05.07: Sepasang Tangan yang Handal

Senin, 5 Juli 2010

Baca: Mazmur 138

Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku. —Mazmur 138:7

Edwin van der Sar, penjaga gawang Manchester United, memiliki sepasang tangan yang handal. Ia menahan gawangnya dari kebobolan selama 1.302 menit—rekor dunia dalam semusim liga! Hal ini berarti bahwa selama hampir 15 pertandingan yang berjalan 90 menit penuh, tidak ada seorang pun yang mampu mencetak satu gol pun ke gawang yang dikawal olehnya. Sebuah gol di bulan Maret 2009 akhirnya mengakhiri rekor van der Sar yang luar biasa itu.

Daud sang pemazmur menemukan ketenangan di dalam sepasang tangan yang paling handal, yaitu tangan Allah. Ia menuliskan tentang perlindungan Allah dalam Mazmur 138, “Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku” (ay.7). Seperti Daud, kita bisa bersandar pada tangan Allah yang handal untuk menjaga kita dari ancaman dan bahaya rohani.

Kepastian lainnya dari firman Tuhan yang dimiliki pengikut Kristus terdapat dalam kitab Yudas ayat 24-25: “Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa.”

Hal ini tidak berarti bahwa kita tidak akan pernah tersandung. Namun, hal ini berarti kita tidak akan tersandung sedemikian rupa sehingga Dia tidak bisa mengangkat kita. Sepasang tangan-Nya yang handal tidak akan pernah gagal untuk selamanya! —C.P. Hia

Keselamatan kita aman karena Tuhan yang memeliharanya.

“Seperti kebanyakan orang, saya dulu hanyalah seorang anak yang sekadar percaya bahwa Tuhan itu ada. Suatu hari saya diberitahu mengenai Yesus dan saya mulai membaca Alkitab. Sewaktu saya mengerti kasih Tuhan yang agung kepada saya, saya menerima Dia menjadi Juruselamat saya tanpa ragu sedikit pun. Sejak saat itu, banyak hal telah berubah. Tuhan itu begitu nyata untuk saya dan walaupun ada masa-masa yang sulit, Yesus membuat segala sesuatunya kembali baik. Saya telah menyerahkan seluruh hidup saya kepada Yesus dan saya mampu berserah dengan yakin ke dalam tangan kuasa-Nya. Sebagai seorang olahragawan, saya dapat katakan bahwa saya berhutang kepada Tuhan untuk keadaan saya saat ini.” —Juan Carlos Valeron (Spanyol)

Bagikan Konten Ini
0 replies

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *