11.06: Salah Mengenali

Info

Jumat, 11 Juni 2010

Baca: Yohanes 10:20-30

“Aku dan Bapa adalah satu.” —Yohanes 10:30

Pada Piala Dunia 2002, bintang lapangan Ronaldo mengubah gaya rambutnya setelah tim Brazil yang diperkuatnya mengalahkan Inggris. Ia melakukannya karena anak lelakinya yang masih bayi mengira rekan satu timnya, Roberto Carlos, adalah dirinya—ternyata sang anak telah salah mengenali ayahnya.

Yesus juga salah dikenali oleh orang banyak. Selama di bumi, Dia mengajar firman dan jalan Tuhan dengan penuh kuasa. Dia menyembuhkan yang sakit, membangkitkan yang mati, dan melakukan banyak mukjizat di hadapan banyak orang.

Namun, ketika Dia mengaku diri-Nya adalah satu dengan Allah Bapa dan berkata bahwa Dia telah diutus untuk mati bagi dunia demi membawa mereka ke hidup yang baru, orang banyak itu menolak Dia. Mereka menuduh-Nya, “Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?” (Yoh. 10:20).

Yang mereka katakan itu kedengarannya memang masuk akal. Pengakuan Yesus itu adalah suatu hal yang tidak main-main! Yang dikatakan-Nya itu menuntut kita untuk menyerahkan seluruh hidup kita kepada-Nya. Namun, sejumlah orang yang mendengarkan-Nya berkata, “Dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?” (ay.21).

Penting bagi Ronaldo untuk membuat dirinya dapat dikenali oleh anaknya, terlebih penting lagi Yesus membuat diri-Nya dapat dikenali oleh kita.

Allah membuktikan kebenaran perkataan Yesus dan mengenyahkan segala keraguan ketika Dia membangkitkan Yesus dari kematian, sebagaimana telah dijanjikan Yesus. Kita harus sungguh-sungguh mempertimbangkan siapa Yesus dan perkataan-Nya untuk mengetahui apakah kita mau mempercayakan hidup kita kepada-Nya. —Chris Wale

Yesus berkata Dia adalah Anak Allah. Percayakah Anda kepada-Nya?

“Saya menjadi Kristen pada tahun 2001. Sebelum itu, jujur saja, pemikiran mengenai Tuhan seperti sebuah dongeng bagi saya. Jika Dia benar-benar ada, saya merasa Dia perlu menunjukkan diri-Nya sendiri kepada saya . . . . Lalu suatu hari Tuhan sendiri menunjukkan diri-Nya persis seperti yang telah saya minta. Saya sangat terkesima!” —Lee Young-Pyo (Korea Selatan)

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Saat Teduh Lainnya, SaTe Kamu

1 Komentar Kamu

  • “Ia melakukannya karena anak lelakinya yang masih bayi mengira rekan satu timnya, Roberto Carlos, adalah dirinya — ternyata sang anak telah salah mengenali ayahnya.”

    Brarti, ronaldo rela punya potongan rambut yang aneh sperti itu semata2 karna mau dikenal anaknya dan saya jadi keinget bagaimana Yesus yang adalah Allah pun rela punya ‘potongan’ sperti manusia supaya dikenal ciptaanNya jg, padahal di mata Allah ‘potongan’ itu jauh lebih buruk dari gaya rambut ronaldo.. Praise our Lord, Jesus.. 🙂

Bagikan Komentar Kamu!