutuskan rencanaku dalam segala hal. Melibatkan Tuhan adalah hal yang sangat penting untuk memutuskan banyak hal. Tanpa penyertaan dan izin dari Tuhan, rencana yg menurut kita sangat baguspun akan sia- sia. Buat temen” semua, percayakan studi mu sama Tuhan sebab Ia yang memegang masa depan kita. Sesulit apapun studi yang sedang kita hadapi, serahkanlah pada Tuhan dan jangan lupa Ora et Labora

  19. Patty
    Patty says:

    Terimaksih untuk semua yang mau menulis komentar diatas….saat saya sedang bergumul dalam studi saya, saya mencari banyak firman Tuhan dan mau tahu apa yang Tuhan kehendaki (ini menjadi cara saya untuk paham dan dikuatkan),,Awal cerita saya menghadapi banyak pergumulan dalam penyusunan skripsi..saat teman2 saya mengambil data awal, saya masih bergumul untuk mencari semnagat dlm mengerjakan skripsi ini (saat itu saya seperti jenuh dan tidak ingin mengerjakan skripsi ini).namun Tuhan pulihkan..kemudian saat teman teman saya sudah seminar proposal (saya masih menanti, dan dengan banyak air mata,dan doa, hampir sekitar 1,5bulan baru saya bisa melaksanakan seminar proposal, saat itu lagu kemenanganku by mike mohede dan tak ada yang mustahil by maria sandy, menjadi kekuatan dan penghiburan…kemudian saya harus bergumul lagi untuk penelitian saya, dimana surat saya waktu itu setelah 2 minggu baru didisposisi, padahal teman teman saya sudah meneliti dan sudah hampir selesai,,,tapi saya tetap tahu TUHAN punya rencana, saat menunggu disposisi surat itu saya belajar untuk andalkan TUHAN sebab waktu itu bisa sj saya andalkan manusia u/ bantu, tpi TUHAN sudah berfirman lebih dahulu untuk “diam dan tenang” menunggu IA bertindak).. suatu saat di tanggal 20 mei 13 baru baru ini saya sedang bergumul untuk maju dalam seminar hasil (saat itu rubik ini saat saya temukan, dan jadi penguatan)..saat itu batas akhir seminar hasil adalah tgl 23 mei, seminar hasil adalah persyaratan berkas untuk dapat mengikuti wisuda di bulan juni (jadi jika saya tidak melakukakannya saya akan wisuda pada periode berikutnya)..saat itu saya merasa terpuruk, lemah dan begitu takut, taman teman sudah disetujui saya masih konsul untuk disetujui.,ada masa masa saya mersa kalah, merasa apa mungkin, merasa apakah ini yang tuhan mau atau yang itu..saat seperti itu saya berdoa dan merenungkan firman TUHAN..saya bilang TUHAN tunjukkan mujizat mu, saya percaya akan melihat kemuliaan mu jika saya percaya (yohanes 11:40)..saya mengKLAIM semua janji TUHAN,,kemudian saat sedang membaca renungan rbc, saya melihat rubrik sharing ini, saya lalu membaca komentar2 diatas, membaca, mengingat dan memegang janji janji TUHAN menjadi kekuatan untuk hidup saya…”TUHAN YESUS SAYA,PASTI SANGGUP, TAK ADA YANG MUSTAHIL BAGINYA”,,semua sudah mustahil untuk saya,, tinggal beberapa hari dan pembimbing saya belum menyetujui draft hasil penelitian saya…tapi tepat diwaktu yang TUHAN mau, saya seminar hasil pukul 10.00 (dihari terakhir tgl 23mei)…mustahil bagi manuisa , TIDAK untuk YESUS..dan berkas saya bisa beres untuk saya masukkan….akhirnya walaupun saya cenderung terlambat untuk seminar hasil dan proposal,,,tapi itulah waktu yang tepat yang TUHAN sediakan,,,diakhir penyusunan ini saya harus mengikuti kembali ujian meja, saat itu semua teman saya baik yang sudah seminar proposal dan hasil duluan dari saya..pada akhirnya kami semua bersama sama ujian meja (di tgl 29 dan 30mei)…saat selesai ujian meja rasa syukur meluap luap dari hatiku,,siapakah aku sehingga semua yang terbaik dan begitu tepat mau TUHAN lakukan untuk ku…terlalu banyak kebaikannya yang perlu kurenungkan dan syukuri….saat ini saya sedang menyelesaikan semua skripsi ku dan dengan kekuatan dan kasih Kristus saya akan wisuda pada 20juni kedepan…jadi saat dalam studi sepertinya usahamu gagal, sepertinya kau tertinggal, sepertinya semua mustahil, sepertinya kau kalah dibanding yg lain, sepertinya pengharapan dan semangatmu padam…..percayalah masih ada TUHAN, IA masih YESUS yang sama seperti yang dulu, banyak janji yang IA beri dan IA mau kita percaya…banyak firman, renungan harian, kisah alkitab, lagu rohani menjadi kekuatan hidup ku (maz 121, yes 53:1-5, yes 55;8, 1kor2:9 dan firman alkitab lainnya menjadi kekuatan dan penghiburan…..selamat menempuh studi., andalkan TUHAN didalam setiap hal dihidup,,,walau mungkin jalannya kelam…YANG TERKUAT dan TERHEBAT disisimu…terimaksih untuk semua yang mau berbagi kisah di atas,,,mari berbagi untuk saling dikuatkan satu dengan yang lain…..(bukan kebetulan saya mndapatkan rubik sharing ini, sehingga saya dikuatkan dan tergerak juga untuk menulis kisah kasih KRISTUS dlm studi saya)…

  20. Luvita Sitio
    Luvita Sitio says:

    Dari kegagalan kegagalan yang ku alami saat ini, tepatnya di studi ku, aku belajar bahwa ini la yang terbaik buat ku, belajar buat mengikhlaskan semua yang terjadi. rencana-rencana ku yang baik di mata ku belum tentu baik juga di mata Tuhan.
    Rencana nya Jauh lebih indah 🙂
    I believe 😉
    Godbless 🙂

  21. MADRI
    MADRI says:

    Melihat setiap langkah yang dilewati( baik itu keputusan yag dipilih dan keputusan dosen) sebagai Rencana Tuhan……jadi yaaaaa jalani dengan tetap berpengharapan cuma sama Yesus

  22. Felisita
    Felisita says:

    Semua cita’ dan studi saya, saya serahkan kepada Tuhan, biarlah Tuhan yang mngaturnya… Sya hnya bisa mnjalankan sebisa saya. Dan berhrap Tuhan selalu memberikan jalan yang terbaik…

  23. Mr.Louis
    Mr.Louis says:

    TERLALU BANYAK PERBUATAN TUHAN DALAM HIDUP GW,gw orangnya lahir dari keluarga sederhana dan juga keluarga yang aktiv dlam persekutuan dengan Tuhan,..waktu gw mau masuk perguruan tinggi negeri mama gw nga kasih karena ketidak mampuan secara ekonomi,.tetapi Tuhan memberikan jawaban,Tuhan memberikan kasih,Tuhan memberikan kemurahan sehingga gw bisa masuk menikmati jenjang pendidikan negeri dgn bantuan beasiswa pemerintah pusat,dan bulan depan ini Kalau Tuhan berkenan Pasti Akan sarjana,…
    Yang jelas dalam sebuah perjalanan ini terlalu banyak proses..tetapi yng di inginkn Tuhan adalah SETIA.
    semoga memberkati.Amin

  24. Karin
    Karin says:

    Terima kasih atas sharingnya, sangat menguatkan saya disaat-saat kelam ini, semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  25. Ibrahim Tefi
    Ibrahim Tefi says:

    Hay teman2 seiman,,,
    sesuai dengan pengalaman saya saat kulia dan melakukan penelitian di Jurusan Kimia FST UNDANA Kupang,,, bagi saya kulia di Kimia sampai harus melakukan penelitian itu sngt berat,, karna dlm penelitian itu, kita harus mndpatkan sesuatu yang baru…. Namun aku berpiqir bhwa Tuhan kita itu Adil pada ciptaanx,,,Dia tdk akan tinggalkn saya sndiri untuk menanggung smua ini,,Dia pasti bersama saya.. Dan sesuai dgn prinsip saya yaitu selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal,,n pada akhirx penelitian sy berhasil shingga selesai tepat waktu… Intix Berdoa mnta pertolongan Tuhan,,, miliki selalu semangat juang yg tinggi,,jangan slalu putus asa degn keadaan…Kita masih pnya Tuhan, dtg pada-Nya dan memohon.

    PRINSIP saya” Bersama Tuhan Aku Bisa”

    tips ini smoga bermanfaat bagi kita smua…Tuhan Yesus Memberkati.

  26. Devita
    Devita says:

    saya mahasiswa semester akhir di salah satu PTN, saat ini saya sedang bergumul dgn tugas akhir saya (skripsi). Dosen pembimbing 1 dan 2 saya merupakan org-org yang sangat sibuk, hal ini membuat harapan saya untuk seminar proposal cepat telah pupus. terkadang saya jenuh, putus asa dan iri hati melihat kelancaran studi teman2ku yg lain. Keinginan utk cepat tamat sering kali membuatku lupa bersyukur atas apa yg telah ku peroleh sejauh ini. Namun, tulisan2/cerita motivasi di blog ini menginspirasi aku bahwa MASIH ADA TUHAN. Tuhan sendiri yg mengatakan MINTALAH MAKA AKAN DIBERIKAN. betapa dia telah menyediakan lebih banyak dari apa yg kita butuhkan, hanya perlu mengIMANi apa yg kita lakukan dan doakan. sekarang aku bisa lebih berpengharapan pada Tuhan, aku yakin dan percaya Tuhan memilihkan aku dosen Pembimbing bukan dgn asal2an, TUHAN PUNYA RENCANA atas diriku yg jauh lebih baik dari rencanaku
    GOD BLESS OUR STUDI

  27. ARIATI de FRETES
    ARIATI de FRETES says:

    saya mahasiswa semester tujuh univesitas halmahera.. seluruh rencana studiku serahkan ke dalam tangan Tuhan, karna banyak kendala banyak ujian dalam menjalankan studiku, terkadang banyak pekerjaan yg tidak terselesaikan kadang aku merasa bosan dalam mengerjakan tugas-tugas,, tetapi saya sebagai anak Tuhan… percaya jika kita rajin berkomunikasi dengan Tuhan.. sang pemberi.. semua pekerjaan seberat apapun akan terselesaikan dgn baik, tnpa merasa beban.. karna Tuhan menuntun dan mgangkat beban yang ada pada kita.. setiap org yg meraih kesuksean bukanlah mudah tidak semudah membalik telapak tangan.. tetapi saya percaya jika, kita berjalan bersama Tuhan, melibatkan Tuhan dalam semua rencana pasti akan berhasil.. I LOVE JESUS

  28. Sarmitha
    Sarmitha says:

    Terimakasih atas sharingnya, semoga saya juga dipulihkan dan dikuatkan dalam menghadapi proses akhir studi saya. Mohon doanya:-) God Bless us

  29. hilda
    hilda says:

    Praise the lord for his glory..
    So thank you so much Jesus.. semua ini bisa terjadi hanya krna kasih karunia-Mu. Sedikit sharing pengalaman. 3,5 tahun yg lalu masuk di kampus yg sama skali tdk pernah sy inginkan, tdk prnah trpikir sedikit pun. Rasa kecewa,malu,putus asa semua berkumpul menjdi satu. Tapi yg ku tau Tuhan selalu punya rencana yg indah buat sy. Sampai disaat akhir penyelesaian studi. Pergumulan kmbali mnghampiri. Ketemu pembimbing dan penguji yg semua.y tdk mengenal-Mu Jesus, tapi krna berkat kasih dan pertolongan-Nya tahap demi tahap bisa trlewati. Tdk sekali sy mendapat batu sandungan, berkali2 sy mendapat tantangan yg tdk kecil, dpat pembimbing yg super sibuk, penelitian yg hampir gagal, hingga tahap terakhir pass saat sy sdh mau naik ujian meja masih diterpah cobaan dan serasa ini cobaan yg paling besar. Sy tdk bisa maju ujian krn salah satu pembibing tdk mau ttd. Oh God, ini kh jalan trbaik yg Engkau berikan ? Gejolak batin pun mulai trguncang kembali. Lelah ? Sngt lelah. Putus asah ? Iya. Tapii Puji Tuhan, akhir.y semua berbuah manis.. Pertolangan Tuhan mmng tdk pernah trlambat dan tdk pernah terlalu cepat. TUHAN MEMBUAT SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTU-NYA DAN PERTOLONGAN-NYA TEPAT PADA WAKTU-NYA. Trimakasih Tuhan Yesus, Engkau sangat baik. Engkau Bapa yg sangat ajaib. Trimakasih buat orng tua yg selalu mendukung, slalu mengajari untuk berserah kepada-Mu. 5 Juni 2015 adalah bukti, bukti bahwa Engaku memang sangat ajaib. Thank you Jesus..

  30. Meri
    Meri says:

    Tuhan berkati dan lindungi ujian skripsi ku hari ini biar semuanya bisa lancar dan saya bisa lulus ujian.

  31. Selvi
    Selvi says:

    Syaloom, saya mahasiswa semester 7 di UHO,fak. perikanan & ilmu kelautan.. tepatnya 2 minggu yg lalu saya ujian proposal.. hampir semua teman-teman bahkan dosen pembimbing saya mengatakan bahwa penelitian yang saya angkat, sangat susah. bahkan dosen yg sering mengerjakan hal yg berkaitan dgn itu pun merasa tak mampu. sy sempat merasa drop, dan berfikir untuk mengganti judul.. namun ketika saya merenung, sy merasakan suara Tuhan berkata, bahwa tdk ada yg mustahil bagi-Nya.. Seketika saya merasa dikuatkan. dan saya sadar bahwa saya punya Tuhan Yesus dan Bunda Maria yg senantiasa membimbingku, menganggkatku saat aku jatuh…
    yang terpenting adalah selalu menjadikan Tuhan sebagai sosok yang paling tepat untuk dijadikan teman curhat.. yakin dan percaya slalu ada jalan.

    merci Jesus..

  32. jaycinAgnes
    jaycinAgnes says:

    Saat waktu aku dulu punya banyak kekurangan trus aku di situ merasa putus asa dulu waktu aq kelas 1 smp nilai aku rendah , smnjk aku sdh naik kls 2 smp aku terus mencari kesempatan untuk berusaha yaitu berdoa.. saat nya aku berserah pada tuhan ketika aku tidak mampu melakukan dgn usahaku sendiri akhirnya aku trrus berdoa pada tuhan dan tdk prnh berhenti berdoa namun terkadang tuhan tdk jwb doaku secara langsung aku terus menunggu demi hari kedepan aku bljr akhirnya aku mendapt nilai yg terbaik didlm kelas trus mtk itu aku sanggup mengerjakan padahal dulu aku itu tdk tw apa2,, akhirnya disitu aku yakin dan percaya pada tuhan pada saat sdh bulan kedepan tuhan sdh menjwb doaku akhirnya aq mendapt peringkt terbaik dan aku msuk dikelas trbaik.. itulah mujizat tuhan yg luar biasa..
    Mulai skrg ini aku harus saatnya berserah pada tuhan..
    Bahkan pun menurut dimata manusia melihat aku ada kekurangan tapi dimata tuhan tidak, tpi aku besyukur punya nilai trbaik.. aku percaaya dgn janjinya.

  33. Eva Junita
    Eva Junita says:

    Saya mahasiswi semester 7 di universitas swasta..
    saya sedang proses penyelesaian skripsi. saya memiliki target untuk menyelesaian studi dalam waktu 3 stengah tahun, dan saat ini saya sedang mengalami masalah dalam penelitian saya, karna data yang saya butuhkan tidak bisa dikeluarkan oleh perusahaan yang saya teliti. sementara dosen pembimbing saya sudah menekan saya untuk melengkapi isi proposal saya. dan sampai saat ini saya belum juga acc proposal, sementara waktu semakin sedikit, dan teman2 saya sudah ada yang acc proposal dan seminar proposal,.. dan terkadang saya putus asa ketika saya sedang bimbingan, karna setiap saya bimbingan pasti ada penekanan dan yg membuat saya jenuh.. Tuhan pasti tahu apa yang saya rasakan saat ini.. mungkin dengan kesulitan yang saya alami ini mampu mengajarkan saya untuk lebih sabar menghadapi keadaan dan lebih mengandalkan Yesus dalam segala hal. tanpa Yesus saya tidak mampu menjalani kesulitan ini. dan saya tetap berdoa kepada Yesus agar skripsi ku ini dapat selesai tepat waktu.. dan target saya kuliah 3 stengah tahun tetap saya pertahankan.. karna saya percaya Tuhan akan selalu bersamaku dan tak akan pernah meninggalkan ku sedetik pun. semoga saya bisa wisuda bulan april nanti. Amin. Yesus Memberkati kita semua.

  34. Novela
    Novela says:

    Aku percaya bahwa Tuhan merancangkan Damai sejahtera kepada setiap orang bukan rancangan kecelakaan… 🙂
    DIA yang membawaku ke perguruan tinggi ini, ketika aku mengalami kesulitan dan tantangan yang datang, puji Tuhan Roh Kudus selalu mengingatkanku untuk kembali merenungkan firmanNya, mesikpun teman2ku datang dengan kemampuan mereka tetapi aku yakin bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan, dan genaplah firman Tuhan bahwa di dalam kesesakan disitu kuasa Tuhan dinyatakan 🙂

    Aku bersyukur karena, ketika aku kuatir akan masa depanku aku diingatkan Tuhan dengan ayat yang belum pernah aku baca dan ku temui, yaitu 1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

    Tetap andalkan Tuhan dan pegang JanjiNya 🙂

  35. Oppir Hutapea
    Oppir Hutapea says:

    Aku sedang dalam pergumulan dalam studi, Aku tahu Tuhan itu baik, tapi kadang-kadang saya bingung dan tidak mengerti, Saya sudah mencoba untuk lebih baik tapi seolah tak tak ada perubahaan. Mohon doa untuk ku teman-teman. Tuhan Yesus Memberkati

  36. andri elberson
    andri elberson says:

    saya pernah mengalami pergumulan karena nilai ujian yg saya harapkan tidak sesuai dengan keinginan saya. Sejak itu saya sadar, kalau trnyata selama ini saya hanya mengandalkan kemampuan saya sendiri. Namun ketika saya di doakan oleh seorang pendeta, pendeta tersebut melayani dengan membacakan Amsal 3:5 yang tertulis; “percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri. Saya langsung teringat kalau selama ini saya tidak pernah mengandalkan Tuhan.
    Lalu pada bacaan yg kedua, pendeta itu membaca Yeremia 17:7 yang tertulis ; ” Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya kepada Tuhan.
    saat itu saya merasa bersalah dan saya merasa menyesal. seandainya dari dulu saya selalu percaya akan kuasanya yang besar, nilai saya tidak akan seburuk itu.
    lalu semenjak itu saya berubah. saya selalu mengandalkan tuhan dan selalu berharap hanya kepada Tuhan. Karna saya percaya akan kuasanya yang ajaib.

  37. rebeca panggabean
    rebeca panggabean says:

    Apapun yang dilakukan selalu dalam nama yesus,apapun hasilnya diserahkan pada tuhan.asalkan tuhan ikut campur tangan dalam prosesnya

  38. amelianoviandita
    amelianoviandita says:

    Hi. Shalom.
    Aku lulusan tahun ini yang lg berjuang mendapatkan PTN. Karena saya sudah 3x ditolak oleh PTN yang saya inginkan. Sakit hati, lelah, kecewa campur aduk rasanya.. Sempat protes ke Tuhan, sempat merasa dunia ini gak adil sama sekali. Tapi kita manusia bisa apa? Kita lah yang berusaha Tuhan lah yg menentukan. Saya sempat buta arah saat itu.. Tp Tuhan tetap ingin aku dijalan-Nya untuk selalu berjuang tanpa rasa lelah dan menyerah. Benar kata temen2 semua bahwa apapun yg kita lakukan, LIBATKANLAH TUHAN, karna Tuhanlah yg menentukan, Tuhanlah sang pencipta. Selalu percaya dan pegang janji-Nya. Dan teman2 semua bantu doakan aku supaya aku mendapatkan PTN yang benar2 sedang aku targetkan, Amen.God bless us!

  39. Carisa
    Carisa says:

    Saya mahasiswi di salah satu universitas di Surabaya yg akan memasuki semester 7 saat ini. Saya bukan berasal dari Surabaya sehinngga saya harus koat disana. Di semester enam lalu saya sudah mengajukan proposal skripsi dan puji Tuhan telah selesai, meskipun saya belum mengetahui nilai akhirnya. Saya ingin bersaksi mengenai pengalaman saya yang sebenarnya tidak terjadi pada saat proses pengerjaan skripsi, namun terjadi pada saat saya akan masuk ke semester 4.

    Sebagai informasi awal, saya adalah orang yang sangat pencemas dan penakut. Setiap hal, sekecil apapun itu khususnya yg menyangkut studi saya akan selalu saya pikirkan secara mendetail. Jika terjadi sesuatu yg mengganjal hati saya, saya akan memikirkan hal tersebut berlarut-larut bahkan sampai saya tidak makan da tiidur, apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan studi saya. Kejadiannya terjadi pada saat liburan semester hendak memasuki semester 4. Saat akhir2 libur saya menerima kabar dari teman2 angkatan saya yg mengatakan bahwa dari semua semester, semester 4 merupakan salah satu semesrer terberat. Teman2 saya mendapatkan info tersebut dr kakak kelas. Saat saya mengetahui info tersebutsaya pun langsung panik dan takut, karena memang saya tipe org yg mudah panik. Singkat cerita kekhawatiran menjadi suatu ketakutan dalam diri saya. Saya merasa takut akan gagal pada semester 4 dan rasa takut, cemas seperti mengontrol diri saya. Saya jadi tidak bisa tidur dan tidak berselera untuk makan. Tiap malam saat semua keluarga saya sudah tidur, saya saat teduh di kamar. Saya berdoa dan menangis kepada Tuhan, menceritakan semua ketakutan dan kekhawatiran saya. Saya mengataman pada Tuhan Yesus kalau saya ini tidak mampu melewati semester selanjutnya, saya tidak cukup pintar, saya takut.

    Singkat cerita, beberapa hari sebelum saya kembali Surabaya untuk kuliah saya mengatakan pada org tua saya bahwa saya ingin bertemu dengan salah seorang hamba Tuhan yg memang dekat dng keluarga kami untuk mendoakan saya. Sebagai informasi tidak ada satupun keluarga saya atau orang lain yang mengetahui ketakutan saya mengenai semester selanjutnya ataupun ttg bahwa tiap malam saya menangis dan berdoa sendirian berseru kpd Tuhan Yesus ttg kecemasan, ketakutan dan ketidakmampuan saya. Singkat cerita malam itu juga saya dan org tua saya pergi ke rumah hamba Tuhan tersebut. Ternyata di rumah hamba Tuhan tersebut ada seorang teman org tua saya yg sedang berkunjung ke rumah hamba Tuhan tersebut, teman org tua saya tersebut memiliki karunia untuk menerjemahkan bahasa roh.

    Kemudian saya lalu didoakan, dan hamba Tuhan tersebut berbahasa roh. saya tidak merasa bahwa akan terjadi apapun pada saat itu. Namun kemudian teman orang tua saya tersebut berbicara sesuatu, “Janganlah takut anak Ku, Aku yang akan memberkati engkau, Aku yang akan memberi engkau hikmat dan kepandaian dan Aku yang akan menuntuk engkau da berjalan di depanmu, yang perlu engkau lakukan hanyalah mendekat kepada Ku”. Saat mendengar kata2 itu saya merasa sangat kaget. Karena tidak ada seorangpun baik hamba Tuhan yg mendoakan saya, teman org tua saya dan bahkan org tua saya yg mengetahui kalau saya merasa takut dan cemas untuk menghadapi semester 4. Singkat cerita, kemudian saya pulang dan kemudian di mobil saya menangis dalam diam karena saya mengetahui bahwa Yesus mengetahui tiap isi hati kita dan dia selalu ada bersama kita. Meskipun org lain bahkan org tua tidak mengetahui isi hati kita, Dia mengetahuinya bahkan jauh lebuh mengetahui dari pada diri kita sendiri.

    Setelah saat ini saya menikeh kembali ke saat semester empat tersebut, saya melihat bahwa memang benar Tuhan Yesus telah menyertai saya. Dan Dia menepati janjinya kepada saya, meskipun memang ada banyak rintangan yg tidak mudah yg harus saya lewati tapi sampai hari ini, semester ini saya bisa melewatinya. Saya tahu dan sadar itu bukan karena saya hebat, mamupu ataupub pintar. Itu semua karena Dia selalu bersama dengan saya.

    Jika saat ini mungkin saat saya sudah mulai mengerjakan skripsi, yang jujur buat saya merupakan beban tersendiri dan membuat saya takut dan cemas. Saat saya menoleh kembali ke belakang saya bisa melihat dan percaya bahwa Dia Yesus tetap Tuhan yang sama dulu sekarang maupun esok dan janjinya akan tetap buat saya.

    Satuhal lagi yg saya pelajari dan tanamkan dalam diri saya, meskipun sering kali saya jatuh kembali adalah supaya saya tidak sombong, supaya saya tidak mengandalkan kekuatan saya sendiri. Karena saat saya mengandalankan kekuatan saya sendiri, saya tau segalanya akan terasa atau bahkan memang tidak mungkin. Namun saya berserah dan tetap dekat bersama Dia, mengandalkan kekuatan Nya saya tau saya sudah mendapatkan segalanya yg saya butuhkan dan apa yg buat saya tidak mungkin saya yakin bersamaNya pasti mungkin.

  40. yulius herry
    yulius herry says:

    Thanxs Bunda Maria,atas pemulihanmu.saya awalnya ingin masuk kuliah institut kesenian jakarta,namun ortu tidak mengijinkan.sehingga saya masuk ke prodi teknik sipil untan,,,keputuasaan muncul ketika menghadapi sidang akhir dan saya mulai melakukan doa novena, dan saya sadar bahwa menyelesaikan studi merupakan tindakan membahagiakan ortu, yang satu hal Tuhan memberikan yang terbaik bkn instan,GBU

  41. Yuni artha siregar
    Yuni artha siregar says:

    Aku percaya semua rancangan Tuhan itu indah
    jangan pernah berhenti berharap pada nya
    Percayalah mujizat nyata bagi mu yang percaya dan berharap pada nya 🙂

  42. Brian Bestian Nadeak
    Brian Bestian Nadeak says:

    Syalom teman semua,,disini.saya akan berbagi cerita dan motivasi sedikit meskipun saya sebetulnya merasa belum cukup Bagus untuk memberi motivasi,,
    Sekarang ini saya lagi menjalani studi S1 saya universitas negeri,,didalam studi saya ini begitu banyak pergumulan, mulai dari ttg pertemanan, percintaan, keluarga study dan masih banyak lagi, kalau masalah pertemanan cukup 1 kalimat aja, seburuk apapun teman mu, bersyukurlah karena dia.merupakan alat yg dijadikan Tuhan untuk menguji mental mu,,kembali ke study sangat berat memang karena.waktu sma dulu saya berada di jurusan IPA dan sekarang kuliah di Jurusan IPS,aneh atau kebetulan karena disaat saya mendaftar dari 5 jurusan hanya 1 jurusan ips yakni jurusan saya sekarang,, sempat tidak percaya tapi saya yakin dibalik itu semua terdapat pesan Dari Tuhan Ku Yesus Kristus bahwa terkadang Tuhan tidak memberikan kita apa yg kita inginkan tetapi memberikan apa yg kita butuhkan,,

  43. Ina
    Ina says:

    Saya kecewa dengan diri saya sendiri karena setiap kali ujian saya tidak mengutamakan ibadah ataupun saat teduh dengan Tuhan. Karena saya lebih mementingkan belajar, saya merasa takut karena materi yang banyak. Saya ingat untuk beribadah tetapi saya tidak melakukannya.
    Padahal segala sesuatu itu kita harus serahkan pada Tuhan. Ketika kita menganggap bahwa diri kita lebih dari kuasa Tuhan maka di situ kita jatuh.
    Banyak kali saya melakukan kesalahan ini, saya sadar yang saya lakukan salah tapi saya tetap mempertahankan. Ampuni saya Tuhan.

  44. fernando
    fernando says:

    Syalom sudara Saya akan bersaksi tentang perjalanana Hidup saya
    Pada saat itu saya Mendaftar TNI, kemudian saya merasa saya pasti bisa lulus dalam seleksi test, pada saat itu juga saya udah sampai di akhir tingal selangka lagi saya bisa lewati semua tes yang di berikan, namun, apadaya saya bisa gagal di akhir tes nya.. Disitulah sata merasa kecewa dan
    Disitu laha kegagalan saya, kemudian saya berdoa dan bertanya kepada Tuhan, Tuhan apa kah engkau sedang menguji Aku,
    Jika memang aku sedang di uji dari kegagaln yang saya dapat saya siapa melewati cobbaan yang sedang engkau berikan, Karena aku yakin dan percaya Tuhan selalu ada di saat kita sedang susah ,dan cobaan yang dia berikan tidak melebihi kebatasan manusia
    Aku percaya kepadamu Tuhan di balik kegagaln yang saya alami pasti ada kesuksesan yang engaku sediakan kepada anakmu yang sunguh2 percaya kepada mu Tuhan..
    Semuanya saya hanya serahkan ke dalam tangan mu Tuhan, pasti semua akan Indah pada waktunya Aminn Gbu

  45. dewimelinda
    dewimelinda says:

    Saya masih kelas 3 SMA saya sangat ingin kulia di universitas swasta di jakarta,saya pernah membicarakan ini dengan ortu saya mereka sama sekali tidak peduli karna menurut mereka mimpi saya terlalu besar ,mereka malah membalik memarahi saya ,bukan nya mendukung saya sebagai ortu yang semestinya selalu memberi dukungan,saya disini berjuang sendiri saya percaya entah dari mana saya mendapat bantuan,agar saya bisa mendaftar kulia saya percaya tuhan selalu di samping saya saya percaya tak ada yang mustahil baginya.saya percaya padamu tuhan kau tak pernah mengecewakan anak anak mu tuhan,yang selalu meminta dan selalu berharap padamu tuhan.you the best

  46. Bunga
    Bunga says:

    Saya bunga. Saat ini saya kelas 3 sma dimana saya masih berjuang untuk mendapatkan perkuliahan. 3 kali saya tidak diterima di 3 perkuliahan yg berbeda. Dan kali ini saya akan mencoba lagi pada jalur SBMPTN dengan mengambil manajemen UGM. Banyak sekali yang mengatakan bahwa saya terlalu idealis. Memang iya. Tapi pada firmanNya Tuhan Yesus mengatakan bahwa kita dijadikanNya menjadi seorang yang lebih dari pemenang yang berani bermimpi besar. Saya saat ini percaya bahwa Tuha Yesus menyertai disetiap pilihan hidup saya, apa yang terlihat mustahil bagi saya dan orang lain tapi itu sangat mungkin bagi Tuhan Yesus. Saya hanya dapat berusaha dan berdoa agar Tuhan Yesus mengizinkan dan mengabulkan keinginan saya untuk melanjutkan pendidikan di UGM dengan prodi Manajemen. Amin.

  47. Yakomina Yarisetouw
    Yakomina Yarisetouw says:

    Shalo! Karena kemurahan Tuhan Yesus Kristus saya mampu melewati ujian hidup yaitu lambat wisuda 2 tahun jadi akkhirnya kuliah S1 6 tahun dan sekarang sedang mempersiapkan ujian Skripsi.. Apaun yang terjadi saya Rencana Tuhan adalan rencana dama sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan..
    Tuhan Yesus memberkati kita semua..

Newer Comments »

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *