Bukan Tanpa Harapan

Sabtu, 26 Februari 2011

Baca: Keluaran 5:24—6:12

Akulah Tuhan, Aku akan . . . , melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat. —Keluaran 6:5

Lagu Sixteen Tons (Enam Belas Ton) yang ditulis oleh Merle Travis dan direkam oleh Tennessee Ernie Ford, menjadi salah satu lagu Amerika terpopuler di pertengahan tahun 1950-an. Orang-orang tampaknya merasa senasib dengan ratapan si penambang batu bara ini yang merasa terjebak dan tidak mampu untuk mengubah keadaannya, sekeras apa pun ia bekerja. Para penambang batu bara sering tinggal di rumah-rumah milik perusahaan dan dibayar dengan “uang pegangan”—suatu kupon pembayaran yang hanya berlaku untuk pembelian di toko milik perusahaan. Penambang itu mengatakan bahwa sampai dipanggil ke surga sekali pun, ia tidak akan dapat pergi karena jiwanya terutang kepada toko perusahaannya itu.

Perasaan pasrah yang tanpa harapan ini mungkin menolong kita untuk memahami perasaan bangsa Ibrani selama 400 tahun perbudakan mereka di Mesir. Ketika Musa memberi tahu mereka janji Allah untuk membebaskan mereka dari perbudakan, mereka tidak mendengarkannya “karena mereka putus asa” (Kel. 6:8). Mereka begitu terpuruk sampai-sampai mereka tidak dapat lagi percaya hal-hal yang lebih baik.

Namun, Allah melakukan sesuatu untuk mereka, yang tidak dapat mereka lakukan sendiri. Pembebasan ajaib dari Tuhan bagi umat-Nya ini memberi gambaran awal tentang tindakan-Nya yang penuh kuasa demi membebaskan kita melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Hal ini terjadi ketika “. . . kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka.” (Rm. 5:6).

Ketika hidup berada di titik terendah, kita tidaklah tanpa pengharapan, karena tetap ada kasih karunia Allah yang mengagumkan. —DCM

Ketika kesulitan berusaha merenggut setiap tarikan napasmu,
Ketika tragedi menghantam keras dan merusak harimu,
Ingatlah bahwa Kristus menanggung sengatan maut;
Dia memberi kita harapan, Dia layak menerima pujian. —Gustafson

Tak pernah putus asa orang yang menaruh harapannya kepada Allah.

Facebooktwitterreddit

6 replies
  1. Monex
    Monex says:

    Allah tahu bahwa umat yang baru saja dibebaskan dari perbudakan selama bertahun-tahun lamanya secara fisik dan kejiwaan tidak siap berperang melawan musuh. Allah memiliki perspektif yang lebih baik.Bangsa Israel hanya dapat melihat yang umumnya orang melihat jalan pintas. Dia tahu bahwa perjalanan yang panjang dan jauh bukanlah cara yang mudah tetapi terbaik dan satu-satu cara untuk Israel mengadakan perjalanan.Allah memiliki persfektif mengenai hidup daripada yang kita lakukan.

  2. Monex
    Monex says:

    ……….1 Petrus 5 6-7 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya sebab Ia yang memelihara kamu.

  3. Monex
    Monex says:

    Allah tahu bahwa umat yang baru saja dibebaskan dari perbudakan selama bertahun-tahun lamanya secara fisik dan kejiwaan tidak siap berperang melawan musuh. Allah memiliki perspektif yang lebih baik.Bangsa Israel hanya dapat melihat yang umumnya orang melihat jalan pintas.

  4. vea
    vea says:

    aq sprt tdk memiliki hrpan?ap yg hrs q lakukan,?aq sdh mcba brdoa & mbca firman Tuhan,tp aq ttp mrsa kering..ada ap dgnku??

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *