27.06: Pengganti yang Sempurna

Minggu, 27 Juni 2010

Baca: Roma 5:6-11

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. —Roma 5:8

Bencana melanda tim Italia di pertandingan ketiga mereka pada Piala Dunia 1998. Pada menit ke-4, Alessandro Nesta, salah seorang pemain bertahan terbaik mereka, mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Syukurlah, ada seorang pemain cadangan bernama Giuseppe Bergomi. Dengan pengalaman 18 tahun bermain, 77 kali bermain bagi tim nasional dan menjadi salah satu pemain terbaik di sepanjang sejarah sepakbola Italia, pria yang dipanggil “Il Capitano” (Sang Kapten) ini merupakan pengganti yang tepat untuk Nesta. Pengalamannya yang kaya sekaligus keahliannya dalam bermain sepakbola telah menjadikan Nesta sebagai pemain yang tepat di saat yang tepat.

Alkitab menyatakan kepada kita tentang suatu penggantian yang senantiasa jauh lebih penting dan tepat waktu. Yesus Kristus menggantikan tempat kita untuk melakukan sesuatu yang tidak akan pernah dapat kita lakukan, yakni menyelamatkan hidup kita. Ketika Yesus dipakukan di kayu salib, Dia ada dalam posisi di mana kita seharusnya berada.

Dengan perkataan maupun perbuatan, kita telah mengatakan kepada Allah bahwa kita tidak menghendaki Dia untuk mengatur hidup kita. Itulah alasannya mengapa Alkitab menyebut kita sebagai orang yang “lemah”. Yesus sebenarnya tidak layak mati karena Dia tidak pernah berbuat dosa. Akan tetapi, “Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Rm. 5:8).

Yesus adalah Pengganti yang sempurna. Yang perlu kita lakukan hanyalah menerima-Nya sebagai Juruselamat kita. Ketika kita telah menerima-Nya, “kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (ay.1). —Jon Lindsay

Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita. —Roma 5:6

“Saya sangat bahagia bermain di Spanyol ini, tetapi ada seseorang yang bahkan lebih penting dari saya sendiri, yaitu Yesus Kristus. Saya ingin mengatakan kepada siapapun yang mendengarkan saya bahwa Yesuslah pusat hidup saya.” —Marcos Senna (Spanyol)

Bagikan Konten Ini
1 reply
  1. kaka.sheva
    kaka.sheva says:

    Karena Yesus telah menggantikan posisi kita, marilah kita selalu menyenangkan hati-Nya dengan berbuat apa yang diperintahkan-Nya sesuai tertulis di Injil ^^

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *