<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WarungSateKaMu.org &#187; Kebangkitan</title>
	<atom:link href="http://www.warungsatekamu.org/tag/kebangkitan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.warungsatekamu.org</link>
	<description>Warung Saat Teduh Kaum Muda — Wadah interaktif penuh inspirasi dari firman Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jun 2013 17:00:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Banyak Orang</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_040410/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_040410/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 17:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Injil]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah]]></category>
		<category><![CDATA[Persekutuan]]></category>
		<category><![CDATA[Terang]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Minggu Paskah, 4 April 2010

Kota New York. Hari Minggu Paskah, jam 07.30 pagi. Saya satu-satunya pembeli di rumah makan Jimmy’s Diner di Harlem Timur ketika seorang pria masuk ke rumah makan ini dan menghampiri meja saya. Ia berkata, “Selamat pagi, Tuhan memberkatimu,” sembari meninggalkan sebuah traktat Injil dan bergegas keluar dari rumah makan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Minggu Paskah, 4 April 2010</strong></p>
<p>Baca: <a href="http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Kisah+Para+Rasul+18%3A1-11" target="_blank">Kisah Para Rasul 18:1-11</a></p>
<p><strong><em>Sebab banyak umat-Ku di kota ini.</em> —Kisah Para Rasul 18:10</strong></p>
<p><a rel="attachment wp-att-439" href="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2010/03/ODB_040410.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-439" title="ODB_040410" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2010/03/ODB_040410.jpg" alt="" width="551" height="395" /></a></p>
<p>Kota New York. Hari Minggu Paskah, jam 07.30 pagi. Saya satu-satunya pembeli di rumah makan <em>Jimmy’s Diner </em>di Harlem Timur ketika seorang pria masuk ke rumah makan ini dan menghampiri meja saya. Ia berkata, “Selamat pagi, Tuhan memberkatimu,” sembari meninggalkan sebuah traktat Injil dan bergegas keluar dari rumah makan. Saya tersenyum, menghargai kesaksiannya, dan menyadari bahwa Allah memiliki banyak saksi-Nya di mana-mana. Malam itu, saya pergi ke gereja bersama anak kami, Debbie, untuk mengikuti ibadah bersama 300 jemaat yang penuh semangat, kebanyakan mereka berumur dua puluhan dan tiga puluhan tahun. Kasih mereka yang meluap kepada Kristus dan sesama merupakan cahaya yang terang di kota yang sering dianggap mengalami kegelapan rohani.</p>
<p>Pada abad pertama, Paulus mengunjungi kota Korintus di Yunani, yang terkenal karena tindakan amoral dan korupsinya. Saat ia menghadapi perlawanan karena menyatakan Yesus sebagai Mesias, Tuhan berbicara kepada Paulus melalui suatu penglihatan: “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada serorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini” (Kis. 18:9-10).</p>
<p>Ke mana pun kita pergi, ada umat Tuhan di tempat-tempat itu. Kristus yang bangkit hadir dengan penuh kuasa di dalam dan melalui semua orang yang mengenal-Nya. Ada umat Tuhan di mana pun kita berada hari ini. Temukanlah mereka. Bergabunglah dengan mereka.</p>
<p>Kristus sungguh bangkit! —DCM</p>
<p style="text-align: center;"><em>Ketika orang Kristen bersekutu di dalam persekutuan<br />
Memperingati kebangkitan Yesus,<br />
Mereka merasakan suatu ikatan yang menyatukan—<br />
Hubungan sejati dari iman mereka bersama di dalam Yesus. —Hess</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Ada umat Tuhan di mana pun kita berada hari ini.</em></strong></p>
<div class="fblike" style="height:auto; height:25px; overflow:hidden;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.warungsatekamu.org%2F2010%2F04%2Fsr_040410%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=dark" scrolling="no" frameborder="0" allow Transparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px;"></iframe></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_040410/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Realitas Normal Yang Baru</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_030410/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_030410/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 17:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Simpati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://smashingmultimedia.sarah-neuber.de/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI 
Sabtu, 3 April 2010

Setelah dokter menyatakan bahwa saya terkena kanker, saya berusaha mendengar apa yang dikatakannya, tetapi saya tidak dapat memahaminya. Saya pulang ke rumah, menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuh dan kepala, lalu tertidur di sofa, seolah-olah tidur mampu mengubah diagnosa tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sabtu, 3 April 2010</strong></p>
<p>Baca: <a href="http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+6%3A1-11&amp;s=on" target="_blank">Roma 6:1-11</a></p>
<p><strong><em>Sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.</em> —Roma 6:4</strong></p>
<p><strong><a rel="attachment wp-att-438" href="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2010/03/ODB_030410.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-438" title="ODB_030410" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2010/03/ODB_030410.jpg" alt="" width="555" height="395" /></a></strong></p>
<p>Setelah dokter menyatakan bahwa saya terkena kanker, saya berusaha mendengar apa yang dikatakannya, tetapi saya tidak dapat memahaminya. Saya pulang ke rumah, menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuh dan kepala, lalu tertidur di sofa, seolah-olah tidur mampu mengubah diagnosa tersebut. Ketika akhirnya saya mempunyai kekuatan untuk memberitahu para sahabat saya, salah seorang sahabat saya, Judy Schreur, mengucapkan sesuatu yang sangat berkesan.</p>
<p>Setelah menyampaikan rasa simpatinya, Judy berkata, “Ini yang akan terjadi. Kau akan merasa sangat buruk selama 3 hari. Lalu, kau akan bangkit, memikirkan apa yang harus kau lakukan, dan melanjutkan hidupmu.” Kemudian ia menambahkan, “Kupikir ini ada kaitannya dengan kematian, penguburan, dan kebangkitan.”</p>
<p>Saat itu, saya tidak mempercayainya. Saya meyakini kehidupan yang saya jalani telah berakhir. Segalanya akan menjadi berbeda. Saya tidak membayangkan akan kembali merasa normal. Namun, Judy benar. Tiga hari berikutnya saya bangun dan menyadari bahwa saya merasa tidak terlalu buruk. Kemudian sedikit demi sedikit, meskipun mengalami penderitaan fisik karena proses kemoterapi, kondisi emosi dan rohani saya semakin membaik. Saya telah “mati” untuk realitas saya yang lama dan telah “dibangkitkan” untuk menjalani realitas normal yang baru.</p>
<p>Puji Tuhan, Allah ada dibalik peristiwa kebangkitan. Bagi mereka yang telah mati di dalam Kristus, kematian dari satu realitas merupakan kebangkitan dari realitas yang baru dan mulia sehingga kita dapat “hidup dalam hidup yang baru” (Rm. 6:4). —JAL</p>
<p style="text-align: center;"><em>Yesus menebus dan mati demi kita;<br />
Di dalam Dia, kita mati dan bangkit dari kematian.<br />
Kematian tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan;<br />
<span style="font-style: normal;"><em>Yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang. </em>—<em>D. De Haan</em></span></em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Berada “di dalam Kristus” berarti mengambil bagian dalam hidup-Nya,<br />
kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya.</em></strong></p>
<div class="fblike" style="height:auto; height:25px; overflow:hidden;"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.warungsatekamu.org%2F2010%2F04%2Fsr_030410%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=dark" scrolling="no" frameborder="0" allow Transparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px;"></iframe></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2010/04/sr_030410/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
