Tempat Yang Lebih Baik

Info

Rabu, 6 Juni 2012

Tempat Yang Lebih Baik

Baca: Wahyu 21:4-11

Ia akan diam bersama-sama dengan mereka . . . dan Ia akan menjadi Allah mereka. —Wahyu 21:3

Ketika ayah mertuanya wafat, teman saya Marci berhenti membuat salad nanas yang menjadi makanan penutup kesukaan ayah mertuanya. Suatu hari, anak laki-lakinya bertanya mengapa ia tidak menghidangkannya lagi. Marci menjawab, “Salad itu mengingatkanku pada Papa. Aku jadi sedih karena Papa sangat menyukai makanan itu.” Anak laki-lakinya menjawab dengan nada ceria, “Opa pasti lebih menyukai surga!”

Pendapat anak kecil itu benar. Surga adalah tempat yang jauh lebih baik. Mengingat hal ini dapat membantu mengurangi kesedihan kita ketika hal-hal di dunia ini membangkitkan kembali kenangan akan saudara-saudara seiman terkasih yang telah mendahului kita. Sahabat dan keluarga kita yang telah ada di surga kini merasa lebih bahagia di sana karena:

  • Surga adalah rumah Allah. Para pengikut Allah akan menikmati kehadiran-Nya untuk selama-lamanya (Why. 21:3-4).
  • Surga itu nyaman dalam segala hal. Penghuni surga tidak akan pernah sakit atau berduka (21:4), lapar atau haus (7:16).
  • Surga adalah tempat yang indah. Sungai “yang jernih bagaikan kristal” akan mengalir dari takhta Allah (22:1), dan Allah sendiri yang akan menerangi surga itu (22:5).

Apakah hal-hal di dunia ini terkadang mengingatkan Anda akan saudara-saudara seiman yang telah berpulang ke alam baka? Jika demikian, biarlah kita dihibur oleh keyakinan bahwa sekarang mereka sedang menikmati surga—suatu tempat yang jauh lebih baik. —JBS

Jika Allah mencipta dunia begitu indahnya,
Namun penuh dengan dosa dan kematian
Betapa indahnya takkan tertandingi
Surga yang dihuni di kemudian hari! —Montgomery

Kesenangan duniawi tak sebanding dengan sukacita surgawi.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

3 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!