Abyasat Tandirura

Aby adalah anak perempuan satu-satunya dari sebuah keluarga petani. Aby lahir dan tumbuh besar di sebuah desa yang lokasinya cukup jauh dari Kota Rantepao, Tana Toraja. Aby sangat suka bermain musik, juga membaca dan menulis. Aby rindu untuk terus berkarya dan melayani Tuhan lewat tulisan dan pelayanan di gereja. Aby juga menjadikan Kolose 3:23 sebagai prinsip hidupnya.

Berikut adalah artikel yang ditulis oleh Abyasat Tandirura

Kekurangan Fisik Membuatku Minder, Tapi Tuhan Memandangku Berharga

Kekurangan Fisik Membuatku Minder, Tapi Tuhan Memandangku Berharga

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja

Aku lahir dengan kondisi di mana langit-langit dalam rongga mulutku terbuka sehingga ketika aku berbicara, suaraku tidak jelas. Teman-temanku pernah mengejekku. Aku sangat sedih dan hampir menangis, tetapi seorang guruku menegur mereka dan menenangkanku.

Disiplin Rohani: Butuh Perjuangan!

Disiplin Rohani: Butuh Perjuangan!

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja.

Tahun 2018 beserta suka dan duka kehidupan yang mengiringinya sudah berhasil kulalui. Aku bersyukur sekaligus lega dapat menginjakkan kaki di tahun 2019 yang telah memasuki bulan ketiga ini. Dari berbagai peristiwa yang telah kualami, ada satu pesan penting yang dapat kupetik, bahwa kita senantiasa membutuhkan Tuhan.

Gagal Bukan Berarti Masa Depanku Suram, Inilah Kisahku Ketika Dinyatakan Tidak Lulus SMA

Gagal Bukan Berarti Masa Depanku Suram, Inilah Kisahku Ketika Dinyatakan Tidak Lulus SMA

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja

Delapan tahun lalu, tepatnya di tanggal 16 Juni 2009 adalah hari yang tidak pernah bisa kulupakan. Siang itu, aku dan teman-teman seangkatanku sedang was-was menantikan pengumuman kelulusan kami. Seperti peribahasa untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, hari itu aku menerima sebuah amplop pengumuman yang menyatakan bahwa aku tidak lulus SMA.

Kisah Orang Majus Keempat

Kisah Orang Majus Keempat

Oleh Abyasat Tandirura, Makassar

Natal adalah sebuah momen yang sangat istimewa yang aku nanti-nantikan setiap tahun. Bagiku, itu adalah sebuah momen yang mengingatkanku bahwa ada Pribadi yang mengasihiku tanpa syarat, menerimaku apa adanya, bahkan menyelamatkanku, agar kelak aku beroleh kehidupan yang kekal dan dapat tinggal bersama-Nya selamanya.

3 Hal yang Membuat Kematian Yesus Berbeda

3 Hal yang Membuat Kematian Yesus Berbeda

Penulis: Abyasat Tandirura

Kematian itu menakutkan. Bisa merenggut siapa saja tanpa memandang usia. Dua tahun silam, nenekku meninggal. Sebulan setelah pemakamannya, keponakan perempuanku yang masih bayi juga meninggal dunia.

Bukan Lagi Aku, Melainkan Kristus

Bukan Lagi Aku, Melainkan Kristus

Penulis: Abyasat Tandirura

Menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi adalah keputusan terbesar dan terpenting yang pernah aku buat dalam hidupku. Akan tetapi, dalam keseharian sering aku bertanya pada diri sendiri, apakah aku benar-benar telah menjadi pengikut-Nya?

Ibu Memberiku Kasih

Ibu Memberiku Kasih

Oleh: Abyasat Tandirura

Puisi ini lahir dari perenungan pribadi jelang ulang tahunku tentang seorang “pahlawan” yang Tuhan tempatkan dalam hidupku. Ia berjuang membesarkanku, dari seorang bayi yang tak bisa apa-apa, hingga menjadi seorang pemudi yang mandiri; … dari seorang anak yang tak tahu apa-apa, hingga menjadi seorang dewasa yang mengenal Penciptanya.

Selamat Datang Juruselamatku

Selamat Datang  Juruselamatku

Oleh: Abyasat Tandirura

Natal kembali tiba. Luar biasa rasanya melihat sebuah peristiwa di desa kecil Betlehem lebih dari dua ribu tahun silam, kini dirayakan di seluruh belahan dunia.

Bukan di Mulut Saja

Bukan di Mulut Saja

Oleh: Abyasat Tandirura

Berbicara tentang peduli lingkungan jauh lebih mudah daripada melakukannya. Semua orang tentu menginginkan lingkungan yang bersih dan sehat, tapi tak banyak yang sungguh-sungguh mengusahakannya terwujud. Sebagai anak muda Kristen, inisiatif apa yang bisa kita ambil di tengah komunitas kita?

 Page 1 of 2  1  2 »