<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WarungSateKaMu.org</title>
	<atom:link href="http://www.warungsatekamu.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.warungsatekamu.org</link>
	<description>Warung Saat Teduh Kaum Muda — Wadah interaktif penuh inspirasi dari firman Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jun 2013 17:00:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Bermain Di Tengah Rasa Sakit</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/bermain-di-tengah-rasa-sakit/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/bermain-di-tengah-rasa-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/bermain-di-tengah-rasa-sakit</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Rabu, 19 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Ratapan+3%3A1-3,25-33&#38;s=on' target='_blank'>Ratapan 3:1-3,25-33</a>

Gary Carter, seorang atlet bisbol terkemuka, adalah pengikut Yesus. Sepanjang 19 tahun karirnya, ia memperoleh kekuatan dan ketahanan dari imannya di dalam Allah untuk bertanding hari demi hari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rabu, 19 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_190613.jpg" alt="Bermain Di Tengah Rasa Sakit" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Ratapan+3%3A1-3,25-33&amp;s=on' target='_blank'>Ratapan 3:1-3,25-33</a></p>
<p><strong><em>Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya. &mdash;Ratapan 3:32</em></strong></p>
<p>Gary Carter, seorang atlet bisbol terkemuka, adalah pengikut Yesus. Sepanjang 19 tahun karirnya, ia memperoleh kekuatan dan ketahanan dari imannya di dalam Allah untuk bertanding hari demi hari. Dalam artikel di surat kabar <em>Wall Street Journal</em>, tak lama setelah Carter meninggal karena kanker otak di usia 57 tahun, penulis Andrew Klavan menceritakan bagaimana Carter telah mempengaruhi hidupnya. </p>
<p>Di akhir dekade 1980-an, Klavan mengalami depresi yang mendalam hingga ia terus berpikir untuk bunuh diri. Lalu ia mendengar Carter diwawancarai setelah suatu pertandingan. Si penangkap bola yang sudah veteran ini menolong timnya New York Mets meraih kemenangan dengan usahanya berlari kencang pada saat-saat penting dalam pertandingan itu. Carter pun ditanya bagaimana ia dapat melakukannya, mengingat lututnya sedang sakit. Klavan mendengarnya kira-kira seperti ini: &ldquo;Terkadang Anda harus bermain di tengah rasa sakit.&rdquo; Pernyataan sederhana itu menolong Klavan keluar dari depresinya. Ia menyatakan, &ldquo;Aku bisa melakukannya!&rdquo; Ia merasa dikuatkan dan kembali menemukan harapan&mdash;hingga ia pun menjadi pengikut Kristus. </p>
<p>Di balik pernyataan Carter terdapat kebenaran yang menguatkan dari kitab Ratapan. Bisa jadi kita memang menghadapi kesedihan, rasa sakit, dan kesengsaraan, tetapi kita tidak perlu berkubang dalam sikap mengasihani diri sendiri. Allah yang mengizinkan penderitaan kita juga adalah Allah yang mencurahkan kasih setia-Nya kepada kita (Rat. 3:32). Oleh kasih Allah yang mengangkat kita, kita akan sanggup &ldquo;bermain&rdquo; di tengah rasa sakit yang tak terelakkan. &mdash;DCE</p>
<p align='center'><em>Masalah datang di sepanjang jalan hidup<br />
Namun Allah akan tolong kita memikulnya;<br />
Hingga kita bisa melihat melampaui derita<br />
Dan menolong mereka yang perlu kasih kita. &mdash;Branon</em></p>
<p align='center'><strong>Allah akan melepaskan kita dari penderitaan atau memberi kita sukacita untuk menanggungnya.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/bermain-di-tengah-rasa-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setiap Kata Berarti</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/setiap-kata-berarti/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/setiap-kata-berarti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Ketaatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/setiap-kata-berarti</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Selasa, 18 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Ulangan+4%3A1-10&#38;s=on' target='_blank'>Ulangan 4:1-10</a>

Kim Peek adalah seorang <em>savant</em> (orang dengan ingatan luar biasa) yang hafal akan semua isi drama karya Shakespeare. Pada suatu pertunjukan drama berjudul <em>Twelfth Night</em> (Malam Kedua Belas), Peek memperhatikan bahwa]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selasa, 18 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_180613.jpg" alt="Setiap Kata Berarti" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Ulangan+4%3A1-10&amp;s=on' target='_blank'>Ulangan 4:1-10</a></p>
<p><strong><em>Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu. &mdash;Ulangan 4:2</em></strong></p>
<p>Kim Peek adalah seorang <em>savant</em> (orang dengan ingatan luar biasa) yang hafal akan semua isi drama karya Shakespeare. Pada suatu pertunjukan drama berjudul <em>Twelfth Night</em> (Malam Kedua Belas), Peek memperhatikan bahwa si aktor telah menghilangkan satu kata dari salah satu dialognya. Peek tiba-tiba berdiri dan berteriak, &ldquo;Stop!&rdquo; Si aktor pun meminta maaf dan berkata bahwa ia mengira tidak akan ada orang yang keberatan pada tindakannya itu. Peek menjawab, &ldquo;Shakespeare pasti keberatan.&rdquo; </p>
<p>Perkataan memang berarti&mdash;apalagi jika itu adalah firman Allah sendiri. Musa memperingatkan bangsa Israel, &ldquo;Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu&rdquo; (Ul. 4:2). Musa sering kali mengingatkan umat Israel akan belas kasih dan kesetiaan Allah kepada mereka di masa lalu. Namun ia juga menekankan pentingnya ketaatan pada perintah Allah ketika mereka sedang bersiap-siap untuk masuk ke Tanah Perjanjian. Ia mengatakan kepada mereka bahwa ketaatan akan menghasilkan berkat dalam hidup dan warisan yang melimpah (ay.39-40). Setiap perintah dan ketentuan yang ada itu berarti bagi Allah. Sikap umat yang menghormati firman Allah menunjukkan bahwa mereka juga menghormati Allah. </p>
<p>Hari ini, ketika kita menghormati firman Allah, membacanya dengan sangat teliti, dan mematuhi apa yang tercantum di dalamnya, kita sedang memberikan kepada Allah sikap hormat yang memang layak diterima-Nya. &mdash;MLW</p>
<p align='center'><em>Alkitab tetap ada hingga selamanya<br />
Ketika dunia berlalu lenyap;<br />
Dengan inspirasi Alkitab diberi&mdash;<br />
Setiap hukumnya akan kupatuhi. &mdash;Lillenas</em></p>
<p align='center'><strong>Firman Allah tidak perlu ditambahi atau dikurangi.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/setiap-kata-berarti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerpen: Pelicano (1)</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/cerpen-pelicano-1/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/cerpen-pelicano-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 09:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WarungSateKamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Kamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/?p=10637</guid>
		<description><![CDATA[<em>Cerita Oleh <strong>Hady Kristian</strong></em>

Mata Vino melirik ke segala penjuru dengan seksama. Pandangannya membersitkan suatu niat. Malam semakin larut, hanya menyisakan lolongan anjing liar di kehidupan jalan yang keras. Dalam keheningan, terdengar raungan lain––cacing perutnya yang kelaparan.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cerita Oleh <strong>Hady Kristian</strong></em></p>
<p align="right" style="font-size:8pt; margin-top:0px;"><a href="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/06/Pelicano_01.jpg"><img src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/06/Pelicano_01.jpg" alt="" title="Pelicano_01" width="628" class="alignnone size-full wp-image-10638" /></a><br />
<em>Ilustrasi gambar oleh <strong>Nadia Febe</strong></em></p>
<p>Mata Vino melirik ke segala penjuru dengan seksama. Pandangannya membersitkan suatu niat. Malam semakin larut, hanya menyisakan lolongan anjing liar di kehidupan jalan yang keras. Dalam keheningan, terdengar raungan lain––cacing perutnya yang kelaparan. Vino berpikir, jika ia tidak segera mengganjal perutnya, ia tidak yakin dapat melalui dinginnya malam. Ia tidak mau bernasib sama seperti beberapa orang yang dikenalnya. Mereka mati dalam keadaan perut kosong.</p>
<p>Namun, malam ini ia tidak akan mengais di tong sampah. Bukan pula mengemis di warung makan. Malam ini ia melakoni kembali aksi yang ia mulai sejak dua tahun lalu, yaitu menodong orang. Korbannya tentu saja orang yang pulang kerja lewat tengah malam. Selama dua tahun, profesi gelap tersebut sukses menunjangnya bertahan hidup.</p>
<p>Vino membuntuti calon korbannya. Kali ini, lelaki setengah baya yang sedang menjinjing tas. Tasnya terlihat cukup mewah. Bisa saja isinya barang-barang berharga. Selain itu, penampilan lelaki tersebut menjanjikan bahwa bawaannya memiliki nilai.</p>
<p>Yakin bahwa target sudah berada dalam situasi terkunci, Vino menyegat lelaki itu. “STOP! Serahkan barangmu!”</p>
<p>“CEPAT! Mau saya bunuh?” bentak Vino. Lelaki itu terdiam. Rasa takut tak terpancar dari wajahnya.</p>
<p>“Bertobatlah, jalan yang kamu pilih ini salah,” ucap lelaki itu. Vino jadi salah tingkah. Belum pernah ada korbannya yang begitu tenang, dan bahkan mengucapkan kata-kata seperti itu.</p>
<p>“Jangan buat saya lepas kontrol, ya! Serahkan barangmu, atau nyawamu melayang!”</p>
<p>“Baiklah, silakan ambil semuanya, jika itu membuat kamu senang.”</p>
<p>Dengan pisau tetap teracung pada lelaki tersebut, Vino perlahan mendekat lalu menyambar tas yang berada di jinjingannya.</p>
<p>“Letakkan kedua tanganmu di atas kepala, dan teruslah menghadap ke belakang. SEKARANG!” perintah Vino. Lelaki itu menurutinya. Lantas, Vino menggunakan kesempatan itu untuk kabur jauh-jauh dari lokasi kejadian bersama barang curiannya. Menghilang dalam kegelapan malam, meninggalkan empunya barang.</p>
<p>Vino tipe yang individual––ia bekerja sendiri tanpa kelompok sebagai pemulus aksinya. Hanya berbekal sebuah pisau lipat, ia merasa persiapannya sudah matang untuk melakukan perbuatan kriminal tersebut. Cukup acungkan pisau dan mengeluarkan berbagai ancaman, maka perintah apa pun pasti dituruti korban.</p>
<p>Vino terus berlari, menyari tempat sepi yang aman. Derap kakinya lalu berhenti di sekitar pemukiman kumuh dengan gundukan sampah berseliweran. Tidak ada listrik, siraman dari Sang Rembulan pun kurang. Daerah itu benar-benar ideal baginya melepaskan lelah sejenak. Ia membuka tas tersebut, mengharapkan sejumlah uang atau barang-barang berharga. Namun alangkah terkejutnya Vino, karena isinya ratusan Alkitab saku Perjanjian Baru. Jelas tidak bisa ditukar dengan uang.</p>
<p>“SIALLL!” umpat Vino. “Mau diapakan Alkitab-Alkitab ini?” lanjutnya. Ia terus memaki diri. Menyalahkan segenap kebodohan serta ketidaktelitiannya. Sepertinya, malam ini ia harus tidur dengan perut keroncongan.</p>
<p><em><strong>Bersambung . . .</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/cerpen-pelicano-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Berisiko</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tidak-berisiko/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tidak-berisiko/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tidak-berisiko</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Senin, 17 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Efesus+2%3A1-10&#38;s=on' target='_blank'>Efesus 2:1-10</a>

Seorang rekan baru-baru ini berbagi pengalaman tentang sesuatu yang tak akan pernah saya coba sendiri, yaitu <em>bungee jumping</em>. Dari yang diceritakannya, saya merasa kegiatan itu menarik sekaligus mengerikan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Senin, 17 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_170613.jpg" alt="Tidak Berisiko" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Efesus+2%3A1-10&amp;s=on' target='_blank'>Efesus 2:1-10</a></p>
<p><strong><em>Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu; tetapi pemberian Allah. &mdash;Efesus 2:8</em></strong></p>
<p>Seorang rekan baru-baru ini berbagi pengalaman tentang sesuatu yang tak akan pernah saya coba sendiri, yaitu <em>bungee jumping</em>. Dari yang diceritakannya, saya merasa kegiatan itu menarik sekaligus mengerikan. Bagi saya, melompat dengan kepala lebih dahulu dari jembatan setinggi ratusan meter, tergantung di udara, dan hanya tersambung dengan seutas tali karet raksasa bukanlah hal yang menyenangkan. Namun lompatannya itu bukanlah tanpa perlindungan. Ia menjelaskan bahwa ada sepasang rompi pelindung berdaya tahan tinggi yang tersambung ke tali karet tadi dan berguna untuk perlindungannya. Rompi yang dirancang dengan teliti dan teruji itu memberinya keyakinan besar ketika ia melompat ke udara. </p>
<p>Ketika mendengar ceritanya, saya menyadari bahwa bagi pengikut Kristus, hidup di dunia yang berdosa ini bukanlah suatu &ldquo;lompatan iman&rdquo; yang membabi-buta. Kita juga mempunyai sepasang pelindung yang dapat melindungi kita bahkan di saat-saat tergelap dalam hidup. Di Efesus 2:8-9, Paulus menulis kata-kata ini, &ldquo;Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.&rdquo; </p>
<p>Kasih karunia Allah dan iman dalam karya Yesus yang telah genap itu menjadi sepasang pelindung yang menjamin hubungan kita dengan Allah. Karena kuatnya kedua hal itu, keselamatan bukan seperti suatu lompatan konyol yang hampa makna. Keselamatan justru menjadi langkah iman bagi kita untuk mempercayai firman Allah dan kasih perlindungan-Nya yang tidak pernah berakhir. &mdash;WEC</p>
<p align='center'><em>Ketika insaf, &lsquo;ku cemas,<br />
Sekarang &lsquo;ku lega!<br />
Syukur, bebanku t&rsquo;lah lepas<br />
Berkat anugerah. &mdash;Newton<br />
(Kidung Jemaat, No. 40)</em></p>
<p align='center'><strong>Kita dapat mengalami kedamaian Allah ketika kita menerima kasih karunia-Nya.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tidak-berisiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekuatan Seorang Manusia</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/kekuatan-seorang-manusia/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/kekuatan-seorang-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/kekuatan-seorang-manusia</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Minggu, 16 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=1+Korintus+16%3A9-13&#38;s=on' target='_blank'>1 Korintus 16:9-13</a>

Beberapa tahun lalu saya berada di dalam lift bersama dua orang laki-laki. Malam telah larut, dan kami semua terlihat lelah. Lift pun berhenti, dan seorang laki-laki berpenampilan menyolok berjalan masuk dengan santai.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Minggu, 16 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_160613.jpg" alt="Kekuatan Seorang Manusia" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=1+Korintus+16%3A9-13&amp;s=on' target='_blank'>1 Korintus 16:9-13</a></p>
<p><strong><em>Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat! &mdash;1 Korintus 16:13</em></strong></p>
<p>Beberapa tahun lalu saya berada di dalam lift bersama dua orang laki-laki. Malam telah larut, dan kami semua terlihat lelah. Lift pun berhenti, dan seorang laki-laki berpenampilan menyolok berjalan masuk dengan santai. Ia mengenakan pakaian koboi, topi yang lusuh, jaket kulit domba yang sudah bernoda dan tua, serta sepatu bot yang usang. Ia memandangi kami dari atas ke bawah, menatap kami, dan menyapa dengan geraman, &ldquo;Selamat malam, <em>saudara-saudara</em>.&rdquo; Kami semua langsung berdiri tegak dan menegapkan bahu kami. Kami berusaha tampil selayaknya laki-laki. </p>
<p>Hari ini merupakan hari untuk menghormati kaum laki-laki, karena itu marilah membahas tentang apa artinya bersikap sebagai laki-laki. Sebagai laki-laki, kita berusaha untuk bersikap tangguh dan jantan, tetapi seringkali semua itu hanyalah dalam penampilan. Sekeras apapun usaha kita, kita sadar bahwa ternyata kita tidak setangguh itu. Di balik keberanian yang dibuat-buat itu, ternyata kita memendam banyak ketakutan, keraguan, dan kekurangan. Sebagian besar dari sikap jantan kita hanyalah gertak sambal belaka. </p>
<p>Dengan berani Paulus mengakui hal ini: &ldquo;Kami adalah lemah,&rdquo; katanya (2Kor. 13:4). Ini bukanlah sikap sok saleh, melainkan suatu kesadaran yang nyata. Namun dalam pernyataan lain yang sepertinya bertolak belakang, Paulus dengan tegas mendesak kita untuk &ldquo;bersikap sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!&rdquo; (1Kor. 16:13). </p>
<p>Bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang kuat seperti yang dikehendaki Allah? Hanya dengan cara menyerahkan diri kita ke dalam tangan Allah dan meminta-Nya untuk menguatkan kita oleh kuasa-Nya yang memberi kesanggupan. &mdash;DHR</p>
<p align='center'><em>Mari, Tuhan, berikanku keberanian,<br />
Berikanlah Roh yang berkuasa;<br />
Jadikanku seorang pemenang&mdash;<br />
Hiduplah penuh kuasa di dalamku. &mdash;NN.</em></p>
<p align='center'><strong>Kekuatan sejati datang dari kuasa Allah di dalam jiwa.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/kekuatan-seorang-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpujilah Allah</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/terpujilah-allah/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/terpujilah-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Karunia Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/terpujilah-allah</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Sabtu, 15 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=1+Tawarikh+25%3A1-8&#38;s=on' target='_blank'>1 Tawarikh 25:1-8</a>

Ketika Jason diminta untuk menyanyi di suatu kebaktian gereja yang sedang dihadirinya, ia sangat senang dapat berperan serta walaupun ia baru diminta beberapa menit sebelum kebaktian dimulai.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sabtu, 15 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_150613.jpg" alt="Terpujilah Allah" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=1+Tawarikh+25%3A1-8&amp;s=on' target='_blank'>1 Tawarikh 25:1-8</a></p>
<p><strong><em>Kenanya dipilih untuk mengepalai para pemain musik dari suku Lewi itu, sebab ia ahli musik. &mdash;1 Tawarikh 15:22 BIS</em></strong></p>
<p>Ketika Jason diminta untuk menyanyi di suatu kebaktian gereja yang sedang dihadirinya, ia sangat senang dapat berperan serta walaupun ia baru diminta beberapa menit sebelum kebaktian dimulai. Ia memilih satu pujian yang tidak asing, &ldquo;Terpujilah Allah,&rdquo; karena lagu itu sangat berarti baginya secara pribadi. Ia berlatih beberapa kali di lantai bawah tanah gereja dan kemudian menyanyikannya tanpa iringan musik dalam kebaktian itu. </p>
<p>Beberapa minggu kemudian, Jason mengetahui bahwa ada sejumlah anggota jemaat di gereja tersebut yang tidak menghargai pelayanannya. Mereka mengira ia hanya mau pamer. Karena tidak mengenal Jason, mereka telah salah dengan menganggapnya telah bernyanyi untuk mencari pujian bagi diri sendiri dan bukan untuk memuliakan Tuhan. </p>
<p>Dari Perjanjian Lama kita belajar bahwa Allah menetapkan orang-orang dengan keahlian tertentu untuk terlibat dalam ibadah di bait-Nya. Orang-orang pun dipilih berdasarkan keahliannya&mdash;dari pekerja pembangunan hingga pemimpin pujian (1Taw. 15:22 BIS; 25:1,7). </p>
<p>Tuhan memberi setiap orang beragam talenta dan karunia rohani yang berbeda-beda dengan maksud untuk dipakai memuliakan nama- Nya (Kol. 3:23-24). Ketika kita melayani dengan maksud tersebut dan bukan untuk meninggikan diri, kita tidak perlu mempedulikan yang dipikirkan orang lain. Allah memberikan milik-Nya yang terbaik untuk kita&mdash;Yesus Anak-Nya&mdash;dan kita menghormati Dia dengan memberikan milik kita yang terbaik bagi-Nya. &mdash;JAL</p>
<p align='center'><em>Sang Tuan memerlukan yang bisa kau berikan,<br />
Tidak jadi soal jika itu kecil di matamu;<br />
Dia berkarya di dunia lewat anak-anak-Nya,<br />
Jadi berikan kepada-Nya seluruh yang terbaik darimu. &mdash;Hess</em></p>
<p align='center'><strong>Kita melakukan yang terbaik ketika kita melayani Allah dengan kesungguhan.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/terpujilah-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teman Khayalan?</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/teman-khayalan/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/teman-khayalan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Keberadaan Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/teman-khayalan</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Jumat, 14 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+1%3A18-25&#38;s=on' target='_blank'>Roma 1:18-25</a>

Belum lama ini, saya mendengar tentang tulisan suatu papan iklan yang terpampang di pinggir jalan raya: &#8220;Tuhan itu cuma teman khayalan. Demi kebaikan bersama, percayai sesuatu yang nyata.&#8221;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jumat, 14 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_140613.jpg" alt="Teman Khayalan?" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Roma+1%3A18-25&amp;s=on' target='_blank'>Roma 1:18-25</a></p>
<p><strong><em>Percayalah Abraham kepada Allah . . . Karena itu Abraham disebut: &ldquo;Sahabat Allah.&rdquo; &mdash;Yakobus 2:23</em></strong></p>
<p>Belum lama ini, saya mendengar tentang tulisan suatu papan iklan yang terpampang di pinggir jalan raya: &ldquo;Tuhan itu cuma teman khayalan. Demi kebaikan bersama, percayai sesuatu yang nyata.&rdquo; </p>
<p>Jelas-jelas, pernyataan yang sengit itu mengumpamakan orang Kristen sebagai anak-anak yang dengan imajinasinya dapat menciptakan sesosok teman khayalan. Namun apakah Allah hanya sesosok teman khayalan? </p>
<p>Justru sebaliknya, banyak bukti yang mendukung bahwa Allah itu nyata. Cobalah kaji pemikiran-pemikiran ini: Penciptaan dunia menunjukkan adanya Perancang Agung di balik alam semesta ini (Rm. 1:18-20). Suara hati menandakan adanya Pemberi Hukum di balik rasa benar dan salah dalam hati setiap manusia (Rm. 2:14-15). Kreativitas yang kita ungkapkan melalui karya musik dan seni mencerminkan sifat yang juga dimiliki Penciptanya (Kel. 35:31-32). Kristus menyingkapkan wujud Allah dalam rupa manusia (Ibr. 1:1-4). Dan kesatuan atau persekutuan dengan Roh Kudus di dalam hati seorang Kristen mewujudnyatakan keberadaan Allah (Gal. 5:22-23). </p>
<p>Alkitab memberi tahu kita bahwa akan ada orang-orang yang menyangkal keberadaan Allah (2Ptr. 3:4-6). Namun Yakobus mengingatkan kita akan keberadaan-Nya dan bagaimana seorang beriman di Perjanjian Lama bersahabat dengan Dia: &ldquo;&lsquo;Percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.&rsquo; Karena itu Abraham disebut: &lsquo;Sahabat Allah&rsquo;&rdquo; (Yak. 2:23). Sudahkah Anda bertemu dengan Allah yang hendak menebus Anda? Dia memberikan Anak-Nya untuk menjadi Sahabat Anda yang sejati dan abadi (Yoh. 15:15). &mdash;HDF</p>
<p align='center'><em>Kutemukan Sahabat yang luar biasa!<br />
Dia mengasihiku sebelum kukenal Dia;<br />
Dia menarikku dengan dawai-dawai cinta;<br />
Hingga kini kutertambat pada-Nya. &mdash;Small</em></p>
<p align='center'><strong>Sahabat terbaik di dunia sekalipun tidak dapat dibandingkan dengan Yesus. &mdash;Chambers</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/teman-khayalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komik Strip: Ayahku</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/komik-strip-ayahku/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/komik-strip-ayahku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2013 09:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WarungSateKamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komik Kamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/?p=10629</guid>
		<description><![CDATA[<em>Ilustrasi oleh <strong>Heri Kurniawan</strong></em>

<em><strong>Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau (Amsal 23:22a)</strong></em>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ilustrasi oleh <strong>Heri Kurniawan</strong></em></p>
<p><em><strong>Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau (Amsal 23:22a)</strong></em></p>
<p><a href="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/06/01-Ayahku.jpg?2"><img src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/06/01-Ayahku.jpg" alt="" title="" width="600" height="864" class="alignnone size-full wp-image-10630" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/komik-strip-ayahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tetap Terhubung</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tetap-terhubung/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tetap-terhubung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tetap-terhubung</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Kamis, 13 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Mazmur+119%3A33-40&#38;s=on' target='_blank'>Mazmur 119:33-40</a>

Suatu pagi, saya mendapati ternyata hubungan Internet saya tidak berfungsi. Penyedia layanan melakukan beberapa tes dan menyimpulkan bahwa modem saya perlu diganti, tetapi mereka hanya bisa melakukannya esok hari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kamis, 13 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_130613.jpg" alt="Tetap Terhubung" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Mazmur+119%3A33-40&amp;s=on' target='_blank'>Mazmur 119:33-40</a></p>
<p><strong><em>Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. &mdash;Mazmur 119:105</em></strong></p>
<p>Suatu pagi, saya mendapati ternyata hubungan Internet saya tidak berfungsi. Penyedia layanan melakukan beberapa tes dan menyimpulkan bahwa modem saya perlu diganti, tetapi mereka hanya bisa melakukannya esok hari. Saya sedikit panik saat membayangkan saya tidak dapat menggunakan Internet selama 24 jam! Saya berpikir, <em>Bagaimana saya bisa hidup tanpa Internet</em>? </p>
<p>Kemudian saya bertanya kepada diri sendiri, <em>Apakah saya juga akan merasa panik jika hubungan saya dengan Allah terganggu selama sehari penuh</em>? Kita menjaga hubungan kita dengan Allah supaya tetap hidup dengan cara meluangkan waktu untuk membaca firman-Nya dan berdoa. Lalu kita harus menjadi &ldquo;pelaku firman&rdquo; (Yak. 1:22-24). </p>
<p>Penulis Mazmur 119 mengenali pentingnya suatu hubungan dengan Allah. Pemazmur meminta Allah untuk mengajarkan ketetapan-ketetapan-Nya dan memberi pengertian akan taurat-Nya (ay.33-34). Kemudian pemazmur berdoa supaya ia dapat memelihara firman itu dengan segenap hati (ay.34), hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Nya (ay.35), dan menjauhkan matanya dari melihat segala hal yang hampa (ay.37). Dengan merenungkan firman Allah dan kemudian menerapkannya, pemazmur selalu &ldquo;terhubung&rdquo; dengan Allah. </p>
<p>Allah telah memberikan firman-Nya untuk menjadi pelita bagi kaki kita dan menjadi terang bagi jalan kita sehingga menuntun kita kepada-Nya. &mdash;CPH</p>
<p align='center'><em>Kiranya pikiran Yesus Juruselamatku<br />
Hidup di dalamku hari demi hari,<br />
Dengan kasih dan kuasa-Nya menuntun<br />
Semua yang kulakukan dan kukatakan. &mdash;Wilkinson</em></p>
<p align='center'><strong>Untuk memperbarui kekuatan jiwa Anda, teruslah terhubung dengan Sang Sumber Hidup.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/tetap-terhubung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Urusan Yang Belum Selesai</title>
		<link>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/urusan-yang-belum-selesai/</link>
		<comments>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/urusan-yang-belum-selesai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 17:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SaTe Kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Santapan Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.warungsatekamu.org/2013/06/urusan-yang-belum-selesai</guid>
		<description><![CDATA[SANTAPAN ROHANI
Rabu, 12 Juni 2013

Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Lukas+23%3A32-43&#38;s=on' target='_blank'>Lukas 23:32-43</a>

Pada usia 99 tahun, Leo Plass menerima gelar diplomanya dari Universitas Eastern Oregon. Ia pernah menunda studi keguruannya pada dekade 1930-an ketika ia meninggalkan kampusnya untuk mencari nafkah di industri perkayuan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rabu, 12 Juni 2013</strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2013/image-sr/ODB_120613.jpg" alt="Urusan Yang Belum Selesai" width="590" /></p>
<p>Baca: <a href='http://sabdaweb.sabda.org/passages/?p=Lukas+23%3A32-43&amp;s=on' target='_blank'>Lukas 23:32-43</a></p>
<p><strong><em>Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja. &mdash;Lukas 23:42</em></strong></p>
<p>Pada usia 99 tahun, Leo Plass menerima gelar diplomanya dari Universitas Eastern Oregon. Ia pernah menunda studi keguruannya pada dekade 1930-an ketika ia meninggalkan kampusnya untuk mencari nafkah di industri perkayuan. Tujuh puluh sembilan tahun kemudian, ia pun menyelesaikan tiga SKS yang diperlukannya untuk lulus dan menuntaskan urusan penting yang belum selesai ini. </p>
<p>Banyak dari kita dapat merasakan apa yang dialami Leo. Urusan kita yang belum selesai dapat berupa permintaan maaf yang belum diucapkan atau, lebih penting dari itu, keputusan rohani yang belum dibuat. Salah seorang penjahat yang disalib bersama Yesus sangat perlu mengambil keputusan seperti itu. Dengan nafas yang tidak tersisa banyak lagi, ia menyadari siapakah diri Yesus dan merasa ingin ada bersama-Nya di surga. Ia pun mengakui dosanya dan ketidakberdosaan Yesus, lalu berkata, &ldquo;Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja&rdquo; (Luk. 23:42). Kata Yesus kepadanya, &ldquo;Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus&rdquo; (ay.43). </p>
<p>Allah menghendaki supaya jangan ada yang binasa (2Ptr. 3:9). Tawaran keselamatan-Nya terbuka bagi siapa saja, terlepas dari umur, kesehatan, atau tahap kehidupan yang sedang dijalani seseorang. Tawaran-Nya itu terbuka untuk Anda. Jangan tunda untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat (2Kor. 6:2). Selesaikanlah hal penting dan belum terselesaikan ini, dan Anda akan mendapat hidup kekal bersama-Nya. &mdash;JBS</p>
<p align='center'><em>Waktu demi waktu, Dia telah menunggu,<br />
Dan kini Dia masih menunggu<br />
Menanti Anda rela membukakan pintu;<br />
Betapa Dia rindu untuk masuk! &mdash;Carmichael</em></p>
<p align='center'><strong>Diselamatkan sekarang berarti selamat hingga selamanya.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.warungsatekamu.org/2013/06/urusan-yang-belum-selesai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
