Sahabat Di Masa Krisis

Info

Rabu, 17 Agustus 2011

Baca: 1 Samuel 20:30-42

Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri. —1 Samuel 18:1

Apakah Anda memiliki seseorang yang dapat ditelepon pada tengah malam ketika Anda membutuhkan bantuan? Ray Pritchard, seorang pengajar Alkitab, menyebut orang-orang semacam ini sebagai “sahabat di pukul 2 pagi”. Jika Anda mengalami keadaan darurat, sahabat ini akan menanyakan dua hal tentang Anda: “Lagi di mana?” dan “Apa yang kau butuhkan?”

Sahabat-sahabat seperti itu sangatlah berharga di masa-masa sulit. Yonatan adalah tipe sahabat seperti itu bagi Daud. Ayah Yonatan, Raja Saul, begitu iri dengan popularitas Daud dan berkat Allah yang tercurah atas Daud sehingga dia berusaha membunuh Daud (1 Sam. 19:9-10). Daud melarikan diri dan meminta bantuan kepada sahabatnya (ps.20). Ketika Daud bersembunyi di padang, Yonatan makan malam bersama ayahnya dan dengan segera menyadari bahwa Saul sungguh-sungguh berniat membunuh Daud (1 Sam. 20:24-34).

Karena persahabatan mereka yang sangat erat, Yonatan “bersusah hati karena Daud” (ay.34). Yonatan memperingatkan Daud tentang rencana ayahnya dan menyuruhnya pergi (ay.41-42). Daud menyadari betapa Yonatan adalah seorang sahabat yang baik baginya. Alkitab mengatakan bahwa keduanya menangis, “kesedihan Daud lebih besar daripada kesedihan Yonatan” (ay.41 BIS). Jiwa mereka telah “berpadu”.

Apakah Anda memiliki sahabat-sahabat Kristen yang dapat Anda andalkan di masa krisis? Apakah Anda telah menjadi “sahabat di pukul 2 pagi” bagi teman-teman Anda? —AMC

Aku bersyukur untuk Engkau, sahabat baikku,
Persahabatan kita adalah suatu hal yang langka;
Sungguh aku juga rindu menjadi penolongmu
Sebagaimana Engkau telah menolongku. —Clark

Seorang sahabat sejati senantiasa ada bersama kita di tengah masa-masa sulit.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

4 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!