Apa Harganya?

Info

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku,
sekarang kuanggap rugi karena Kristus. —Filipi 3:7

Beberapa tahun lampau ketika Rumania masih di bawah kekuasaan Komunis, Bela Karolyi menjadi pelatih cabang olahraga senam. Ia dengan sangat terampil melatih para bintang, salah satunya peraih medali emas Olimpiade, Nadia Comaneci. Untuk keberhasilannya melatih atlit yang membawa kemasyuran untuk negara Tirai Besinya, ia diberi penghargaan berupa sebuah mobil mewah dan banyak hadiah yang lain. Akan tetapi Bela merindukan kemerdekaan. Sehingga suatu hari, dengan hanya membawa sebuah koper kecil, ia memutuskan keluar dari Rumania untuk mendapatkan kebebasan dengan tanpa berbekal uang banyak.

Demikian juga ada harga yang harus dibayar untuk mengikuti Yesus dan menikmati kebebasan yang Ia berikan. Ketika nelayan yang bernama Petrus dan Andreas mendengar panggilan Yesus,“Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia,” mereka “pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia” (Mat. 4:19-20). Begitu juga dengan Yakobus dan Yohanes, yang meninggalkan ayah dan mata pencaharian mereka untuk memulai kehidupan pemuridan yang tidak menentu. Mereka mengetahui harganya dan memilih mengikuti Yesus dengan meninggalkan semuanya di belakang (ay.21-22).

Sungguh sebuah teladan bagi kita semua yang mengaku sebagai murid Yesus! Ia berkata,“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku” (Luk. 14:27). Apakah kita rela melakukan pengorbanan—besar dan kecil —bagi Tuhan kita? Mari menanggapi undangan Sang Juru Selamat,“Ikutlah Aku,” tidak hanya dalam perkataan namun juga perbuatan. —VCG

Ketika kita ikut Yesus, seluruh hidup kita berubah arah.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Fitur, Kemerdekaan Sejati

1 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!