Harapan Yang Baik

Kamis, 3 Februari 2011

Baca: Filipi 1:9-18

Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian. —Filipi 1:9

Di Singapura, makan malam bersama rekan bisnis atau keluarga pada saat perayaan Tahun Baru Imlek sering dimulai dengan sebuah menu yang terdiri dari salad, bumbu salad, acar, dan ikan mentah. Nama makanan ini adalah Yu Sheng, suatu permainan kata yang dapat berarti “tahun kemakmuran”. Adalah tradisi bagi semua yang hadir untuk mengaduk-aduk salad itu bersama-sama. Sambil melakukannya, sejumlah ungkapan tertentu diucapkan berulang-ulang untuk mendatangkan keberuntungan.

Perkataan kita bisa saja mengungkapkan harapan kita untuk orang lain di tahun baru, tetapi hal itu tidak akan dapat mendatangkan keberuntungan. Yang penting di sini adalah hal apakah yang ingin dilihat Allah dalam diri kita di tahun yang akan datang?

Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus mengungkapkan kerinduan dan doanya supaya kasih mereka “makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian” (1:9). Gereja telah memberi dukungan besar kepada Paulus (ay.7), tetapi ia tetap mendorong mereka terus bertumbuh semakin mengasihi sesama. Paulus tidak sedang membicarakan pengetahuan intelektual, tetapi pengenalan akan Allah. Kasih kepada sesama berawal dari hubungan yang dekat dengan-Nya. Dengan mengenal Allah semakin dalam, kita pun mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Memang tidak salah menyampaikan harapan terbaik kita kepada orang lain untuk tahun yang mendatang. Namun, doa kita yang sungguh-sungguh haruslah supaya kita melimpah dalam kasih sehingga kita dapat “penuh dengan buah kebenaran . . . untuk memuliakan dan memuji Allah” (ay.11). —CPH

Ajariku kesabaran-Mu! Terus bersama-Mu
Dalam hubungan yang lebih erat,
Dalam karya yang menguatkan dan memperindah iman,
Dalam iman yang menang atas keberdosaan. —Gladden

Orang yang hatinya mengasihi Allah memiliki hati yang mau melayani sesama.

Bagikan Konten Ini
3 replies

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *