01 – Januari 2014: Kesempatan Baru

Pujian Di Muka Umum

SANTAPAN ROHANI
Senin, 7 Oktober 2013

Baca: Mazmur 96

Saya sangat menyukai video YouTube yang menampilkan orang-orang di pujasera (pusat jajanan serba ada) dalam sebuah mal. Mereka sedang melakukan kegiatan seperti biasa, dan tiba-tiba dikejutkan oleh seseorang yang berdiri dan mulai menyanyikan lagu pujian “Haleluya” dengan berani.

Lanjut baca...

Menolong Mengatasi Rintangan

SANTAPAN ROHANI
Senin, 8 Oktober 2012

Baca: Kisah Para Rasul 15:36-41; 2 Timotius 4:11

Ketika putri saya Debbie masih kecil, ia mengikuti les balet. Salah satu gerakan tari mengharuskannya melompati gulungan matras senam. Usaha pertama Debbie membuatnya terpental dari gulungan matras ini. Untuk sesaat ia duduk tertegun di lantai, lalu ia mulai menangis.

Lanjut baca...

Hari Baru

SANTAPAN ROHANI
Senin, 2 Juli 2012

Baca: Mazmur 118:19-29

Di suatu pertemuan pagi hari yang baru-baru ini saya hadiri, orang yang membuka pertemuan tersebut memulainya dengan berdoa demikian, “Tuhan, terima kasih untuk hari ini. Inilah awal dari satu hari baru yang belum pernah kami lihat sebelumnya.”

Lanjut baca...

Ketika Allah Membersihkan Rumah

SANTAPAN ROHANI
Sabtu, 19 November 2011

Allah melakukan sejumlah pembersihan rumah di musim gugur minggu ini. Dia mengirimkan angin yang bertiup kencang di lingkungan pemukiman kami sehingga membuat pohon-pohon bergoncang dan merontokkan ranting-ranting yang mati.

Lanjut baca...

Dikenal Karena Berbelas Kasih

SANTAPAN ROHANI
Sabtu, 2 April 2011

Selama menjabat dua tahun sebagai komandan dari Fort Carson, Colorado, Amerika Serikat, Mayjen Mark Graham dikenal dan disukai karena sikapnya dalam memperlakukan orang lain. Salah satu rekannya di Angkatan Darat AS berkata, “Saya belum pernah bertemu jenderal lain yang sangat penuh belas kasihan dan begitu mempedulikan kesejahteraan para prajurit serta keluarganya.”

Lanjut baca...

Hidup Seperti Naik Sepeda

SANTAPAN ROHANI
Kamis, 30 Desember 2010

Dalam surat yang ditulis untuk putranya, Eduard, Albert Einstein memberikan nasihat ini: “Hidup itu seperti naik sepeda. Untuk mempertahankan keseimbangan, kau harus terus bergerak.” Nasihat ahli fisika terkemuka ini sangatlah bijaksana dan dapat diterapkan.

Lanjut baca...