Dibimbing Allah

Info

Jumat, 8 September 2017

Dibimbing Allah

Baca: Mazmur 30:1-13

30:1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.30:2 Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.

30:3 TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.

30:4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.

30:5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!

30:6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.

30:7 Dalam kesenanganku aku berkata: “Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!”

30:8 TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.

30:9 Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon:

30:10 “Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu?

30:11 Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!”

30:12 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,

30:13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. —Mazmur 30:6

Dibimbing Allah

Baru-baru ini tanpa sengaja saya menemukan beberapa jurnal yang saya tulis semasa kuliah. Setelah membacanya lagi, saya menyadari bahwa perasaan saya terhadap diri sendiri saat itu sangat jauh berbeda dengan perasaan saya saat ini. Pergumulan saya dalam menghadapi kesepian dan keraguan atas iman saya terasa begitu berat untuk dihadapi saat itu. Namun ketika melihat ke belakang, saya dapat melihat dengan jelas bagaimana Allah telah membimbing saya ke tempat yang lebih baik. Melihat bagaimana Allah dengan lembut membimbing saya melewati masa-masa itu mengingatkan saya bahwa apa yang begitu membebani kita hari ini kelak akan menjadi bagian dari kisah yang lebih besar tentang kasih-Nya yang memulihkan kita.

Mazmur 30 adalah mazmur perayaan yang juga melihat ke masa lalu dengan rasa kagum dan syukur atas pemulihan Allah yang luar biasa: yang sakit telah disembuhkan, yang terancam nyawanya telah diselamatkan, yang merasakan hukuman Allah telah menikmati kemurahan-Nya, yang berdukacita telah bersukacita (ay.3-4,12).

Mazmur itu ditulis oleh Daud, seorang yang menuliskan sejumlah ratapan paling memilukan di dalam Alkitab. Namun demikian, Daud juga mengalami pemulihan yang begitu luar biasa hingga ia dapat menyatakan, “Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai” (Mzm. 30:6). Di balik semua penderitaan yang dialaminya, Daud menemukan sesuatu yang jauh lebih besar, yaitu tangan pemulihan Allah yang penuh kuasa.

Jika hari ini kamu terluka dan sedang membutuhkan penguatan, ingatlah kembali pada masa lalu ketika Allah membimbing dan memulihkanmu. Berdoalah agar kamu kembali beriman bahwa Dia akan melakukannya lagi. —Monica Brands

Tuhan, saat pergumulan kami terlalu berat untuk kami tanggung, tolonglah kami menemukan penghiburan dan kekuatan saat mengingat bimbingan-Mu di masa lalu.

Dengan penuh kasih, Allah bekerja membawa pemulihan dan sukacita di dalam dan melalui penderitaan hidup kita.

Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 3-5 dan 2 Korintus 1

facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

28 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!