10 – Oktober 2014: Aku Kecewa, Tuhan …

Ditolong Oleh Firman

Oleh: Helen Maria Veronica

Pernahkah kamu kecewa sama Tuhan? Aku pernah. Aku kecewa karena aku merasa diciptakan Tuhan sebagai seorang yang bodoh. Nilai-nilaiku di sekolah sejak kelas 1 SD selalu banyak merahnya. Sempat mencoba les, tetapi sia-sia, nilaiku tetap saja jelek. Sampai-sampai, guruku sendiri pun menyebutku sebagai anak yang bodoh. Sakit rasanya dicap sebagai orang bodoh.

Lanjut baca...

Kecewa Kepada Tuhan

Oleh: Stephen Iskandar

Kita kecewa ketika sepertinya Tuhan membiarkan mimpi kita sirna. Dia diam saja ketika kita mengambil keputusan-keputusan yang keliru. Kita kecewa ketika keinginan-keinginan kita tidak terpenuhi dan doa-doa kita tak kunjung dijawab. Kita tak habis mengerti mengapa Tuhan yang Mahakuasa sepertinya tidak berbuat apa-apa melihat kita mengalami semua itu.

Lanjut baca...

Menghalau Galau

Oleh: Inike Lamria Siregar

Memang, hidup ini tidaklah semulus jalan tol. Tetapi daripada galau, aku lebih suka “bergumul” dengan masalah yang menghadang. Dalam bergumul kita akan lebih serius, tidak main-main, fokus, dan tentu saja berserah kepada Tuhan. Berserah bukan pasrah, tapi menyerahkan setiap masalah atau pilihan kita kepada Tuhan sebagai pembuat keputusan.

Lanjut baca...

Mengapa Enggan Berdoa?

Oleh: Radius S.K.Siburian

Aku yakin kita semua sudah sering mendengar tentang doa. Aku bahkan yakin bahwa banyak di antara teman-teman yang telah atau setidaknya pernah merasakan kuasa Tuhan yang menjawab permohonan doa kita. Contoh yang mungkin pernah kita semua alami adalah saat ujian.

Lanjut baca...

Dia Tak Pernah Terlelap!

Oleh: Tabita Davinia

Hari itu aku terbangun sekitar jam 4 pagi. Suara ketukan yang cukup kencang terdengar dari gerbang rumahku. Tok tok tok! Tok tok tok! Tok tok tok! Haduhhh…. aku spontan mengomel, “Berisik banget!” -___- “Ini pasti pasiennya Mama,” gumanku dalam hati (dan rupanya benar begitu :v).

Lalu aku jadi galau, “Buka, apa nggak? Buka, apa nggak?”

Lanjut baca...

Wallpaper: Aku Tidak Akan Meninggalkan Engkau

Oleh Reymond Paul Pratama Fofid

Oleh: Reymond Paul Pratama Fofid

Allah telah berfirman:
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Ibrani 13:5

Lanjut baca...

Sayap yang Patah

Oleh: Dedy Letlora

Kembangkan sayap dan terbang tinggi
kusungging senyum kebanggaan
“Kuingin mengatasi langit biru”
meraih mimpi lewati semesta

Lanjut baca...

Mengapa Tuhan?

Oleh: Benedict

Mengapa kita bisa merasa Tuhan yang Mahakasih itu begitu jauh dari kita? Apakah itu karena Tuhan sendiri memang sengaja menjauhkan diri dari kita?

Lanjut baca...

Sharing: Bagaimana Yesus Menolongmu Mengatasi Kekecewaan?

Sudah terlalu lama aku tidak lagi membaca Alkitab, karena aku merasa semua janji indah di dalamnya hanya berlaku untuk orang-orang tertentu, tidak untukku. Sampai Victor datang di bangsal ini. Anak usia empat belas tahun yang sudah harus menjalani kemoterapi berkali-kali karena kanker tulang yang dideritanya. Anak yang ditinggalkan orangtua kandungnya dan bertahan hidup karena belas kasihan keluarga angkatnya. Imannya kepada Yesus begitu teguh. Betapa aku ingin tahu bagaimana Yesus telah menolongnya mengatasi masa-masa yang mengecewakan dalam hidupnya.

Lanjut baca...
 Page 1 of 2  1  2 »