Menghadapi Ketakutan Kita

Rabu, 22 Juni 2011

Baca: Hakim-Hakim 6:11-23

Malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “Tuhan menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.” —Hakim-Hakim 6:12

Seorang ibu menyuruh anak laki-lakinya yang berumur 5 tahun untuk mengambilkan sekaleng sup tomat di dapur. Namun, anak itu menolak dan memprotes, “Di sana gelap.” Si ibu meyakinkan Johnny, “Kamu tak perlu takut. Yesus ada di sana.” Lalu, Johnny membuka pintu dapur dengan perlahan dan ketika melihat bahwa dapur itu gelap, ia berteriak, “Yesus, bisakah Engkau mengambilkanku sekaleng sup tomat?”

Cerita lucu tentang ketakutan Johnny ini mengingatkan saya tentang Gideon. Tuhan menampakkan diri di hadapan Gideon, dan menyebutnya sebagai “pahlawan yang gagah berani” (Hak. 6:12). Lalu, Tuhan memerintah-kannya untuk membebaskan Israel dari cengkeraman orang Midian (ay.14). Namun, jawaban penuh ketakutan dari Gideon adalah, “Kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku” (ay.15). Bahkan setelah Tuhan memberitahu Gideon bahwa dengan pertolongan-Nya, ia akan mengalahkan orang Midian (ay.16), ia masih tetap takut. Lalu, ia meminta tanda dari Tuhan untuk mengkonfirmasi kehendak dan pemberian kuasa Allah (ay.17,36-40). Jadi, mengapa Tuhan menyebut si penakut Gideon sebagai “pahlawan yang gagah berani”? Karena di kemudian hari, Gideon benar-benar menjadi pahlawan yang gagah berani dengan pertolongan Tuhan.

Kita juga mungkin meragukan kemampuan dan kesanggupan kita. Namun, janganlah kita pernah meragukan apa yang dapat dilakukan Allah terhadap kita ketika kita percaya dan menaati-Nya. Allah Gideon adalah Allah yang sama, yang akan menolong kita untuk menyelesaikan segala sesuatu yang diminta-Nya untuk kita lakukan. —AL

Allah menyediakan kekuatan yang kita butuhkan
Untuk ikut dan taat kehendak-Nya;
Jadi kita tak perlu takut bahwa kita
Tak bisa menggenapi apa yang diminta-Nya. —Sper

Kita dapat menghadapi segala ketakutan, ketika kita tahu bahwa Tuhan menyertai kita.

Facebooktwitterreddit

5 replies
  1. Wilson
    Wilson says:

    Tuhan tidak menilai seseorang hanya berdasarkan suatu waktu tertentu, namun Dia melihat keseluruhan roh dan jiwa kita, dengan segala potensi yang diciptakanNya.

  2. anit
    anit says:

    Tuhan punya rencana yang hebat pada setiap kita… mungkin bukan saat ini tapi Percayalah ada saatnya Tuhan menjalankan kehendakNya…. Praise The Lord^^

  3. lala
    lala says:

    Kuasa Tuhan lebih besar dr ketakutan dan kekhawatiran. Berpeganganlah pada Nya maka damai sejahtera dan suka cita kita dapat. Amen

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *