01.07: Kuasa Kata-Kata

Kamis, 1 Juli 2010

Baca: 2 Timotius 3:14-17

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. —2 Timotius 3:16

Tidak ada wasit lain yang seperti Pierluigi Collina. Kehadiran wasit dengan wibawa yang dipunyai oleh Collinalah yang diinginkan oleh kebanyakan pesepakbola di lapangan. Selama 6 tahun berturut-turut, ia memenangi penghargaan sebagai Wasit Terbaik di Dunia. Pada tahun 2002, ia dianugrahi kehormatan terbesar ketika diminta memimpin pertandingan final Piala Dunia antara Brazil dan Jerman.

Semua orang tahu bahwa mereka akan menyaksikan pertandingan yang berjalan adil ketika Collina yang memimpin di lapangan. Kata-kata dan keputusannya menghasilkan rasa hormat yang luar biasa.

Dua ribu tahun yang lalu seorang pria bernama Paulus menulis kepada temannya Timotius mengenai kuasa kata-kata, tetapi kata-kata yang dimaksudkan Paulus berbeda sekali dengan yang dimiliki Collina. Paulus berbicara tentang firman Allah (2 Tim. 3:16). Firman ini berkuasa atas setiap bagian hidup kita: untuk apa yang harus dan jangan diketahui, demikian juga untuk apa yang kita harus dan jangan lakukan. Bagaimanapun, jika memang Allah yang menciptakan dunia ini, Dia juga pasti mengetahui cara terbaik bagi manusia untuk hidup di dalamnya. Di atas segalanya, firman Allah mengajar kita untuk hidup bagi Dia dan dipergunakan oleh-Nya agar “tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (ay.17).

Ada berbagai hal yang mengaku-ngaku memiliki kuasa atas hidup kita, tetapi hanya firman Allah yang benar-benar patut ditaati. —Jon Lindsay

Di dalam lembar-lembar Alkitab, kita belajar tentang kehendak dan jalan-Nya yang telah menciptakan kita.

Hal terpenting yang saya punya adalah firman Tuhan, Alkitab. Saya percaya bahwa orang-orang lapar secara rohani karena mereka tidak dekat kepada Alkitab. Banyak orang yang putus asa dan tidak puas dengan hidup mereka, dan saya ingin menganjurkan kepada mereka untuk mencari jawabannya di Alkitab. Di dalamnya, terdapat semua jawaban pertanyaan kita.” —Edmilson (Brazil)

Bagikan Konten Ini
1 reply
  1. kaka.sheva
    kaka.sheva says:

    Semuanya sudah tertulis di dalam Alkitab, kita hanya perlu membacanya dengan cermat ^^

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *