Doa Bapa Kami: #4 Ampunilah Kami Akan Kesalahan Kami

Info

Published: November 17, 2011 | By WarungSateKamu

Posted in: Uncategorized

|

Doa Bapa Kami: #4 Ampunilah Kami Akan Kesalahan Kami

Download wallpaper ukuran : 1024x768 | 1280x800

Seri Wallpaper Doa Bapa Kami, karya Heri Kurniawan

dan ampunilah kami akan kesalahan kami,
seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

(Matius 6:12)

Jika saya dengan jujur meminta pengampunan, maka sebenarnya saya tidak meninggikan diri, dan saya pun mengakui dosa dan kesalahan saya. Jika saya dapat melihat hidup saya yang terpolusi oleh dosa, saya pun mulai memandang dosa sesama saya dalam terang yang berbeda.

Berdosa adalah sesuatu yang manusiawi, namun memaafkan adalah sesuatu yang ilahi. Kita tidak akan pernah menikmati anugerah Allah kecuali ketika kita mengakui dosa kita dan meminta pengampunan dari-Nya. Kita tak akan pernah menyerupai Kristus, kecuali demi Kristus, kita mengampuni dan membebaskan mereka yang berdosa terhadap kita.

DISKUSI

Bagaimana saya dapat memaafkan mereka yang sudah bersalah kepada saya?
Adakah seseorang yang perlu saya maafkan? Siapa dia? Apa yang harus saya perbuat?

(Ayo sharing-kan jawaban dan pendapatmu dengan para sobat muda lain melalui box comment di bawah ini!)

Artikel dikutip dari buku Seri Hikmat Ilahi “Pola Doa Tuhan Yesus”
oleh Haddon Robinson ©2002, RBC Ministries

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Uncategorized

6 Komentar Kamu

  • untuk memaafkan memang sangat susah,,
    tp diminggu-minggu ini aku di ingat kan Tuhan bahwa setelah saya bisa memaafkan orang tersebut itu berarti aku sudah lulus dlm tahap itu, walaupun suatu saat diuji lg. untuk memapankan iman kepd Dia,, yang hasilnya kita adalah manusia yang pas untuk menjadi kesukaan Tuhan.
    jadi memaafkan adalah satu mata kuliah kalu bisa dibilang!
    ^_^

  • kalo memaafkan seseorang emang susah banget,mau di gimanainpun psti kita bakal inget sma kesalahan yg dy lakukan.
    tapi gw sih ciba buat ga inget” kesalahan dy,krna MENGAMPUNI adalah tugas KITA,yg MENYEMBUHKAN luka di HATI KITA itu tugas TUHAn,so guys dri skrg cba aj maafkan kesalahan orang” 🙂
    krena kta jga psti byk slah 🙂

  • ada suatu kalimat yg pernah sy dengar yaitu forgiven not forgotten.. ya inilah sebenarny suatu hal yg membuat sy berpikir. apakah benar memaafkan it y hany sekedar memberikan maaf?? apakah sama saja halny ketika kita mengingat2 kembali kesalahan orang berarti kita belum memaafkan secara penuh orang yg telah bersalah kpd kita. sy tdk memungkiri sy pun spt itu orangny. kita seharusny bisa mencontoh teladan Yesus, Dia mengampuni secara sempurna. Tidak mengungkit2 lagi kesalahan kita. sy juga mulai belajar dari hal-hal kecil, kemudian hal-hal yg lebih besar. sehingga pada saatny nanti ketika sy memaafkan orang sy tdk ingin mengungkit2 lagi kesalahan dia lagi. Biarkan semua berjalan seperti sebelum dia melakukan kesalahan. Ini susah dan rumit tapi ketika Yesus ada dalam hati kita. KITA PASTI BISA.

  • saya punya partner kerja yg tabiatnya sering membuat saya kesal, saya pernah tegur tentang perilakunya, tapi sepertinya dia “ndableg” (bhsa jawa:artinya nggak peduli) dlm hati saya pernah berkomitmen untuk tdk mau bertegur sapa dg dia, tp hal ini malah membuat saya tdk damai sejahtera. akhirnya saya belajar untuk memaafkan dia (sampai saat ini), dan berusaha untuk tdk terlalu dekat dg org tersebut (krn tau tabiatnya yg kurang baik), krn ada Tuhan yg senantiasa bertahta di hati kita saya maka damai sejahteraNYA senantisa memenuhi hati kita semua. Amin

  • memaafkan berarti menerima bahwa dalam hubungan bersama manusia lain, dosa selalu saja jadi rintangan untuk menikmati damai sejahtera. Kita selalu jatuh untuk melukai orang lain. Tapi, juga kita tidak bisa menafikan bahwa orang lain pun akan selalu menyakiti kita. Karena itu, kita dapat senantiasa berhenti berharap terlalu banyak pada dunia ini untuk mengasihi kita. Sebaliknya, kita belajar untuk memahami bahwa apapun yang terjadi dengan hati kita, kita yang punya kesempatan untuk membiarkan diri kita disakiti atau tidak. Hanya Yesus yang punya kekuatan untuk mencintai dengan cinta yang sejati. Tidak ada satu orang manusia pun yang bisa mencintai dengan sempurna karena selama masih hidup di dunia, manusia akan selalu terikat pada dirinya sendiri. Tuhan, kasihanilah kami……

  • Claudya Benedicta

    Jikalau seorang berkata : “Aku mengasihi Allah” dan ia membenci saudaranya, ia adalah pendusta. Karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yg dilihatnya, tdk mngkn mngasihi Allah yg tdk dilihatnya

    1 Yoh 4: 20

    Ini yg slalu kuingat. Kalian juga ya. Aku jg sulit memaafkan, tp Tuhan sendiri sudah mengatakan seperti itu kepada kita. Ingat Allah mengasihi orang yg melakukan firmanNya

Bagikan Komentar Kamu!