Belajar Mempercayai

Info

Minggu, 8 Mei 2011

Baca: Yesaya 66:7-13

Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia. —Mazmur 37:3

Ketika saya menyondongkan kamera saya ke dalam semak-semak untuk mengambil gambar anak-anak burung robin, mereka bereaksi dengan membuka mulut tanpa membuka mata mereka. Mereka begitu terbiasa diberi makan oleh induknya setiap kali ranting-ranting pohonnya bergerak, sehingga mereka tidak lagi melihat siapa (atau apa) yang menimbulkan gangguan tersebut.

Itulah rasa percaya yang ditanamkan para ibu yang penuh kasih kepada anaknya. Saya pun diberkati karena punya ibu yang demikian penuh kasih. Semasa bertumbuh, saya dapat menyantap makanan apa pun yang disediakan ibu saya tanpa merasa takut bahwa makanan itu akan membahayakan saya. Walaupun ia membuat saya menyantap makanan yang tidak saya sukai, saya tahu ia melakukannya karena makanan itu baik untuk saya. Jika hanya mau mudahnya saja, ibu akan membiarkan saya memakan makanan yang tidak sehat. Apa pun yang dikatakan ibu tentang apa yang boleh dan tidak boleh saya lakukan, saya tahu ia punya maksud yang baik bagi saya. Ia bukan sedang mencegah saya menikmati kesenangan; tetapi ia ingin melindungi saya supaya tidak terluka.

Demikian juga hubungan yang kita miliki dengan Allah, Dia yang membandingkan diri-Nya dengan seorang ibu: “Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu” (Yes. 66:13). Sebagai anak-anak-Nya, kita tidak punya alasan untuk merasa takut akan apa yang terjadi pada diri kita atau iri terhadap yang dialami orang lain: “Jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang” (Mzm. 37:1). Ketika kita mempercayai kebaikan-Nya, kita dipelihara menurut kesetiaan-Nya. —JAL

Tuhan, kami bersyukur untuk teladan dari para ibu. Terlebih lagi, kami bersyukur atas pemeliharaan-Mu yang setia bagaikan seorang ibu terhadap kami yang dinyatakan dalam belas kasihan-Mu hari demi hari. Tolong kami untuk bersandar kepada-Mu. Amin.

Pemeliharaan Allah menjaga kita.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

3 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!