Dibangunkan Sahabat

Selasa, 2 Agustus 2011

Baca: Yohanes 14:1-7

. . . supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. —Yohanes 14:3

Beberapa tahun yang lalu saya menjalani sejumlah tes untuk mendeteksi kanker, dan saya mencemaskan hasilnya. Kecemasan saya bertambah ketika saya memikirkan fakta bahwa walaupun tenaga medisnya terlatih dengan baik dan sangat kompeten, mereka adalah orang-orang asing yang tidak memiliki hubungan dengan saya.

Akan tetapi, setelah tersadar kembali dari pembiusan, saya mendengar suara merdu istri saya: “Hasilnya bagus, Sayang. Mereka tak menemukan ada yang salah.” Saya menatap wajah istri saya yang tersenyum dan saya pun merasa terhibur. Saya membutuhkan rasa tenteram yang diberikan oleh seseorang yang mengasihi saya.

Ketenteraman yang serupa tersedia untuk semua orang yang telah percaya kepada Yesus. Orang percaya dapat merasa terhibur dengan mengetahui bahwa ketika mereka terjaga di surga nanti, Pribadi yang sangat mengasihi mereka—Yesus—akan berada di sana.

The Book of Common Prayer (Buku Doa Kaum Awam) melukiskan pengharapan Kristen ini: “Setelah aku terjaga, [Penebusku] akan membangkitkanku; dan dalam tubuhku, aku akan melihat Allah. Aku sendiri akan melihat-Nya, dan mataku akan memandang Dia yang adalah sahabatku dan bukan seorang yang asing.”

Apakah Anda merasa gelisah dalam menghadapi hidup yang fana? Yesus berjanji akan berada di ujung sana ketika kita berpindah dari kehidupan ini ke kehidupan berikutnya. Dia berkata, “Supaya di tempat di mana Aku berada [di surga], kamu pun berada” (Yoh. 14:3). Sungguh merupakan penghiburan bagi orang percaya ketika tahu bahwa setelah kematian kita akan dibangunkan oleh Sahabat kita yang sejati. —HDF

Betapa menakjubkan yang menanti kita di negeri terang!
Wajah Sang Juruselamat, dan sentuhan tangan-Nya,
Tak ada air mata dan tangis, tak ada keluhan atau putus asa,
Karena Yesus menanti untuk menyambut kita di sana. —Kerr

Bertemu dengan Yesus akan menjadi sukacita surgawi yang terbesar.

Bagikan Konten Ini
7 replies
  1. dian e.s.
    dian e.s. says:

    biarlah bersamaMU adalah kerinduan kami yang terus kami rindukan.
    penuhilah hati kami Tuhan.
    penuhilah ya Kristus dari sekarang sampai ke surga nanti.

  2. evylina
    evylina says:

    Sungguh setiap pribadi merindukan waktu bertemu Allah Bapa kita di Surga,. begitupun dengan diriku.

    Namun saat itu tak pernah tau ka[an tibanya,. yang bisa kita lakukan saat ini adalah Berjuang untuk tetap taat dan tekun menjalani semua kehendakNya,..

    Yang terpenting adalah bukan berapa kali kita terjatuh, namun Apakah kita mau bangkit dan Mohon Ampun kepada Tuhan untuk setiap kesalahan yang kita perbuat,..

    Kiranya Tuhan memberkati setiap pribadi yang mau datang kepadaNya

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *