Cara Kita Berjalan

Jumat, 14 Oktober 2011

Baca: Ulangan 11:13-23

Supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. —Roma 6:4

Sebuah acara TV yang suka saya tonton adalah tayangan yang berjudul Ambush Makeover. Ada dua orang wanita yang dipilih untuk menikmati 3 jam pemanjaan diri yang dijalani dengan mengubah gaya rambut, rias wajah, dan busana mereka. Sering kali hasilnya adalah suatu perubahan besar. Ketika kedua wanita itu melangkah keluar dari balik tirai, para penonton pun terpesona. Teman-teman dan keluarga mereka terkadang mulai menangis. Setelah semua itu, wanita dengan penampilan baru tersebut akhirnya diperbolehkan bercermin untuk melihat dirinya sendiri. Ada diantara mereka yang begitu terkejut sampai terus-terusan menatap cermin, seolah-olah ingin mencari bukti bahwa yang dilihatnya di cermin itu adalah benar-benar dirinya sendiri.

Ketika para wanita itu berjalan melintasi panggung untuk bergabung dengan orangorang yang menemani mereka, jati diri mereka yang lama pun terlihat. Banyak di antara mereka yang tidak tahu bagaimana berjalan dengan sepatu baru mereka. Walaupun mereka terlihat cantik, langkah-langkah mereka yang canggung memudarkan pesona mereka. Perubahan mereka belumlah sempurna.

Hal ini juga berlaku dalam kehidupan Kristen kita. Allah telah bekerja di dalam diri kita untuk memberi kita awal yang baru. Namun, berjalan di jalan Tuhan (Ul. 11:22) membutuhkan waktu, usaha, dan banyak latihan. Jika kita hanya diam dan terpaku, orang bisa saja mengira kita sudah berubah. Namun, dari cara kita berjalanlah terlihat seberapa jauh kita telah menghidupi perubahan itu. Diubahkan berarti membuang cara hidup kita yang lama dan belajar suatu cara baru untuk menjalani hidup (Rm. 6:4). —JAL

Kehidupan baru di dalam Kristus telah dimulai—
Masa lalu dan kegelapannya telah berlalu;
Perhatikan cermat apa yang telah dilakukan sang Juruselamat,
Karena perubahan sedang mulai merekah. —Hess

Perubahan dalam perilaku dimulai dengan perubahan dalam hati.

Bagikan Konten Ini
6 replies
  1. Galih
    Galih says:

    jika lahir baru adalah awal hidup kita,maka berjalan adalah proses kita untuk mewujudkan hidup baru yang telah kita peroleh dalam kehidupan di dunia.

    Tuhan memberkati

  2. Indrawan
    Indrawan says:

    Hidup kekristenan memang seperti itu,pertama terlihat mulus tapi lama-lama kita sadar kalua kita juga perlu untuk belajar dan berubah untuk bisa seperti Kristus

  3. Wiwid
    Wiwid says:

    perlu ada usaha untuk berubah…seeplah…:-) mau berusaha untuk berubah ato ga tergantung keputusan pribadi kita masing2…Semangatt… terus maju dalam Tuhan… Gbu oll

  4. evylina
    evylina says:

    Sungguh Tuhan, bantulah kami anak2Mu yang sungguh ingin berjalan di sampingMu,..

    Mengikuti gerak langkahMu, mengikuti kecepatanMu dan Taat serta setia melakukan segala kehendakMu,.

    Asahlah kami Tuhan untuk bisa berjalan sempurna sampai akhir.
    Tuhanlah yang memberikan kekuatan terhadap setiap pribadi,..
    Biarlah tanganMu Bapa yang menopang kami…
    Terpujilah namaMu, Aminnn

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *