Kalkulasi Ulang

Info

Sabtu, 25 Juni 2011

Baca: 2 Timotius 3:10-17

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyata-kan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. —2 Timotius 3:16

Dalam suatu perjalanan bersama seorang teman, kami menggunakan alat navigasi GPS (Global Positioning System) miliknya sebagai alat pandu saat kami berkendara setiap hari. Setelah memasukkan tujuan kami di layar monitornya, muncul suatu suara yang mengatakan kepada kami jalan mana yang harus ditempuh, dan juga kapan dan di mana kami harus berbelok. Jika kami menyimpang dari jalur tersebut, baik secara tidak sengaja ataupun disengaja, suara itu akan berkata, “Kalkulasi ulang.” Lalu, suara itu akan memberitahu kami bagaimana caranya kembali ke jalan yang seharusnya ditempuh.

Ayat 2 Timotius 3:16 menggambarkan Alkitab sebagai sistem navigasi rohani bagi perjalanan kita dalam mengarungi kehidupan. “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Mengajar memberitahu kita tentang jalan mana yang harus ditempuh; menyatakan kesalahan memberitahu kita ketika kita keluar dari jalur; memperbaiki kelakuan memberitahu kita bagaimana caranya kembali ke jalan yang benar; mendidik dalam kebenaran memberitahu kita bagaimana untuk tetap tinggal di jalan Allah.

Kita tidak boleh menganggap remeh kesalahan dan pilihan yang membuat kita menyimpang dari Tuhan. Namun, kegagalan jarang bersifat fatal dan kebanyakan keputusan masih dapat diubah. Ketika kita mengambil jalan kita sendiri, Roh Kudus akan melakukan “kalkulasi ulang” dan mendesak kita kembali kepada jalan Bapa.

Jika kita telah menyimpang, saat inilah waktu yang terbaik untuk mendengarkan suara Allah dan kembali ke jalan-Nya. —DCM

Kita membutuhkan panduan Allah dari atas,
Pimpinan-Nya dan kasih-Nya untuk tiap-tiap hari;
Ketika percaya pada-Nya untuk menunjukkan jalan,
Dia akan membimbing kita ke arah yang benar. —Fitzhugh

Supaya tetap pada arah yang benar, percayalah pada firman Allah sebagai kompas.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

4 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!