Kesaksian

Mencari Pekerjaan Itu Sulit, tapi Aku Tidak Menyerah

Oleh Peregrinus Roland, Cilacap.

Di awal tahun 2018 aku lulus sebagai seorang Sarjana Ilmu Komunikasi. Layaknya para fresh graduate lainnya yang ingin segera mendapat kerja, aku pun begitu. Aku ingin bekerja sebagai Public Relations atau Marketing Communications di perusahaan besar supaya aku bisa mengaplikasikan ilmu yang kudapat di kuliah ke dalam dunia kerja.

Lanjut baca...

Di Saat Aku Berdukacita, Tuhan Menghiburku

Oleh Wisud Yohana Sianturi, Sidikalang.

Aku telah kehilangan kedua orangtuaku. Ayahku dipanggil Tuhan lebih dulu. Ketika hari itu tiba, aku marah dan kecewa. Aku menyalahkan semuanya, orang-orang di sekitarku, keadaanku, bahkan juga Tuhan.

Lanjut baca...

Saat Pikiranku Terjerat Fantasi Seksual

Oleh Steviani*, Sulawesi Selatan.

Ketika aku menulis artikel ini, aku sedang mengevaluasi diriku. Saat aku menoleh ke belakang, aku mendapati kalau hidup yang kujalani dulu bukanlah kehidupan yang berkenan kepada Tuhan.

Lanjut baca...

Satu Hal yang Kupelajari dari Kegagalanku di SNMPTN

Oleh Noni Elina Kristiani, Banyuwangi.

Aku masih ingat bagaimana campur aduknya perasaanku saat hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri diumumkan. Kecewa, sedih, juga takut bercampur menjadi satu di dalam diriku saat aku dinyatakan tidak lolos.

Lanjut baca...

Tetap Beriman di Tengah Kecelakaan

Oleh Christina, Yogyakarta.

Jumat, 6 April 2018. Hari itu aku berjanji untuk menemui temanku di Surabaya. Dari Yogyakarta, aku berangkat menaiki Kereta Api Sancaka dan duduk di gerbong ekonomi 1 yang posisinya kira-kira empat gerbong di belakang lokomotif. Tepat pukul 16:40 kereta bertolak menuju Surabaya.

Lanjut baca...

Karena Imanku pada Yesus, Aku Ditolak oleh Teman-temanku

Oleh Dilla*, Surabaya

Aku dibesarkan di dalam keluarga yang belum semuanya mengenal Yesus. Hanya ayahku seorang yang sudah mengenal Yesus terlebih dulu, namun dia tidak menghidupi imannya dengan sungguh-sungguh.

Lanjut baca...

Saat Aku Menjadikan Pelayananku Sebagai Pelarian

Oleh Peregrinus Roland, Cilacap.

Masa-masa kuliah adalah masa yang berharga sekaligus menyenangkan. Aku tahu kuliah itu hanya berlangsung sekitar delapan semester saja, jadi aku pun bertekad untuk menjadikan masa-masa kuliahku berkesan.

Lanjut baca...

Puji Tuhan, Papa Kembali Mengikut Tuhan

Oleh Debora, Bandung.

“Jangan pergi, kamu gak boleh keluar rumah!” teriak Papa di sebuah Minggu pagi kala aku akan berangkat mengajar sekolah Minggu. Papa mengunci pintu kamarku dan meninggalkanku sendirian di dalam kamar.

Lanjut baca...

Hari di mana Aku Tidak Lagi Bisa Menolak Yesus

Oleh Jefferson, Singapura.

“Apakah kamu ingin mengetahui Kebenaran?” tanya guru pelajaran agama Kristen kepadaku dan seorang teman. Waktu itu sedang jam istirahat siang dan kami sedang berada di ruang guru untuk suatu alasan yang tidak bisa kuingat.

Lanjut baca...
 Page 1 of 10  1  2  3  4  5 » ...  Last »