Fokus Pada Keadilan

Rabu, 7 September 2011

Baca: Amsal 1:1-9

Bencilah yang jahat, dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang. —Amos 5:15

Dalam 135 tahun terakhir sejarah Liga Utama Bisbol, hanya 20 orang pitcher (pelempar bola) yang berhasil mencatat rekor lemparan sempurna dalam suatu pertandingan. Pada 2 Juni 2010, Armando Galarraga dari Detroit Tigers bisa menjadi yang ke-21, tetapi kesalahan wasit membuatnya gagal untuk mewujudkan impian setiap pitcher tersebut. Rekaman ulang pertandingan menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi. Meski wasit kemudian menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Galarraga, keputusan yang diambil di lapangan tidak dapat diubah.

Dengan tetap tenang, Galarraga melalui semuanya itu, mengungkapkan simpatinya untuk sang wasit, dan tidak pernah mengkritik keputusannya. Sikap Galarraga yang menolak untuk membalas membuat takjub para penggemar, pemain, dan wartawan.

Jika kita menuntut perlakuan yang adil bagi diri sendiri, kita bisa menjadi marah dan frustrasi. Namun, ketika kita menerapkan hikmat Alkitab, kita akan rela mengutamakan kesejahteraan orang lain. Kitab Amsal meminta kita “untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan, dan kejujuran” (1:2-3). Oswald Chambers berkata tentang sikap diri kita terhadap orang lain, “Jangan pernah mencari keadilan, tetapi jangan lelah bersikap adil; dan jangan pernah membiarkan apa pun yang kau alami merusak hubunganmu dengan orang lain melalui Yesus Kristus.”

Ketika mengalami ketidakadilan, kita mempunyai hak istimewa dan tanggung jawab sebagai pengikut Kristus untuk menanggapinya dengan penuh kejujuran dan integritas, dan terus melakukan apa yang benar, adil, dan tidak memihak. —DCM

Bagaimana orang lain menerapkan keadilan
Mungkin bukan tergantung pada diriku;
Namun, dalam sikapku terhadap orang lain;
Aku harus menunjukkan integritasku. —Branon

Hidup ini tidak adil, tetapi Allah senantiasa setia.

Bagikan Konten Ini
7 replies
  1. kris
    kris says:

    Sesuatu yang patut di contoh dari perilaku Galarraga, dia menerapkan Hikmat Alkitab daripada emosi dirinya… ya, mulai dari saya, anda dan kalian semua, Amien. God always shine in you, Gbu

  2. kaka.sheva
    kaka.sheva says:

    Kita harus berusaha bersikap adil dalam hidup, walaupun terkadang keadilan tidak selalu dapat kita temui di dunia ini… Karena Yesus Kristus ada dalam setiap kita ^^

  3. Nia
    Nia says:

    2 hari yg lalu saya mencari keadilan bg diri saya sendiri,saya belum pernah semarah itu terhadap orang lain sampai mebiarkan hawa nafsu emosi menguasai saya diwaktu kebodohan saya itu, thansk fr remind me that : “Jangan pernah mencari keadilan, tetapi jangan lelah bersikap adil; dan jangan pernah membiarkan apa pun yang kau alami merusak hubunganmu dengan orang lain melalui Yesus Kristus.”
    sekrang saya menyesali kalimat2x emosi saya pada orang yg telah menabrak saya itu……………

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *