Musik Pembangkit Semangat

Info

Di daerah pinggiran kota Nairobi, Kenya, sekelompok pengungsi dari mancanegara sedang menyanyikan lagu-lagu yang mereka harap akan dapat membangkitkan semangat negara asal mereka. Menurut BBC, lagu-lagu dari kelompok musik Waayah Cusub sering dimainkan di radio dan televisi karena lirik mereka yang secara berani menceritakan masalah-masalah sosial yang terjadi. Salah seorang pemusiknya berkata, “Kami tidak senang atas apa yang sedang terjadi di negara kami; bahkan kami telah merekam sebuah lagu provokatif yang kami harap akan menggugah kembali perasaan para pemimpin negara kami.”

Jauh sebelum Waayah Cusub mulai menggunakan lagu-lagu sebagai seruan untuk mengakhiri penderitaan dan kekerasan dalam masyarakat, Allah mengajar Musa untuk menggunakan musik secara berani dan provokatif. Allah tahu bahwa kecenderungan umat-Nya untuk jatuh dalam dosa akan mengalihkan perhatian mereka di saat mereka mulai menikmati kemakmuran dari Tanah Perjanjian (Ul. 31:21). Oleh karena itu, Allah meminta Musa mengajarkan lagu dari pasal 32 pada mereka. Lagu tersebut merupakan lagu peringatan yang mengejutkan, dirancang untuk menarik perhatian mereka yang akan melupakan Allah dan mengisi hidup mereka dengan masalah.

Mungkinkah Allah kita yang bijak dan penuh kasih mengulangi lagi strategi tersebut kepada kita? Adakah mazmur, puji-pujian, atau nyanyian rohani yang memanggil kita kembali pada kesetiaan dan keajaiban anugerah-Nya? Lagu apa yang mungkin digunakan-Nya untuk menembus kecenderungan dosa kita dan memperbarui hati kita hari ini? —MRD II

Ketika perkataan gagal, musik berbicara. —Hans Christian Andersen

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Artikel, Personal

Ayo berikan komentar yang pertama!

Bagikan Komentar Kamu!