Foto: Anak Tuhan Di Tengah Dunia

Oleh Carsya Dharma

Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Kor. 10:13).

Seperti laba-laba yang hidup di tengah sarang yang halus dan seakan rapuh, anak Tuhan juga hidup di tengah kerapuhan dunia. Namun, kita percaya bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan saat masalah atau kesulitan menghampiri hidup kita.


TUHAN telah mengingat kita; Ia akan memberkati, memberkati kaum Israel, memberkati kaum Harun, memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar (Mzm. 115:12-13).

Kepik memang kecil tetapi masih bisa hidup. Janganlah kita merasa kecil, karena Tuhan tetap menurunkan berkat-Nya atas kita.


Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu (Yes. 60:1).

Lilin melambangkan terang yang hadir di tengah kegelapan. Kemuliaan Tuhan yang terbit atas kita dengan terang menjadi panggilan bagi kita untuk hidup bagi nama-Nya.



Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya (Mzm. 130:5).

Untuk mendapatkan bunga yang indah, perlu kesabaran dan ketekunan dalam menanamnya. Menunggu merupakan ujian atas pengharapan dan kesetiaan kita.



Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat (Ibr. 10:25).

Pepatah mengatakan “Lidi sebatang mudah dipatahkan, lidi seikat menjadi kuat”. Iman anak-anak Tuhan akan dikuatkan ketika mereka menyatukan diri dalam persekutuan.

Bagikan Konten Ini
5 replies

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *