Masa Depresi Terberat

Info

Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Matius 14:27)

Ilmuwan di Inggris telah menghitung bahwa masa depresi terberat dalam setahun jatuh pada minggu ketiga di bulan Januari. Musim dingin terasa gelap dan dingin, sukacita liburan telah memudar seiring dengan berdatangannya tagihan pengeluaran perayaan Natal yang telah jatuh tempo, dan ketetapan yang dibuat pada Tahun Baru telah dilanggar semua. Berbagai perayaan, pemberian kado, dan segala niat baik yang pernah membuat kita bersukacita sekarang menekan kita dan menyebabkan kita merasa tidak punya pengharapan.

Pada masa lampau di Mesir, bangsa Israel sangat berharap bahwa Musa akan membebaskan mereka dari perbudakan. Namun, harapan mereka pupus ketika maksud baik Musa justru membawa mereka pada keadaan yang makin buruk. Bukannya mendapatkan kebebasan, bangsa tersebut justru ditekan lebih keras lagi oleh para mandor yang menuntut agar mereka menghasilkan lebih banyak lagi batu bata dengan sumber daya yang jauh lebih sedikit.

Musa berseru pada Tuhan, “Sejak aku pergi menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dengan jahat diperlakukannya umat ini, dan Engkau tidak melepaskan umat-Mu sama sekali” (Kel. 5:23). Seperti yang kemudian akan dipelajari oleh Musa dan bangsa Israel, terkadang rencana penyelamatan Allah tidak berlangsung sampai ketika segala harapan tampaknya sudah musnah.

Ketika keadaan hidup Anda sepertinya makin memburuk dan menyebabkan Anda mengalami depresi dan keputusasaan, ingatlah bahwa Allah selalu mendengar dan menjawab seruan kita—tepat pada waktu-Nya, dan bukan waktu kita. —JAL

Ketika Anda merasa tidak berpengharapan, pandanglah Allah sumber pengharapan.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Artikel, Pena Kamu

Ayo berikan komentar yang pertama!

Bagikan Komentar Kamu!