Dipanggil Keluar

Senin, 10 Januari 2011

Baca: Kejadian 12:1-9

Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: ‘’Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.” —Kejadian 12:1

Salah satu dari orang terpandai yang saya kenal adalah seorang teman kuliah yang menjadi Kristen ketika ia belajar di sebuah universitas negeri. Teman saya ini lulus dengan gemilang dan melanjutkan pendidikannya di sebuah seminari terkemuka. Ia melayani di sebuah gereja kecil sebagai pendeta selama beberapa tahun. Kemudian ia menerima panggilan untuk melayani di gereja kecil lainnya yang jauh dari keluarga dan teman-temannya. Setelah 12 tahun melayani di gereja itu, ia merasakan bahwa jemaat membutuhkan kepemimpinan baru, jadi ia mengundurkan diri. Ia belum ditawari lagi pelayanan lain di gereja yang lebih besar atau mengajar di sebuah perguruan tinggi atau seminari. Bahkan, ia tidak mempunyai pekerjaan lain. Teman saya ini hanya tahu bahwa Allah membawanya ke arah yang berbeda, jadi ia pun menaatinya.

Ketika kami membicarakan hal ini, teman saya berkata, “Banyak orang bicara tentang hal dipanggil untuk melakukan sesuatu, tetapi aku tak banyak mendengar tentang mereka yang dipanggil keluar dari sesuatu.”

Dalam banyak segi, ketaatan teman saya ini seperti ketaatan Abraham, bapa leluhur Israel, yang berangkat tanpa tahu ke mana Allah memimpin (Ibr. 11:8-10). Kesulitan seperti kelaparan (Kej. 12:10), ketakutan (ay.11-20), dan sengketa keluarga (13:8) dapat saja memberi alasan untuk menjadi ragu, tetapi Abraham bertahan, dan karena imannya, Allah memperhitungkan hal itu sebagai kebenaran (Gal. 3:6).

Hidup dalam ketaatan mungkin tidak mudah, tetapi pasti akan diberkati (Luk. 11:28). —JAL

Sama seperti Abraham melangkah,
Tanpa tahu ke mana tempat yang ditujunya;
Sekarang, Tuhan, tolong aku agar jangan ragu,
‘Tuk menapaki jalan yang Engkau tunjukkan padaku. Hess

Anda tak perlu tahu ke mana Anda akan pergi, jika Anda tahu Allah yang memimpin.

Facebooktwitterreddit

1 reply

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *