10 – Oktober 2017: Dunia

Dalam Peliknya Masalah Kemiskinan, Kita Bisa Berbuat Apa?

Oleh Yuliana Martha Tresia, Depok.

Masih jelas tergambar dalam pikiranku kondisi pemukiman di kolong jembatan di daerah Ancol, Jakarta Utara yang kukunjungi sebulan lalu. Mayoritas warganya bekerja sebagai pemulung. Rumah-rumah mereka didirikan seadanya, bukan tergolong rumah yang sehat.

Lanjut baca...

5 Alasan Mengapa Reformasi Protestan Masih Berarti Hingga Hari Ini

Oleh Dorothy Norberg, Amerika Serikat.

Ketika sedang berdiskusi tentang siapa tokoh sejarah favorit kami, aku bertanya kepada rekan kerjaku apakah dia tahu tentang Martin Luther. Dia menjawab, “Oh! Itu orang yang pernah memaku sesuatu di pintu itu ya?”

“Ya, itu dia!” Aku menanggapinya dengan tertawa.

Lanjut baca...

Ketika Aku Menyadari Selama Ini Aku Telah Salah Berdoa

Oleh Wisud Yohana Sianturi, Sidikalang.

Aku memiliki seekor anjing yang kuberi nama Putih, walaupun warna bulunya bukanlah putih. Sejak ia berumur 3 minggu dan terpisah dari induknya, aku telah merawatnya. Aku memberinya susu formula, mengganti tempat tidurnya, sampai terbangun tengah malam untuk memberinya minum susu. Aku begitu menyayangi Putih karena bagiku dia adalah seperti sahabatku sendiri.

Lanjut baca...

Tuhan Mengubah Kesedihanku Menjadi Sukacita

Oleh Callie Opper, Amerika Serikat.

Dalam kehidupan setiap orang, aku percaya ada sebuah masa di mana kita akan menyadari betapa kecilnya kita jika dibandingkan dengan Tuhan, dan juga betapa kecilnya kita jika dibandingkan dengan masalah-masalah yang bisa saja mengalahkan kita. Masa-masa seperti ini pernah terjadi di hidupku saat aku berusia 14 tahun.

Lanjut baca...

Nyaris Mati Karena Bunuh Diri, Namun Tuhan Memberiku Kesempatan Kedua

Oleh Raphael Zhang, Singapura.

Obat-obatan dan pecahan kaca, air mata dan darah, ketakutan dan putus asa. Itulah gambaran dari malam yang paling kelam dalam hidupku. Sejujurnya, aku tak ingin mengakhiri hidupku sendiri saat itu. Tapi, aku tak tahu apa yang harus kulakukan di hari esok. Aku pikir lebih baik mengakhiri segala penderitaan hari itu daripada harus menghadapi penderitaan lainnya.

Lanjut baca...

Pergumulanku Melawan Rasa Iri Hati

Oleh Peregrinus Roland, Cilacap.

Apa yang kamu pikirkan jika kamu melihat temanmu lebih berhasil daripada dirimu? Mungkin jawabannya ada dua; kamu mungkin ikut berbahagia bersama temanmu dan termotivasi untuk berusaha lebih atau kamu justru merasa iri hati dan curiga.

Lanjut baca...

Satu Hal yang Kulupakan Ketika Semua Impianku Tidak Terwujud

Oleh Evant Christina, Jakarta.

Setiap orang boleh memiliki keinginan dan cita-cita. Tetapi, pada kenyataannya, terlepas dari sekeras apapun upaya kita untuk mewujudkannya, tidak semua yang kita harapkan bisa terjadi sesuai keinginan kita. Inilah realita kehidupan. Pernahkah kamu mengalaminya? Aku pernah.

Lanjut baca...

Hal yang Kulupakan Ketika Aku Asyik Menggunakan Instagram Story

Oleh Lidya Corry, Jakarta.

Sekitar setahun lalu, Instagram menciptakan inovasi baru yang sangat digemari oleh para penggunanya hingga saat ini: Instagram Story—yang sering disingkat menjadi Instastory ataupun Snapgram. Melalui fitur ini, kepada followers-nya, seseorang bisa membagikan gambar dan video yang dapat diedit terlebih dahulu secara real-time atau dalam waktu yang hampir bersamaan saat peristiwa tersebut terjadi.

Lanjut baca...

Ketika Keraguan akan Imanku Membawaku pada Yesus

Oleh Ananda Utami.*

Aku dilahirkan di keluarga bukan Kristen yang cukup taat beribadah. Bahkan, kedua orangtuaku pernah menyekolahkanku di sebuah sekolah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Teman-temanku di sekolah juga mengenalku sebagai anak yang baik dan saleh. Mereka merasa kalau aku selalu mengajar dan mengingatkan mereka untuk menjadi semakin baik.

Lanjut baca...
 Page 1 of 2  1  2 »