Mengabaikan Anugerah

Senin, 31 Januari 2011

Baca: Matius 7:13-23

Karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. —Matius 7:14

Di suatu pusat keramaian dari salah satu kota besar di Asia, saya terkagum ketika menyaksikan trotoar-trotoar yang dipadati orang. Tampaknya tidak ada ruang untuk bergerak dalam lautan manusia itu, tetapi semua orang yang lalu lalang itu bergerak dengan kecepatan tinggi.

Perhatian saya teralih pada bunyi lembut dan sendu dari seorang pemain terompet yang melantunkan lagu Amazing Grace (Ajaib Benar Anugerah). Orang-orang terlihat tidak menyadari keberadaan si pemusik maupun musik yang dilantunkannya itu. Namun, ia tetap memainkannya—mengirimkan pesan musikal tentang kasih Allah kepada siapa saja yang mengenal lagu tersebut dan yang akan merenungkan lirik lagunya ketika ia melantunkan lagu tersebut.

Saya memikirkan pengalaman itu seperti suatu perumpamaan. Musik itu seperti sebuah undangan kepada orang banyak untuk mengikut Kristus. Seperti terhadap pesan Injil, sejumlah orang mempercayai anugerah Allah yang luar biasa itu dan memilih jalan yang sempit. Yang lain mengabaikan anugerah-Nya, dan memilih jalan yang lebar, yang menuju kepada kebinasaan kekal. Yesus berkata, “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya” (Mat. 7:13-14).

Yesus mati dan dengan demikian “siapapun yang memanggil nama-Nya” (Rm. 10:13) dapat menemukan pengampunan di dalam anugerah-Nya. —WEC

Ajaib benar anugerah
Pembaru hidupku!
Kuhilang, buta, bercela;
Oleh-Nya kusembuh. —Newton
(Buku Lagu PERKANTAS, No. 341)

Dengan percaya kepada Kristus, keselamatan pun diterima.

Bagikan Konten Ini
3 replies
  1. jonEa
    jonEa says:

    siapa yang mengaku sebagai anak Kristus hendaklah dia berbuat baik agar perbuatannya dilihat orang dan semakin banyaklah orang yang akan mengikut Kristus. Dengan demikian dia sudah berbuah dan buahnya baik. Namun jalan utk melakukannya tidaklah mudah sbb kita hrs mghadapi dunia yg mungkin bs mjd hambatan berbuat baik, oleh karena itu mintalah tuntunan Tuhan agar kita dikuatkan..

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *