Tidur Dengan Damai

Info

Rabu, 11 Juli 2012

Tidur Dengan Damai

Baca: Imamat 26:1-12

Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan, yang membiarkan aku diam dengan aman. —Mazmur 4:9

Fotografer Anne Geddes telah menciptakan suatu bentuk seni tersendiri dengan memotret para bayi yang sedang tidur. Fotofotonya akan membuat kita tersenyum. Tidak ada yang lebih baik menggambarkan kedamaian daripada seorang anak yang sedang tidur.

Namun sejak si anak bangun sampai malam hari tiba, merawat anak merupakan suatu tanggung jawab yang melelahkan dan tak ada hentinya. Dalam kepolosan dan antusiasme, anak-anak dapat dengan sekejap masuk dalam situasi yang mengancam jiwa mereka. Setelah menjalani sepanjang hari yang melelahkan dengan berkejar-kejaran, bermain, melindungi, memberi makan, memakaikan baju, menjaga, membimbing dan melerai pertengkaran antar kakak-beradik, para orangtua ingin cepat-cepat menidurkan anak-anaknya. Setelah mainan dirapikan dan pakaian tidur dikenakan, si balita yang mengantuk ini mulai tenang, meringkuk bersama ibu atau ayah sambil mendengarkan dongeng pengantar tidur, dan akhirnya tertidur. Kemudian, sebelum orangtua pergi tidur, mereka memeriksa anak-anak mereka sekali lagi untuk memastikan semua sudah terbang dengan damai ke alam mimpi. Keindahan dari anak yang sedang tidur dengan damai membuat semua kelelahan sepanjang hari itu terbayar.

Kitab Suci menunjukkan keadaan ideal bagi anak-anak Allah adalah damai sejahtera (Im. 26:6). Namun sering ketidakdewasaan membuat kita terjebak dalam masalah dan menyebabkan pertikaian. Seperti para orangtua dari anak-anak yang masih kecil, Allah menginginkan kita untuk berhenti berbuat dosa dan beristirahat dalam rasa aman dan puas yang diberikan oleh jalan-jalan-Nya yang penuh kasih. —JAL

Tuhan, tolonglah aku supaya tidak bertengkar dan berselisih paham
dengan orang lain mengenai hal-hal yang tidak penting. Biarlah aku
menemukan ketenangan dalam kasih dan hikmat-Mu, dan
mengusahakan damai sejahtera dengan sesama. Amin.

Dalam kehendak Allah saja kita memperoleh damai sejahtera. —Dante

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

6 Komentar Kamu

  • sangat berterima kasih atas share satenya … sungguh saya sangat kagum akan komitmen warung sate kamu.org, jangan bosan untuk membagikan firman Tuhan kepada orang banyak. Gbu

  • Damai Sejahtera Bagimu !

  • Amin.. Trm kasih Tuhan Yesus atas penyertaaMu dlm kehidupan kami hari lepas hari. Biarlah suka cita & damai sejahtera dari padamu saja yg slalu myertai kehidupan kami smua.Ya Bapa,kami mau myerahkan pikiran, tubuh, jiwa & roh, bibir, mulut dan lidah kami kpdMu. Pimpin kami supaya kami tdk salah melangkah/tidak mengeluarkan kata2 yg tidak berkenan dihadapanMu & menyakiti org2 sekitar kami.
    Haleluya..puji namaNya 🙂

  • Sulit ya untuk dilakukan.. 🙂

  • tenang..

  • Saya sangat bersyukur dengan adanya warungsatekamu,saya merasa terberkati dengan renungan yang ada. Damai sejahtera bagi kita semua.Amin.

Bagikan Komentar Kamu!