Pramuka Angkasa

Selasa, 8 Februari 2011

Baca: Efesus 6:1-4

Dan kamu, bapa-bapa, . . . didiklah [anak-anakmu] di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.  —Efesus 6:4

Banyak dari antara astronot Amerika pertama yang pernah menjadi anggota Pramuka. Kegiatan Pramuka berhasil mengembangkan imajinasi anak laki-laki belia dan menanamkan disiplin untuk mencapai cita-cita mereka—bahkan ketika cita-citanya itu adalah menggapai bintang.

Pada tanggal 20 Juli 1969, Pramuka Amerika Serikat sedang sibuk mengadakan perayaan di sebuah konferensi. Dalam pertemuan tersebut, para anggota pramuka sangat senang mendengar pesan dari seorang mantan anggota Eagle Scout (Pramuka Gugus Elang), Neil Armstrong, yang mengirimkan salam kepada mereka dari angkasa. Akhirnya ada juga anggota mereka yang di masa dewasanya berhasil mewujudkan impiannya yang indah!

Demikian juga, rumah tangga Kristen dapat menjadi seperti perkemahan pramuka rohani yang penuh kasih. Alkitab mendorong para orangtua untuk menyediakan lingkungan pertumbuhan yang positif bagi anak-anak di rumah. Para orangtua dinasehati, “didiklah [anak-anakmu] di dalam ajaran dan nasihat Tuhan” (Ef. 6:4). “Didiklah” mengacu kepada pemeliharaan anak-anak dengan menyediakan hal-hal untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan rohani mereka. “Ajaran” melibatkan perhatian terhadap semua aspek perkembangan seorang anak. Dan “nasihat” menyatakan tentang pengarahan dengan menggunakan kata-kata yang dipilih dengan tepat, unik, dan cocok untuk setiap anak.

Marilah berusaha untuk menjadikan rumah kita sebagai tempat di mana disiplin yang penuh kasih memampukan anak-anak yang menjadi tanggung jawab kita untuk meraih potensi mereka demi kemuliaan Allah. —HDF

Mereka adalah kuntum pengharapan dan janji
Dimiliki oleh Dia yang nama-Nya adalah Kasih;
Dipercayakan kepada kita di bumi ‘tuk dididik dan dipelihara
‘Tuk kehidupan yang lebih baik di surga. —Crosby

Yang Anda tanamkan dalam hati anak-anak Anda hari ini
mempengaruhi karakter mereka di hari esok.

Bagikan Konten Ini
4 replies
  1. eman sulaeman
    eman sulaeman says:

    jangan katakan benci sama orang yang pernah kamu cintai, dan jangan percaya omongan orang lain yang bisa membuat dirimu marah…dan katakan bahwa dia orang baik.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *