Jangan Menghakimi!

Jumat, 16 Juli 2010

Baca: 1 Korintus 4:1-5

Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. —Matius 7:1

Ketika Yesus memerintahkan, “Jangan menghakimi,” Dia tidak mengartikan bahwa kita harus naif atau tidak berhati-hati. Tentu saja kita perlu berpikir kritis dan analitis dalam dunia ini di mana kita sering diperhadapkan dengan kesalahan dan tindakan yang salah. Sebaliknya, Yesus bermaksud bahwa kita seharusnya tidak boleh mengutuk atau menuduh, seperti yang dituliskan Paulus: “Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati” (1 Kor. 4:5).

Penyair Robert Burns menekankan hal yang sama, menuliskan tentang mereka yang bertindak dalam keraguan: “Satu hal yang masih sangat gelap adalah motivasinya. Mengapa mereka melakukannya.” Tidak ada yang mengetahui motivasi orang lain. Hanya Allah yang dapat memberikan pencerahan tentang apa yang tersembunyi dalam kegelapan; hanya Allah yang dapat menyingkapkan niatan dalam hati.

Yesus mengetahui kekuatan terpendam yang saling memotivasi: awal yang jahat, ketakutan, kekecewaan, hati yang hancur, dosa yang ditentang. Terlebih lagi, Dia bekerja dalam setiap hati yang taat dan membimbingnya dalam kedewasaan. Hingga pada akhirnya—seringkali berlawanan dengan pengharapan kita—Dia akan memberikan pujian bagi mereka yang telah selesai dibentuk-Nya.

Hanya Tuhan yang dapat menguji hati. Hingga Dia datang kembali, mari kita meminta-Nya untuk menolong kita dalam menguji hati kita sendiri. —DHR

“Jangan mengutuk, atau menghakimi”—bukan kepada manusia
Diberi hak untuk menilai kesalahan sesamanya;
Satu tugas diberikan kepada Anda, dan hanya Anda seorang—
Untuk mencari dan mengatasi kesalahan Anda sendiri. —Elliott

Lambatlah dalam menghakimi sesama, tetapi cepatlah dalam menghakimi diri sendiri.

Bagikan Konten Ini
7 replies
  1. Hari Kristiono
    Hari Kristiono says:

    sesempurna apakah manusia ini sehingga mampu menghakimi sesamanya…..
    ajar aku Tuhan….menjadi sperti yang Kau ingini…

  2. chippy_cupid
    chippy_cupid says:

    semut di seberang pantai terlihat gajah di pelupuk mata ga kelihatan…hope i can live my life just like JESUS..n_n

  3. Dan
    Dan says:

    kenapa manusia dengan gampangnya menghakimi sesuatu hal tidak diketahuinya. lihat tulisan ini Bapa Gereja Ireneus (Adv. Haer. 5. 30.2) menerangkan ini karena adanya pengertian pada masa Gereja mula-mula, bahwa Antikristus muncul dari suku Dan. Coba bayangkan betapa jeleknya nama suku Dan di dunia ini hanya karena tulisan ini. Padahal Tuhan telah memilih suku Dan sebagai hakim dari 12 suku Israel. Dalam Kejadian 35:23-26 ada suku Dan, tapi di Wahyu 7:5-8 tidak ada suku Dan tertulis, hanya gara-gara ini suku Dan dikatakan anti Kristus. Kejam sekali Ireneus menghakimi suku Dan. Suku Dan dianggap penjahat, asal mula anti Kristus, semua yg buruk ditujukan buat suku Dan. Tuhan sengaja menghilangkan suku Dan di kitab wahyu dan tidak termasuk ke dalam 12 suku Israel yg akan diselamatkan karena dari suku Dan lah keselamatan bangsa non Israel dimulai, dibawah bendera suku Dan lah Kekeristenan akan diperbaharui. Suku Dan akan jadi hakim bagi seluruh bangsa-bangsa di dunia ini. Tuhan Yesus juga merencanakan pembangunan 144 kota kudus untuk menampung ratusan juta manusia pada akhir jaman juga menggunakan suku Dan. Anak Israel ini yg telah hilang, akan dihidupkan lagi untuk menggenapkan wahyu yg ditulis. Suku Dan akan jadi hakim bagi bangsa di dunia ini, seluruh orang-orang percaya pada akhir jaman akan dikumpulkan di suatu tempat yg bernama kota kudus, suku Dan yg diperintahkan untuk membangun kota kudus tersebut. Suku Dan juga yg diperintahkan untuk memperbaiki doktrin-doktrin gereja agar kembali ke pengertian Tuhan Yesus. Suku Dan yg disuruh menerjemahkan teks Alkitab/Bible ke berbagai bahasa sesuai dengan naskah aslinya, Suku Dan yg diperintahkan mencari sumber dana untuk pembangunan kota kudus itu. Sebagai gambaran kota kudus itu tidak butuh bulan dan matahari, karena pada akhir jaman waktu kiamat, matahari akan terbelah 9, manusia akan hancur oleh tsunami, gempa, perang nuklir, dan pastinya kerajaan iblis akan bangkit itulah kehancuran manusia, semua pengikut iblis akan dimateraikan dengan angka 666 tapi kekuasaan iblis tidak akan lama, iblis dan pengikutnya akan dihancurkan pasukan malaikat yg dipimpin oleh tangan kanan Tuhan, yg berperang dalam akhir jaman. Manusia saat itu sangat menderita di dunia, sehingga tak satupun manusia yg bisa bertahan. Sedangkan Tuhan sudah menyediakan tempat untuk bangsa israel yg disebut Armageddon, Tuhan Yesus juga menyediakan tempat buat bangsa non israel melalui suku Dan yg disebut kota kudus. Inilah yg akan terjadi, tapi kenapa suku Dan difitnah sebagai anti Kristus, padahal mulai perencanaan hari Tuhan Yesus turun ke bumi, suku Dan lah yg diperintahkan mempersiapkan kedatanganNya, suku Dan lah yg diperintahkan untuk merancang, membangun dan menuai orang-orang percaya yg layak dimasukkan ke kota kudus. Saya hanya mau katakan, suku Dan itu suku yg 100% tubuh dan hatinya buat Kristus, suku Dan telah dipilih jadi hakim, suku Dan telah dipilih menjadi ular yg akan mematok tumit kuda dari ke angkuhannya. Suku Dan ini lah yg akan menghancurkan ajaran-ajaran manusia yg diterapkan dan di klaim jadi ajaran Tuhan. Suku Dan ini yg akan meluruskan ajaran Kristus, mempermalukan oknum-oknum gereja yg menjadikan gereja sebagai lahan bisnis. Jangan tanyakan kesetiaan suku Dan buat Tuhan, karena suku Dan adalah hakim yg dipilih Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberkati

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *