Mimpi Tentang Jawaban Yang Terlupa

Senin, 14 Maret 2011

Baca: Ayub 42:1-6

Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. —Ayub 42:5

Seorang teman berhenti dari dua pekerjaan-nya untuk menjadi perawat penuh waktu ketika putranya yang telah dewasa terluka parah dalam kecelakaan mobil. Pada tahun yang sama, istri yang telah dinikahinya selama lebih dari 30 tahun mengidap penyakit parah dan meninggal dunia.

Sejak itu, ia mengatakan bahwa ia tidak memiliki jawaban ketika putranya bertanya “mengapa” semua ini menimpa mereka. Namun, ia menceritakan kepada saya tentang sebuah mimpi yang menguatkannya pada masa-masa sulit tersebut. Ia bermimpi bahwa ia berada di suatu tempat yang dipenuhi sinar matahari. Ada banyak orang di sekelilingnya, dan ada seorang pria yang dapat menjawab semua pertanyaan “mengapa”-nya. Setiap jawaban yang diberikan begitu masuk akal sehingga ia mengerti betul mengapa ia tidak boleh tahu jawaban-jawabannya sekarang. Lalu ia bersama putranya ada dalam mimpi itu. Namun, ketika ia berusaha menolong putranya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaannya, ia tidak dapat mengingat jawabannya. Meskipun demikian, ia merasa ini pun tidak mengapa. Dan kemudian ia terbangun.

Pengalaman teman saya ini mengingatkan saya pada sahabat Allah lainnya yang menderita dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab (Ayb. 7:20-21). Ketika akhirnya Allah memecah keheningan-Nya dan memberikan penglihatan kepada Ayub tentang diri-Nya dalam keajaiban penciptaan, barulah Ayub mendapatkan apa yang lebih baik dari jawaban (42:1-6). Setelah peristiwa itulah, Ayub menemukan kedamaian karena mengetahui bahwa Allah kita memiliki maksud yang baik dan bahkan indah bagi kita untuk percaya kepada-Nya. —MRD II

Yang dilakukan Allah mungkin tak kau pahami kini,
Tetapi kau akan mengerti alasannya suatu hari nanti;
Pertanyaan yang mencemaskan pikiran dan menghantuimu
Kelak ‘kan ada jawabannya dari surga. —Hess

Apa yang lebih baik dari jawaban pertanyaan ‘mengapa’?
Mempercayai Allah Mahabaik yang punya maksud baik.

Bagikan Konten Ini
8 replies
  1. roy
    roy says:

    Terkadang ada pertanyaan yang tidak dapat kita jawab dengan kata-kata manusia, Namun hanya terjawab saat kita memandang Dia

  2. Nia
    Nia says:

    QUOTE—Apa yang lebih baik dari jawaban pertanyaan ‘mengapa’?
    Mempercayai Allah Mahabaik yang punya maksud baik.UNQUOTE_—iya ya….setuju BGT!!

  3. Christin
    Christin says:

    Ya setuju memang sering kali qt btanya mgp nie tjd kpd sy?
    Tapi ingatlah bahwa semua tjd atas ijin dari Tuhan & Dia mau spy qt lbh dewasa lagi dlm iman qt kpd-Nya.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *