Pemulihan yang Besar

Info

Kamis, 2 Agustus 2018

Pemulihan yang Besar

Baca: Mazmur 107:1-16, 35-36

107:1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

107:2 Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan,

107:3 yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.

107:4 Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan;

107:5 mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.

107:6 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka.

107:7 Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.

107:8 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,

107:9 sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.

107:10 Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi.

107:11 Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah, dan menista nasihat Yang Mahatinggi,

107:12 maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong.

107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka,

107:14 dibawa-Nya mereka keluar dari dalam gelap dan kelam, dan diputuskan-Nya belenggu-belenggu mereka.

107:15 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,

107:16 sebab dipecahkan-Nya pintu-pintu tembaga, dan dihancurkan-Nya palang-palang pintu besi.

107:35 Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air, dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air.

107:36 Ditempatkan-Nya di sana orang-orang lapar, dan mereka mendirikan kota tempat kediaman;

Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air, dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air. —Mazmur 107:35

Pemulihan yang Besar

Saya sangat menyukai hujan lebat. Waktu masih kanak-kanak, manakala hujan lebat datang—dengan guntur yang menggelegar dan air yang turun menghunjam ke bumi—saya dan saudara-saudara saya langsung lari keluar rumah untuk bermain air dan meluncur di bawah guyuran hujan. Setelah beberapa saat lamanya, kami pun masuk kembali ke rumah dalam keadaan basah kuyup.

Pengalaman beberapa menit itu sangat seru karena kami begitu terhanyut dalam sesuatu yang luar biasa, sampai-sampai kami tak bisa membedakan apakah kami sebenarnya bersenang-senang atau justru ketakutan.

Gambaran tersebut muncul di benak saya ketika membaca dalam Mazmur 107 bagaimana pemulihan dari Allah disamakan dengan padang gurun yang diubah menjadi “kolam air” (ay.35). Hujan yang bisa mengubah padang gurun menjadi mata air tentu bukan hujan yang ringan, melainkan hujan deras yang airnya membanjiri setiap retakan tanah kering dan mengalirinya dengan kehidupan baru.

Bukankah pemulihan seperti itu yang selama ini kita nanti-nantikan? Ketika kehidupan kita terasa berjalan tanpa arah dan kita “lapar dan haus” akan pemulihan yang tampaknya tak kunjung tiba (ay.4-5), yang kita butuhkan bukanlah pengharapan yang secuil saja. Ketika pola-pola dosa telah berakar dalam diri kita dan menjerat kita “di dalam gelap dan kelam” (ay.10-11), yang dibutuhkan hati kita bukanlah perubahan yang sekadarnya.

Yang kita butuhkan adalah pemulihan yang besar, dan itulah yang sanggup dikerjakan Allah (ay.20). Tidak ada kata terlambat bagi kita untuk membawa ketakutan dan cela kita kepada-Nya. Allah lebih dari sanggup untuk memutuskan belenggu dosa kita dan menghalau kekelaman dari hidup kita dengan terang-Nya (ay.13-14). —Monica Brands

Bapa, tolonglah kami untuk datang kepada-Mu dengan beban-beban kami, karena kami mempercayai kasih dan kuasa-Mu yang sanggup mengubah dan memulihkan.

Kuasa Allah sanggup membawa perubahan.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 60-62; Roma 5

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

52 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!