17.06: Kemurahan Luar Biasa

Kamis, 17 Juni 2010

Baca: Mazmur 65:5-14

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! —Mazmur 65:5

Piala Dunia tahun ini adalah peristiwa olahraga terbesar yang pernah diadakan oleh Afrika Selatan. Untuk memastikan suksesnya acara ini, menteri keuangannya mengumumkan suatu anggaran yang luar biasa jumlahnya. Sebagian besar dari uang ini dipakai untuk membangun stadion-stadion yang cukup untuk menampung sejumlah besar penggemar sepakbola, tetapi ada juga sebagian anggaran yang digunakan untuk membangun jalan dan transportasi publik. Ini adalah suatu sikap kemurahan hati yang mulia terhadap bangsa-bangsa lain yang akan hadir di sana, dan ini juga memberikan gambaran kepada kita akan kemurahan hati yang Allah tunjukkan kepada mereka yang ingin menjadi umat-Nya.

Salah satu pujian dalam Alkitab berseru, “Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu!” (Mzm. 65:5). “Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak” (ay.12).

Kita diundang ke dalam rumah Allah untuk menikmati berkat dan pemeliharaan-Nya yang luar biasa berlimpah bagi kita. Allah tidak ingin kita terpisah dari-Nya, tetapi Dia mau kita bergaul dengan-Nya dan mengizinkan-Nya memenuhi segala kebutuhan kita. Jika kita mengikuti Allah, tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk hidup di dalam hadirat-Nya karena Dia telah memanggil kita.

Ribuan penggemar sepakbola yang mengunjungi Afrika Selatan akan mendapati bahwa kebutuhan mereka akan dipenuhi selama beberapa minggu lamanya. Namun, ketika kita memohon kepada Allah untuk menuntun dan memelihara kita, kita akan mendapat kepuasan di dalam kebaikan-Nya yang tidak akan pernah berakhir. —Chris Wale

Ketika kita menyerahkan hidup kita kepada Allah, Dia berjanji menjadi segala sesuatu yang kita butuhkan.

“Tanpa Yesus kita akan menyadari bahwa bahkan ketika memiliki segalanya, sebenarnya kita tidak memiliki apa-apa. Tidak ada hal lain yang membahagiakan saya selain memiliki Yesus di dalam hidup saya. Sekarang saya dapat melihat perbedaannya karena saya telah mengalami keduanya. Perbedaan yang saya alami kini ialah bahwa saya telah menjadi seorang manusia baru, suatu ciptaan yang baru.” —Ze Roberto (Brazil)

Bagikan Konten Ini
0 replies

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *