Kesaksian

Tuhan Yesus, Terima Kasih untuk Tragedi Ini

Oleh Novi, Surabaya

Mungkin kisah hidupku tidak seindah cerita tentang Cinderella yang menemukan pangeran tampannya, atau tidak juga seromantis kisah Romeo dan Juliet yang rela berkorban demi pasangannya. Namun, ketika aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan Tuhan, Dia membuat perjalanan hidupku indah pada waktunya. Inilah sepenggal kisah perjalanan hidupku yang ingin kubagikan kepadamu.

Lanjut baca...

Ketika Tuhan Menjawab Doaku dengan 2 Buah Kentang

Oleh Diana Yemima

Aku dan keluargaku bergumul dengan permasalahan ekonomi yang terjadi belakangan ini. Gaji ayahku yang diterima setiap bulan tidak mampu mencukupi semua kebutuhan keluarga. Melihat kondisi keluarga yang kekurangan, ibu berjualan kue di sekitar kompleks perumahan.

Lanjut baca...

Tuhan, Mengapa Aku Harus Masuk Sekolah Farmasi?

Oleh Lovesa Oktaviana, Bandung

Ketika anak-anak seusiaku dulu begitu antusias bercita-cita ingin menjadi dokter, aku malah sama sekali tidak tertarik untuk bekerja di dunia kesehatan. Sewaktu kecil dulu aku pernah melakukan tes kesehatan, tapi dokter yang memeriksaku itu galak dan kasar sehingga aku takut untuk menjadi dokter.

Lanjut baca...

Sungguhkah Menikah Seindah di Film? Inilah Pengalamanku Setelah 5 Bulan Menikah

Oleh Juli Vesiania, Denpasar

“And they live happily ever after.” Begitulah gambaran yang aku dapat dari film-film ketika dua insan bersatu dan memasuki kehidupan bersama dalam pernikahan. Di negeri dongeng, pernikahan seringkali digambarkan sebagai sebuah hal yang indah, memukau, dan menawan hati.

Lanjut baca...

Jawaban Bijak Ayahku Ketika Aku Mengatakan Akan Menjadi Istri Hamba Tuhan

Oleh Ivonne Nataly Pola, Boyolali

Minyak angin merek ini adalah minyak angin yang sering digunakan oleh ayahku. Mencium aromanya dapat mengobati rasa rinduku kepadanya, karena kami sudah tidak tinggal bersama sejak aku menikah.

Lanjut baca...

Dipulihkan Karena Doa

Oleh Katarina Tathya Ratri, Jakarta

Hari itu adalah hari terakhir di tahun 2011 ketika aku berjalan menyusuri jalanan di kota kecil tempat kelahiranku. Berbeda dari malam tahun baru sebelumnya yang aku lewati dengan berhura-hura, hari itu aku berjalan sendirian tanpa tujuan yang jelas. Aku tak peduli dengan orang-orang yang memadati jalanan untuk melihat kembang api, aku hanya ingin sesuatu yang berbeda untuk melewatkan tahun baru.

Lanjut baca...

Aku Tidak Puas dengan Gerejaku, Haruskah Aku Bertahan?

Oleh Dorothy Norberg, Amerika Serikat

Aku berjemaat di sebuah gereja kecil yang dulu begitu aku sukai. Tapi sekarang, setelah 5 tahun dan begitu banyak perubahan yang tak diduga sebelumnya, jumlah jemaat kami semakin berkurang. Tak ada lagi jemaat lain yang seusiaku saat ini, dan aku tidak lagi merasa nyaman berjemaat di gereja itu.

Lanjut baca...

Berbagi Takjil di Perempatan Lampu Merah

Oleh Noni Elina Kristiani, Surabaya

Langit senja begitu indah sore itu ketika aku tengah berada dalam perjalanan menuju rumah. Selama kuliah di luar kota, aku memutuskan untuk pulang ke kampung halaman setiap dua minggu sekali. Hal yang paling aku sukai ketika dalam perjalanan adalah aku bisa menikmati waktu bersama Tuhan.

Lanjut baca...

Ketika Aku Bertengkar dengan Pacarku

Oleh Edna Ho, Malaysia

Aku sangat kesal dengan pacarku―sebutlah dia “T”.

Ceritanya diawali ketika orangtuaku mengunjungiku di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadiri wisudaku.

Lanjut baca...
 Page 1 of 5  1  2  3  4  5 »